Judul DAMPAK HAK LINTAS ALUR LAUT KEPULAUAN TERHADAP TINGKAT KEBERLANJUTAN PERLINDUNGAN DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN LAUT DI KAWASAN SELAT LOMBOK
Pengarang HERU KURNIAWAN ALAMSYAH
SYAIFUL ANWAR
Freddy J. Rumambi
Genetio Harsono
Melda Kamil Ariadno
Arsegianto
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2017
Subjek Strategi -- Keamanan Maritim -- Selat Lombok -- Keberlanjutan -- Alur Laut Kepulauan
Catatan Diterimanya konsepsi negara kepulauan dalam Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS) tahun 1982 membawa konsekuensi logis khususnya didalam menyediakan hak lintas bagi kapal-kapal asing dalam pelayaran internasional. Selat Lombok sebagai salah satu Selat yang ditetapkan sebagai Alur Laut Kepulauan (ALKI) menjadi pintu masuk bagi pelayaran internasional dari Samudera Hindia menuju Samudera Pasifik, rentan terhadap ancaman navigasi maupun pencemaran lingkungan laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Selat Lombok saat ini sebagai Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI II), menganalisis tingkat keberlanjutan Selat Lombok dalam kaitannya dengan upaya perlindungan dan pelestarian lingkungan laut serta menganalisis strategi prioritas pengelolaan Selat Lombok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mix method (metode kualitatif-kuantitatif) dengan pendekatan MDS (Multidimensional Scaling) untuk analisis keberlanjutan serta AHP (Analitycal Hierarchy Process) dalam menentukan strategi prioritas pengelolaan Selat Lombok. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2017 Selat Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi, wawancara dan survey menggunakan questioner sebagai data primer serta pengumpulan dokumen, buku serta jurnal sebagai sumber data sekunder. Hasil penelitian didapatkan 1) Selat Lombok sebagai alur laut kepulauan memiliki tingkat kerentanan terhadap ancaman pencemaran lingkungan laut, namun demikian ancaman tersebut banyak berasal dari kapal-kapal yang melakukan kunjungan ke tempat pariwisata bahari di Selat Lombok. 2) Hasil analisis keberlanjutan Selat Lombok menunjukkan bahwa tingkat keberlanjutan Selat Lombok pada indeks multidimensi termasuk dalam kategori cukup berkelanjutan dengan nilai ordinasi 55,57%, dengan nilai ordinasi dimensi ekologi (54,98%), ekonomi (53,81%), Sosial Budaya (54,33%), Hukum dan Kelembagaan (59,74%). 3)Hasil analisis strategi pengelolaan Selat Lombok menunjukan bahwa prioritas utama pengelolaan Selat Lombok adalah dimensi ekologi. Dalam hal strategi pengelolaan, adanya tata kelola yang baik di laut (good order at sea) menjadi alternatif strategi utama dimensi ekologi, ekonomi, sosial budaya serta hukum dan kelembagaan.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 f215aa6f5ff0b4024b9ec22d9a059b8c.pdf f215aa6f5ff0b4024b9ec22d9a059b8c.pdf pdf Baca
2 945adadf5cbf702033efe1b2a4e6f0b6.pdf 945adadf5cbf702033efe1b2a4e6f0b6.pdf pdf Baca
3 509260c47c1c07f84a67aab4ea8dfee0.pdf 509260c47c1c07f84a67aab4ea8dfee0.pdf pdf Baca
4 4af83e092a06e9bd586581dd63df8c51.pdf 4af83e092a06e9bd586581dd63df8c51.pdf pdf Baca
5 9c39c92e838bd55eab70555f10100ed1.pdf 9c39c92e838bd55eab70555f10100ed1.pdf pdf Baca
6 804fd4746768bc03582e6cd937b1e666.pdf 804fd4746768bc03582e6cd937b1e666.pdf pdf Baca
7 a09faf16a12fb3fcac329c47f03e6e3a.pdf a09faf16a12fb3fcac329c47f03e6e3a.pdf pdf Baca
8 0967bb9afed86302aa30d5355fa75ede.pdf 0967bb9afed86302aa30d5355fa75ede.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
1 T1719 T.32.17.012 Dapat dipinjam Perpustakaan Sentul (Pusat) - Ruang Referensi Perpustakaan Universitas Pertahanan Tersedia -
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000001880
005 20260213095706
008 260213################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225001880
041 $a id
082 # # $a NONE
090 $a T.32.17.012
100 0 # $a HERU KURNIAWAN ALAMSYAH
245 1 # $a DAMPAK HAK LINTAS ALUR LAUT KEPULAUAN TERHADAP TINGKAT KEBERLANJUTAN PERLINDUNGAN DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN LAUT DI KAWASAN SELAT LOMBOK
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2017
500 # # $a Diterimanya konsepsi negara kepulauan dalam Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS) tahun 1982 membawa konsekuensi logis khususnya didalam menyediakan hak lintas bagi kapal-kapal asing dalam pelayaran internasional. Selat Lombok sebagai salah satu Selat yang ditetapkan sebagai Alur Laut Kepulauan (ALKI) menjadi pintu masuk bagi pelayaran internasional dari Samudera Hindia menuju Samudera Pasifik, rentan terhadap ancaman navigasi maupun pencemaran lingkungan laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Selat Lombok saat ini sebagai Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI II), menganalisis tingkat keberlanjutan Selat Lombok dalam kaitannya dengan upaya perlindungan dan pelestarian lingkungan laut serta menganalisis strategi prioritas pengelolaan Selat Lombok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mix method (metode kualitatif-kuantitatif) dengan pendekatan MDS (Multidimensional Scaling) untuk analisis keberlanjutan serta AHP (Analitycal Hierarchy Process) dalam menentukan strategi prioritas pengelolaan Selat Lombok. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2017 Selat Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi, wawancara dan survey menggunakan questioner sebagai data primer serta pengumpulan dokumen, buku serta jurnal sebagai sumber data sekunder. Hasil penelitian didapatkan 1) Selat Lombok sebagai alur laut kepulauan memiliki tingkat kerentanan terhadap ancaman pencemaran lingkungan laut, namun demikian ancaman tersebut banyak berasal dari kapal-kapal yang melakukan kunjungan ke tempat pariwisata bahari di Selat Lombok. 2) Hasil analisis keberlanjutan Selat Lombok menunjukkan bahwa tingkat keberlanjutan Selat Lombok pada indeks multidimensi termasuk dalam kategori cukup berkelanjutan dengan nilai ordinasi 55,57%, dengan nilai ordinasi dimensi ekologi (54,98%), ekonomi (53,81%), Sosial Budaya (54,33%), Hukum dan Kelembagaan (59,74%). 3)Hasil analisis strategi pengelolaan Selat Lombok menunjukan bahwa prioritas utama pengelolaan Selat Lombok adalah dimensi ekologi. Dalam hal strategi pengelolaan, adanya tata kelola yang baik di laut (good order at sea) menjadi alternatif strategi utama dimensi ekologi, ekonomi, sosial budaya serta hukum dan kelembagaan.
650 4 $a Strategi -- Keamanan Maritim -- Selat Lombok -- Keberlanjutan -- Alur Laut Kepulauan
700 0 # $a Arsegianto
700 0 # $a Freddy J. Rumambi
700 0 # $a Genetio Harsono
700 0 # $a Melda Kamil Ariadno
700 0 # $a SYAIFUL ANWAR
Content Unduh katalog