Judul PARADIGMA KONTEKS TERHADAP WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN TERORISME SEBAGAI POTENSI KONFLIK IDENTITAS BERAGAMA DI INDONESIA
Pengarang Arief Budiarto
ADININGTYAS DWIPUTRI SAMSOERIZAL
Yulian Azhari
Eri R. Hidayat
Achmed Sukendro
Djayeng Tirto S
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2022
Subjek Deradikalisasi -- Potensi Konflik -- Paradigma Konteks -- Reintegrasi Sosial -- WBP Terorisme -- Prodi Damai Resolusi Konflik
Catatan Isu radikalisme dan terorisme menarik untuk dibahas dalam kajian ilmu sosial karena kompleksitas dan dinamikanya. Fokus penelitian ini adalah potensi konflik identitas beragama yang diakibatkan oleh stigma sosial masyarakat kepada mantan WBP Terorisme. Masalah penelitian ini adalah stigma sosial di masyarakat kepada mantan WBP Terorisme dan upaya pemerintah dalam melakukan reintegrasi sosial kepada mantan WBP Terorisme. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan faktor yang menyebabkan stigma terjadi terhadap mantan WBP Terorisme yang kembali ke masyarakat, potensi konflik identitas beragama yang menyertai stigma tersebut dan resolusi yang perlu dilakukan untuk mencegah potensi konflik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melibatkan 25 narasumber yaitu tiga tokoh dari BNPT, satu tokoh dari IDENSOS, satu tokoh dari Lapsus Sentul, dua tokoh profesional, 12 orang masyarakat, tiga orang WBP Terorisme aktif di Lapsus Sentul, dan tiga orang mantan WBP Terorisme. Temuan penelitian menunjukkan terbentuknya paradigma konteks masyarakat sebagai norma sosial yang wajar, menghasilkan stigma sosial karena pengaruh lack of knowledge tentang program deradikalisme dan reintegrasi sosial, proses identifikasi sosial yang menciptakan in-group (masyarakat) dan out-group (mantan WBP Terorisme) serta pengaruh media play dan lingkungan sosial. Penelitian ini melihat adanya potensi konflik dikaji melalui elemen dalam segitiga konflik Galtung yaitu, Attitude (sikap), Behavior (perilaku) dan Contradiction (kontradiksi) yang terdapat dalam penelitian. Resolusi dalam penelitian untuk dapat mencegah potensi konflik adalah dengan mendorong peran masyarakat dan pemerintah dalam program deradikalisasi dan reintegrasi sosial kepada mantan WBP Terorisme. Ke depan, penelitian paradigma konteks yang berkaitan dengan potensi konflik harus terus dikembangkan sebagai upaya mewujudkan perdamaian dan persatuan Indonesia. Kata Kunci: Deradikalisasi, Potensi Konflik, Paradigma Konteks, Reintegrasi Sosial, WBP Terorisme
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 0e0e5134564f96b29c1e2e352ebae5b0.pdf 0e0e5134564f96b29c1e2e352ebae5b0.pdf pdf Baca
2 8f71f117f3da66fb6aee0709642aebfa.pdf 8f71f117f3da66fb6aee0709642aebfa.pdf pdf Baca
3 afe952917eead96948fd4fc81ea9b010.pdf afe952917eead96948fd4fc81ea9b010.pdf pdf Baca
4 afe952917eead96948fd4fc81ea9b010_001.pdf afe952917eead96948fd4fc81ea9b010.pdf pdf Baca
5 4b11a2d0c518173b0d2c8920368c2b72.pdf 4b11a2d0c518173b0d2c8920368c2b72.pdf pdf Baca
6 d0b3180362dc3c5fae7b5b897aeb583d.pdf d0b3180362dc3c5fae7b5b897aeb583d.pdf pdf Baca
7 8f69ff7b1decc19d521530d60e224948.pdf 8f69ff7b1decc19d521530d60e224948.pdf pdf Baca
8 fd0ed936088e12519e6f363b6b026f6b.pdf fd0ed936088e12519e6f363b6b026f6b.pdf pdf Baca
9 dbad10e405955e3a7884877d60e9057b.pdf dbad10e405955e3a7884877d60e9057b.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
1 T.33.22.001 T.33.22.001 Dapat dipinjam Perpustakaan Sentul (Pusat) - Perpustakaan Universitas Pertahanan RI - Salemba Tersedia -
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000001731
005 20260213112303
008 260213################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225001731
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a Arief Budiarto
245 1 # $a PARADIGMA KONTEKS TERHADAP WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN TERORISME SEBAGAI POTENSI KONFLIK IDENTITAS BERAGAMA DI INDONESIA
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2022
500 # # $a Isu radikalisme dan terorisme menarik untuk dibahas dalam kajian ilmu sosial karena kompleksitas dan dinamikanya. Fokus penelitian ini adalah potensi konflik identitas beragama yang diakibatkan oleh stigma sosial masyarakat kepada mantan WBP Terorisme. Masalah penelitian ini adalah stigma sosial di masyarakat kepada mantan WBP Terorisme dan upaya pemerintah dalam melakukan reintegrasi sosial kepada mantan WBP Terorisme. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan faktor yang menyebabkan stigma terjadi terhadap mantan WBP Terorisme yang kembali ke masyarakat, potensi konflik identitas beragama yang menyertai stigma tersebut dan resolusi yang perlu dilakukan untuk mencegah potensi konflik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melibatkan 25 narasumber yaitu tiga tokoh dari BNPT, satu tokoh dari IDENSOS, satu tokoh dari Lapsus Sentul, dua tokoh profesional, 12 orang masyarakat, tiga orang WBP Terorisme aktif di Lapsus Sentul, dan tiga orang mantan WBP Terorisme. Temuan penelitian menunjukkan terbentuknya paradigma konteks masyarakat sebagai norma sosial yang wajar, menghasilkan stigma sosial karena pengaruh lack of knowledge tentang program deradikalisme dan reintegrasi sosial, proses identifikasi sosial yang menciptakan in-group (masyarakat) dan out-group (mantan WBP Terorisme) serta pengaruh media play dan lingkungan sosial. Penelitian ini melihat adanya potensi konflik dikaji melalui elemen dalam segitiga konflik Galtung yaitu, Attitude (sikap), Behavior (perilaku) dan Contradiction (kontradiksi) yang terdapat dalam penelitian. Resolusi dalam penelitian untuk dapat mencegah potensi konflik adalah dengan mendorong peran masyarakat dan pemerintah dalam program deradikalisasi dan reintegrasi sosial kepada mantan WBP Terorisme. Ke depan, penelitian paradigma konteks yang berkaitan dengan potensi konflik harus terus dikembangkan sebagai upaya mewujudkan perdamaian dan persatuan Indonesia. Kata Kunci: Deradikalisasi, Potensi Konflik, Paradigma Konteks, Reintegrasi Sosial, WBP Terorisme
650 4 $a Deradikalisasi -- Potensi Konflik -- Paradigma Konteks -- Reintegrasi Sosial -- WBP Terorisme -- Prodi Damai Resolusi Konflik
700 0 # $a Achmed Sukendro
700 0 # $a ADININGTYAS DWIPUTRI SAMSOERIZAL
700 0 # $a Djayeng Tirto S
700 0 # $a Eri R. Hidayat
700 0 # $a Yulian Azhari
Content Unduh katalog