| Judul | IMPLEMENTASI PEMBANGUNAN TOL LAUT UNTUK MEWUJUDKAN INDONESIA SEBAGAI POROS MARITIM DUNIA |
| Pengarang | Purwanto FRENKY KRISTIAN SARAGI Tri Yoga Budi P. |
| Penerbitan | Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2018 |
| Subjek | Keamanan Maritim -- Implementasi -- Poros Maritim Dunia -- Tol Laut -- Pembangunan |
| Catatan | Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Dengan posisi strategis ini, sudah sewajarnya apabila Indonesia memanfaatkannya untuk kemaslahatan bangsa dan menciptakan keamanan di kawasan sesuai dengan amanat konstitusi. Presiden Jokowi menegaskan konsep Indonesia sebagai poros maritim dunia yang salah satu fokusnya adalah tol laut dalam bentuk pembangunan infrastruktur dan konektivitas antarwilayah. Koordinator pelaksana program Tol Laut yaitu Kemenko Bidang Kemaritiman baru terbentuk pada tahun 2015, dan tindak lanjut Konsep Poros Maritim Dunia dan Program Tol Laut baru dikeluarkan pada tahun 2017 melalui Perpres 16 Tahun 2017. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pencapaian program tol laut oleh pemerintah selama 3 tahun pemerintahan dan untuk menganalisis faktor-faktor pembangunan tol laut untuk mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia. Teori yang digunakan adalah Teori Implementasi Kebijakan, dan metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa, pertama, implementasi pembangunan tol laut sudah menunjukkan kemajuan dengan berbagai kendala yang dihadapi; kedua, Faktor pendorong pembangunan tol laut untuk mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia antara lain: 1) kondisi geografis Indonesia; 2) menurunkan disparitas harga antara barat dan timur Indonesia; 3) pemerataan distribusi kebutuhan pokok; 4) perencanaan pembangunan yang terkoordinasi; 5) pembangunan terpadu; dan 6) kerjasama pembiayaan pembangunan. Sedangkan faktor penghambat antara lain: 1) Cara pandang (mindset) terhadap laut; 2) ego sektoral; 3) pelayaran belum maksimal; 4) kondisi pelabuhan belum memadai; 5) industri perkapalan belum berkembang; 6) permasalahan operasional kapal tol laut; 7) proses penyediaan lahan lama; dan 8) akses dan sarana-prasarana daerah tertinggal dan kawasan perbatasan belum memadai. |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini.
Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
| No | Nama File | Nama File Format Flash | Format | Aksi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 2335d25276f00e5b354584c14d1da33d.pdf | 2335d25276f00e5b354584c14d1da33d.pdf | Baca | |
| 2 | 440270af1d7b6e879bdd269e3b48d104.pdf | 440270af1d7b6e879bdd269e3b48d104.pdf | Baca | |
| 3 | 6c6d192e3a21933692c277e350c171e1.pdf | 6c6d192e3a21933692c277e350c171e1.pdf | Baca | |
| 4 | 5c8e9dd6c674de662801cbdeaab77dbb.pdf | 5c8e9dd6c674de662801cbdeaab77dbb.pdf | Baca | |
| 5 | af42aeea26ab57c30208bc4f96f56875.pdf | af42aeea26ab57c30208bc4f96f56875.pdf | Baca | |
| 6 | c145703789779967fa646681ef4fab53.pdf | c145703789779967fa646681ef4fab53.pdf | Baca | |
| 7 | d861d04b0018f571975e649d1cb64090.pdf | d861d04b0018f571975e649d1cb64090.pdf | Baca |
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
| No | No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan | Aksi |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | T1703 | T.32.18.009 | Dapat dipinjam | Perpustakaan Sentul (Pusat) - Ruang Referensi Perpustakaan Universitas Pertahanan | Tersedia | - |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000001889 | ||
| 005 | 20260213095822 | ||
| 008 | 260213################|##########|#|## | ||
| 035 | # | # | $a 0010-1225001889 |
| 041 | $a id | ||
| 082 | # | # | $a T003 |
| 090 | $a T.32.18.009 | ||
| 100 | 0 | # | $a Purwanto |
| 245 | 1 | # | $a IMPLEMENTASI PEMBANGUNAN TOL LAUT UNTUK MEWUJUDKAN INDONESIA SEBAGAI POROS MARITIM DUNIA |
| 260 | # | # | $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2018 |
| 500 | # | # | $a Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Dengan posisi strategis ini, sudah sewajarnya apabila Indonesia memanfaatkannya untuk kemaslahatan bangsa dan menciptakan keamanan di kawasan sesuai dengan amanat konstitusi. Presiden Jokowi menegaskan konsep Indonesia sebagai poros maritim dunia yang salah satu fokusnya adalah tol laut dalam bentuk pembangunan infrastruktur dan konektivitas antarwilayah. Koordinator pelaksana program Tol Laut yaitu Kemenko Bidang Kemaritiman baru terbentuk pada tahun 2015, dan tindak lanjut Konsep Poros Maritim Dunia dan Program Tol Laut baru dikeluarkan pada tahun 2017 melalui Perpres 16 Tahun 2017. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pencapaian program tol laut oleh pemerintah selama 3 tahun pemerintahan dan untuk menganalisis faktor-faktor pembangunan tol laut untuk mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia. Teori yang digunakan adalah Teori Implementasi Kebijakan, dan metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa, pertama, implementasi pembangunan tol laut sudah menunjukkan kemajuan dengan berbagai kendala yang dihadapi; kedua, Faktor pendorong pembangunan tol laut untuk mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia antara lain: 1) kondisi geografis Indonesia; 2) menurunkan disparitas harga antara barat dan timur Indonesia; 3) pemerataan distribusi kebutuhan pokok; 4) perencanaan pembangunan yang terkoordinasi; 5) pembangunan terpadu; dan 6) kerjasama pembiayaan pembangunan. Sedangkan faktor penghambat antara lain: 1) Cara pandang (mindset) terhadap laut; 2) ego sektoral; 3) pelayaran belum maksimal; 4) kondisi pelabuhan belum memadai; 5) industri perkapalan belum berkembang; 6) permasalahan operasional kapal tol laut; 7) proses penyediaan lahan lama; dan 8) akses dan sarana-prasarana daerah tertinggal dan kawasan perbatasan belum memadai. |
| 650 | 4 | $a Keamanan Maritim -- Implementasi -- Poros Maritim Dunia -- Tol Laut -- Pembangunan | |
| 700 | 0 | # | $a FRENKY KRISTIAN SARAGI |
| 700 | 0 | # | $a Tri Yoga Budi P. |
| 990 | # | # | $a T1703/UNHAN/2018 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :