Judul PEMBIAYAAN HIJAU (GREEN FINANCING) DAN ATURAN KEBIJAKAN PADA ENERGI TERBARUKAN DALAM RANGKA MENDUKUNG KETAHANAN ENERGI NASIONAL
Pengarang M. Ikhwan Syahtaria
Yanif Dwi Kuntjoro
Nugroho Adi Sasongko
Fauwaz Ahmad Raihan
Rudy Laksmono
Imam Supriyadi
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2022
Subjek Kebijakan -- Ketahanan Energi -- Energi Baru Terbarukan -- Green Sukuk
Catatan Energi merupakan sebuah modal utama sebuah bangsa dalam mencapai visi dan misinya. Kebutuhan energi Indonesia terus meningkat seiring meningkatkan penduduk. berkembangnya industri, kebutuhan akan keamanan dan pertahan serta pembangunan ekonomi. Namun di sisi lain, energi sebagai komoditas yang strategis dan harus selalu tercukupi sering kali terkendala dalam aspek ketersediaan (Availablitiy) secara khusus bagi energi-energi fossil. Pemerintah terus berupaya dalam memenuhi ketersedian tersebut namun bukan tanpa halangan. Arah pembangunan yang berwawasan lingkungan mengharuskan pemerintah bertransisi menjadi energi yang lebih ramah lingkungan disisi lain energi ramah lingkungan yakni Energi Baru Terbarukan (EBT) masih memiliki kendala atas tingginya biaya, akses biaya, tingginya teknologi, dan payung hukum yang belum mapan. Salah satu alternatif pembiayaan energi terbarukan adalah Green Sukuk. Green Sukuk merupakan hutang yang mendanai proyek-proyek ramah lingkungan dan salah satunya adalah proyek EBT. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mencoba membahas mengenai Green Sukuk sebagai alternatif pembiayaan Energi Terbarukan serta aturan kebijakan yang mendukung Green Sukuk, dengan teknik pengumpulan data wawancara mendalam oleh pemangku kepentingan dan penelitian ini menggunakan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa kebijakan yang mengatur secara jelas dan tegas mengenai green sukuk untuk EBT belum ada, namun dalam draft RUU EBT terdapat kalimat “sumber pembiayaan lainnya dan tidak bertentangan dengan perundang-undangan” dapat dijadikan landasan kebijakan sementara dalam melakukan investasi green sukuk EBT. Green sukuk dalam pembiayaan pengembangan EBT memiliki dampak yang besar bagi ketahanan energi khususnya dalam aspek ketersediaan dan keberlangsungan.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 13f3f94400fba19752e290ceba68eef0.pdf 13f3f94400fba19752e290ceba68eef0.pdf pdf Baca
2 3f783a231a1acd7ff61be8d7b190b05e.pdf 3f783a231a1acd7ff61be8d7b190b05e.pdf pdf Baca
3 bb38af99e5883ffef8537f7d29d90751.pdf bb38af99e5883ffef8537f7d29d90751.pdf pdf Baca
4 b0bdea7ec32a524e2c952cccb1803d6b.pdf b0bdea7ec32a524e2c952cccb1803d6b.pdf pdf Baca
5 b04ece72b53e7f775a032096fe851fb8.pdf b04ece72b53e7f775a032096fe851fb8.pdf pdf Baca
6 9c1b5f7dbf2d5ef1f7f2699a60c15d58.pdf 9c1b5f7dbf2d5ef1f7f2699a60c15d58.pdf pdf Baca
7 d8fbc48c0c557b4b6ddf364fb186b556.pdf d8fbc48c0c557b4b6ddf364fb186b556.pdf pdf Baca
8 56aeb9d9435730831b361e1ecfbe6dd4.pdf 56aeb9d9435730831b361e1ecfbe6dd4.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
1 T.22.22.009 T.22.22.009 Dapat dipinjam Perpustakaan Sentul (Pusat) - Perpustakaan Universitas Pertahanan RI - Salemba Tersedia -
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000001805
005 20260213110908
008 260213################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225001805
041 $a id
082 # # $a NONE
090 $a T.22.22.009
100 0 # $a M. Ikhwan Syahtaria
245 1 # $a PEMBIAYAAN HIJAU (GREEN FINANCING) DAN ATURAN KEBIJAKAN PADA ENERGI TERBARUKAN DALAM RANGKA MENDUKUNG KETAHANAN ENERGI NASIONAL
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2022
500 # # $a Energi merupakan sebuah modal utama sebuah bangsa dalam mencapai visi dan misinya. Kebutuhan energi Indonesia terus meningkat seiring meningkatkan penduduk. berkembangnya industri, kebutuhan akan keamanan dan pertahan serta pembangunan ekonomi. Namun di sisi lain, energi sebagai komoditas yang strategis dan harus selalu tercukupi sering kali terkendala dalam aspek ketersediaan (Availablitiy) secara khusus bagi energi-energi fossil. Pemerintah terus berupaya dalam memenuhi ketersedian tersebut namun bukan tanpa halangan. Arah pembangunan yang berwawasan lingkungan mengharuskan pemerintah bertransisi menjadi energi yang lebih ramah lingkungan disisi lain energi ramah lingkungan yakni Energi Baru Terbarukan (EBT) masih memiliki kendala atas tingginya biaya, akses biaya, tingginya teknologi, dan payung hukum yang belum mapan. Salah satu alternatif pembiayaan energi terbarukan adalah Green Sukuk. Green Sukuk merupakan hutang yang mendanai proyek-proyek ramah lingkungan dan salah satunya adalah proyek EBT. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mencoba membahas mengenai Green Sukuk sebagai alternatif pembiayaan Energi Terbarukan serta aturan kebijakan yang mendukung Green Sukuk, dengan teknik pengumpulan data wawancara mendalam oleh pemangku kepentingan dan penelitian ini menggunakan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa kebijakan yang mengatur secara jelas dan tegas mengenai green sukuk untuk EBT belum ada, namun dalam draft RUU EBT terdapat kalimat “sumber pembiayaan lainnya dan tidak bertentangan dengan perundang-undangan” dapat dijadikan landasan kebijakan sementara dalam melakukan investasi green sukuk EBT. Green sukuk dalam pembiayaan pengembangan EBT memiliki dampak yang besar bagi ketahanan energi khususnya dalam aspek ketersediaan dan keberlangsungan.
650 4 $a Kebijakan -- Ketahanan Energi -- Energi Baru Terbarukan -- Green Sukuk
700 0 # $a Fauwaz Ahmad Raihan
700 0 # $a Imam Supriyadi
700 0 # $a Nugroho Adi Sasongko
700 0 # $a Rudy Laksmono
700 0 # $a Yanif Dwi Kuntjoro
Content Unduh katalog