| Judul | PENGURANGAN RISIKO BENCANA BERBASIS DESA TANGGUH BENCANA DI DESA GLAGAHARJO DALAM MEWUJUDKAN KETAHANAN WILAYAH KABUPATEN SLEMAN |
| Pengarang | Christine Sri Marnani Ernalem Bangun Siswo Hadi Sumantri Yuli Subiakto Sobar Sutisna Lexi Jalu Aji |
| Penerbitan | Jakarta : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2022 |
| Subjek | Manajemen Bencana -- Ketahanan Wilayah -- Erupsi Merapi -- Desa Glagaharjo -- Pengurangan Risiko Bencana -- Desa Tangguh Bencana |
| Catatan | Desa Glagaharjo merupakan desa di Kabupaten Sleman yang mendapat kerugian tertinggi pasca erupsi Gunung Merapi 2010, karena hampir 100% wilayahnya terdampak erupsi. Risiko bencana di Desa Glagaharjo semakin meningkat akibat pertambahan jumlah penduduk dan perkembangan perekonomian. Untuk mengurangi risiko tersebut, dilakukan program pengurangan risiko bencana berbasis desa tangguh bencana (Destana) yang dibentuk oleh BPNB. Program tersebut sesuai dengan tujuan Sendai Framework for Disaster Risk Reduction 2015-2030, yakni mengurangi risiko bencana dengan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana dan berdampak kepada peningkatan ketahanan wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pengurangan risiko bencana berbasis desa tangguh bencana di Desa Glagaharjo dan implikasinya terhadap ketahanan wilayah Kabupaten Sleman. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2021-Januari 2022 di Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan eksploratif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, dokumentasi dan observasi dengan teknik analisis model Miles, Huberman dan Saldana. Berdasarkan hasil penelitian, pengurangan risiko bencana berbasis desa tangguh bencana di Desa Glagaharjo mendapat kriteria sebagai Desa Tangguh Bencana Utama dengan memperoleh nilai 98 dari 112. Selain itu, program Destana di Desa Glagaharjo telah memenuhi aspek Astagatra dan berimplikasi positif terhadap ketahanan wilayah Kabupaten Sleman, karena mendukung 6 dari 7 prioritas ketahanan wilayah, yaitu 1) penguatan kebijakan dan kelembagaan, 2) pengkajian risiko dan perencanaan terpadu, 3) pengembangan sistem informasi, diklat dan logistik, 4) penanganan temarik kawasan rawan bencana, 5) kesiapsiagaan dan penanganan darurat bencana, dan 6) pengembangan sistem pemulihan bencana. |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini.
Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
| No | Nama File | Nama File Format Flash | Format | Aksi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 8d44128b48940eab8848f845e8c3742e.pdf | 8d44128b48940eab8848f845e8c3742e.pdf | Baca | |
| 2 | 49fb36ca04d0075bccae8a32fda3ec6e.pdf | 49fb36ca04d0075bccae8a32fda3ec6e.pdf | Baca | |
| 3 | 77adbd34cfd9ba7810375ee1917106ac.pdf | 77adbd34cfd9ba7810375ee1917106ac.pdf | Baca | |
| 4 | faa1c97cf08c6883ab2c47eeaf3a65d5.pdf | faa1c97cf08c6883ab2c47eeaf3a65d5.pdf | Baca | |
| 5 | 6515006e932405385d3665a3ef4ec8d8.pdf | 6515006e932405385d3665a3ef4ec8d8.pdf | Baca | |
| 6 | d7af5335ab0fc5ab4d91eeb596f78b51.pdf | d7af5335ab0fc5ab4d91eeb596f78b51.pdf | Baca | |
| 7 | de473cb98893bc3dcf8d1a71eef92007.pdf | de473cb98893bc3dcf8d1a71eef92007.pdf | Baca | |
| 8 | b5cbfe3818b437b35217ebce877d01b7.pdf | b5cbfe3818b437b35217ebce877d01b7.pdf | Baca |
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
| No | No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan | Aksi |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | T.31.22.014 | T.31.22.014 | Dapat dipinjam | Perpustakaan Sentul (Pusat) - Perpustakaan Universitas Pertahanan RI - Salemba | Tersedia | - |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000001822 | ||
| 005 | 20260213111028 | ||
| 008 | 260213################|##########|#|## | ||
| 035 | # | # | $a 0010-1225001822 |
| 041 | $a id | ||
| 082 | # | # | $a NONE |
| 100 | 0 | # | $a Christine Sri Marnani |
| 245 | 1 | # | $a PENGURANGAN RISIKO BENCANA BERBASIS DESA TANGGUH BENCANA DI DESA GLAGAHARJO DALAM MEWUJUDKAN KETAHANAN WILAYAH KABUPATEN SLEMAN |
| 260 | # | # | $a Jakarta :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2022 |
| 500 | # | # | $a Desa Glagaharjo merupakan desa di Kabupaten Sleman yang mendapat kerugian tertinggi pasca erupsi Gunung Merapi 2010, karena hampir 100% wilayahnya terdampak erupsi. Risiko bencana di Desa Glagaharjo semakin meningkat akibat pertambahan jumlah penduduk dan perkembangan perekonomian. Untuk mengurangi risiko tersebut, dilakukan program pengurangan risiko bencana berbasis desa tangguh bencana (Destana) yang dibentuk oleh BPNB. Program tersebut sesuai dengan tujuan Sendai Framework for Disaster Risk Reduction 2015-2030, yakni mengurangi risiko bencana dengan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana dan berdampak kepada peningkatan ketahanan wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pengurangan risiko bencana berbasis desa tangguh bencana di Desa Glagaharjo dan implikasinya terhadap ketahanan wilayah Kabupaten Sleman. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2021-Januari 2022 di Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan eksploratif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, dokumentasi dan observasi dengan teknik analisis model Miles, Huberman dan Saldana. Berdasarkan hasil penelitian, pengurangan risiko bencana berbasis desa tangguh bencana di Desa Glagaharjo mendapat kriteria sebagai Desa Tangguh Bencana Utama dengan memperoleh nilai 98 dari 112. Selain itu, program Destana di Desa Glagaharjo telah memenuhi aspek Astagatra dan berimplikasi positif terhadap ketahanan wilayah Kabupaten Sleman, karena mendukung 6 dari 7 prioritas ketahanan wilayah, yaitu 1) penguatan kebijakan dan kelembagaan, 2) pengkajian risiko dan perencanaan terpadu, 3) pengembangan sistem informasi, diklat dan logistik, 4) penanganan temarik kawasan rawan bencana, 5) kesiapsiagaan dan penanganan darurat bencana, dan 6) pengembangan sistem pemulihan bencana. |
| 650 | 4 | $a Manajemen Bencana -- Ketahanan Wilayah -- Erupsi Merapi -- Desa Glagaharjo -- Pengurangan Risiko Bencana -- Desa Tangguh Bencana | |
| 700 | 0 | # | $a Ernalem Bangun |
| 700 | 0 | # | $a Lexi Jalu Aji |
| 700 | 0 | # | $a Siswo Hadi Sumantri |
| 700 | 0 | # | $a Sobar Sutisna |
| 700 | 0 | # | $a Yuli Subiakto |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :