| Judul | KEBIJAKAN ENERGI TERBARUKAN BAGI PERTUMBUHAN INDUSTRI PERTAHANAN UNTUK KETAHANAN ENERGI NASIONAL GUNA MENDUKUNG PELAKSANAAN PERANG BERLARUT |
| Pengarang | Khaerudin Donny Yusgiantoro Pujo Widodo Sovian Aritonang Timbul Siahaan Nur Aini Putri |
| Penerbitan | Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2022 |
| Subjek | Industri Pertahanan -- Cost Benefit -- Energi Terbarukan -- Perang Berlarut |
| Catatan | Industri pertahanan merupakan komponen penting dalam pertahanan negara, maka dari itu diperlukan ketahanan energi. Tujuan dalam penelitian ini adalah merumuskan kebijakan energi terbarukan bagi industri pertahanan. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan PSVsyst dalam perancangan PLTS, kemudian dihitung manfaat ekonomi dengan menggunakan metode Cost Benefit. Hasil dari penelitian ini adalah adanya ancaman ketahanan energi saat terjadi perang berlarut namun dapat diatasi dengan pembangunan pembangkit energi surya pada luasan atap bangunan 33.775 m2 di PT Pindad Persero. Berdasarkan analisa analisa cost benefit, untuk skenario penambahkan biaya manfaat SCOC, investasi dianggap layak dinvestasikan dengan umur project 15 tahun dan nilai diskonto 11%. Payback Period dari sistem PLTS ini kurang dari 8 tahun. SCOC menunjukkan nilai NPV tertinggi dengan nilai Rp. 60.609.269.747, Hal ini diperkuat oleh nilai IRR dan cost-benefit ratio dari skenario ini, yaitu 18.84% dan mempunyai nilai manfaat 1.46 (>1). Hasil menghitung nilai manfaat yang dipengaruhi nilai manfaat REDD++ dikurangi nilai dari biaya investasi atau modal menghasilkan Net Present Nilai (NPV) sebesar Rp. 7,441,615,343. maka dapat di bandingkan nilai IRR menggunakan analisa biaya manfaat REDD++ yaitu sebesar 11.5% dan mempunyai nilai manfaat 1.05 (>1). Peran kebijakan kementerian pertahanan sangat penting terhadap energi terbarukan guna mendukung adanya perang berlarut yaitu dengan menerapkan dan mempertimbangkan nilai SCOC untuk setiap pembangunan energi terbarukan. |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini.
Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
| No | Nama File | Nama File Format Flash | Format | Aksi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 2ca4b80c391937a45f68754711f0d774.pdf | 2ca4b80c391937a45f68754711f0d774.pdf | Baca | |
| 2 | ff60cd33ae7e49aa9c64bbfafc7b412b.pdf | ff60cd33ae7e49aa9c64bbfafc7b412b.pdf | Baca | |
| 3 | ca1e099c7159a06fa0200cfcafbdaddc.pdf | ca1e099c7159a06fa0200cfcafbdaddc.pdf | Baca | |
| 4 | ff3f546a4f8d4867f97cce7bfd3b0e61.pdf | ff3f546a4f8d4867f97cce7bfd3b0e61.pdf | Baca | |
| 5 | 3d4043ec8dd1e7a8f0807713cc47dac0.pdf | 3d4043ec8dd1e7a8f0807713cc47dac0.pdf | Baca | |
| 6 | 13f388e345ef1de5e49353479a953afd.pdf | 13f388e345ef1de5e49353479a953afd.pdf | Baca | |
| 7 | 221e72c045552a4333a9e4c0480302eb.pdf | 221e72c045552a4333a9e4c0480302eb.pdf | Baca | |
| 8 | f9a2f4196f2ea91b09d64031155407cc.pdf | f9a2f4196f2ea91b09d64031155407cc.pdf | Baca |
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
| No | No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan | Aksi |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | T.41.22.009 | T.41.22.009 | Dapat dipinjam | Perpustakaan Sentul (Pusat) - Perpustakaan Universitas Pertahanan RI - Salemba | Tersedia | - |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000001769 | ||
| 005 | 20260213111843 | ||
| 008 | 260213################|##########|#|## | ||
| 035 | # | # | $a 0010-1225001769 |
| 041 | $a id | ||
| 082 | # | # | $a NONE |
| 090 | $a T.41.22.009 | ||
| 100 | 0 | # | $a Khaerudin |
| 245 | 1 | # | $a KEBIJAKAN ENERGI TERBARUKAN BAGI PERTUMBUHAN INDUSTRI PERTAHANAN UNTUK KETAHANAN ENERGI NASIONAL GUNA MENDUKUNG PELAKSANAAN PERANG BERLARUT |
| 260 | # | # | $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2022 |
| 500 | # | # | $a Industri pertahanan merupakan komponen penting dalam pertahanan negara, maka dari itu diperlukan ketahanan energi. Tujuan dalam penelitian ini adalah merumuskan kebijakan energi terbarukan bagi industri pertahanan. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan PSVsyst dalam perancangan PLTS, kemudian dihitung manfaat ekonomi dengan menggunakan metode Cost Benefit. Hasil dari penelitian ini adalah adanya ancaman ketahanan energi saat terjadi perang berlarut namun dapat diatasi dengan pembangunan pembangkit energi surya pada luasan atap bangunan 33.775 m2 di PT Pindad Persero. Berdasarkan analisa analisa cost benefit, untuk skenario penambahkan biaya manfaat SCOC, investasi dianggap layak dinvestasikan dengan umur project 15 tahun dan nilai diskonto 11%. Payback Period dari sistem PLTS ini kurang dari 8 tahun. SCOC menunjukkan nilai NPV tertinggi dengan nilai Rp. 60.609.269.747, Hal ini diperkuat oleh nilai IRR dan cost-benefit ratio dari skenario ini, yaitu 18.84% dan mempunyai nilai manfaat 1.46 (>1). Hasil menghitung nilai manfaat yang dipengaruhi nilai manfaat REDD++ dikurangi nilai dari biaya investasi atau modal menghasilkan Net Present Nilai (NPV) sebesar Rp. 7,441,615,343. maka dapat di bandingkan nilai IRR menggunakan analisa biaya manfaat REDD++ yaitu sebesar 11.5% dan mempunyai nilai manfaat 1.05 (>1). Peran kebijakan kementerian pertahanan sangat penting terhadap energi terbarukan guna mendukung adanya perang berlarut yaitu dengan menerapkan dan mempertimbangkan nilai SCOC untuk setiap pembangunan energi terbarukan. |
| 650 | 4 | $a Industri Pertahanan -- Cost Benefit -- Energi Terbarukan -- Perang Berlarut | |
| 700 | 0 | # | $a Donny Yusgiantoro |
| 700 | 0 | # | $a Nur Aini Putri |
| 700 | 0 | # | $a Pujo Widodo |
| 700 | 0 | # | $a Sovian Aritonang |
| 700 | 0 | # | $a Timbul Siahaan |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :