| Judul | RESOLUSI KONFLIK WARGA BINAAN BLUE COLLAR CRIME DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN CIPINANG JAKARTA |
| Pengarang | Ichsan Malik PRADITYA MER HANANTO SYAIFUL ANWAR Bambang Wahyudi A. Setyo Wibowo Suryanto D.W |
| Penerbitan | Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2018 |
| Subjek | resolusi konflik -- lembaga pemasyarakatan -- Warga Binaan -- Overcapacity -- Damai&Resolusi Konflik |
| Catatan | Penjara merupakan bentuk penghukuman. Jika awal tujuan pemenjaraan untuk balas dendam, maka dengan berkembangnya pemikiran masyarakatmodern, kini tujuan pemenjaraan adalah untuk mengintegrasikan para pelanggar kembali ke masyarakat sehingga disebut lembagapemasyarakatan. Namun di dalam lapas sendiri terjadi berbagai macam konflik yang mempersulit proses reintegrasi penghuninya, warga binaan,kembali ke masyarakat. Penelitian ini pun kemudian memfokuskan terhadap konflik dan resolusi warga binaan blue collar crime di lembaga pemasyarakatan Cipinang. Pendapatan data dikumpulkan dengan metodestudi pustaka dan wawancara para ahli dan warga binaan. Berlandaskan teori konflik dan resolusi, termasuk didalamnya menggunakan sudut pandang arsitek dan penologi, penelitian ini menemukan bahwa overcapacity merupakan hal yang tak dapat terhindarkan yang akan menciptakan konflik jika dibiarkan menjadi overcrowded. Namun keberadaan “sistem budaya kekacauan” secara ironis dapat meredamnya dalam batas tertentu. Sehingga konflik yang ada di lembaga pemasyarakatan tersebut merupakan konflik tersembunyi. Resolusi yang dapat dilakukan adalah menggunakan beberapa alternatif agar wb tidak terus menerus dikirim ke lapas, dan pemanfaatan wb di dalam lapas itu sendiri. |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini.
Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
| No | Nama File | Nama File Format Flash | Format | Aksi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 043e9a43d25da0ed0f161897f3b9a083.pdf | 043e9a43d25da0ed0f161897f3b9a083.pdf | Baca | |
| 2 | 76546252c2e7ac2e2c08b7f660b9c9d3.pdf | 76546252c2e7ac2e2c08b7f660b9c9d3.pdf | Baca | |
| 3 | bf5c2db53c857be59495e2e4044ba621.pdf | bf5c2db53c857be59495e2e4044ba621.pdf | Baca | |
| 4 | c7f485189517b7f205692dd0bb0096f8.pdf | c7f485189517b7f205692dd0bb0096f8.pdf | Baca | |
| 5 | 3226c300d2216566a03b77afb0fb07bf.pdf | 3226c300d2216566a03b77afb0fb07bf.pdf | Baca | |
| 6 | 297f56cea4e0ae8fd0e09238913ec7e0.pdf | 297f56cea4e0ae8fd0e09238913ec7e0.pdf | Baca | |
| 7 | b38920271c9b54cfb4a201ec751e6049.pdf | b38920271c9b54cfb4a201ec751e6049.pdf | Baca | |
| 8 | 3cfa34316e42a4adff65af5ec980bb4d.pdf | 3cfa34316e42a4adff65af5ec980bb4d.pdf | Baca | |
| 9 | 4788378b94a57aeaa79ee3181f43b578.pdf | 4788378b94a57aeaa79ee3181f43b578.pdf | Baca |
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
| No | No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan | Aksi |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | T.33.18.026 | T.33.18.026 | Dapat dipinjam | Perpustakaan Sentul (Pusat) - Ruang Referensi Perpustakaan Universitas Pertahanan | Tersedia | - |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000001905 | ||
| 005 | 20260213093848 | ||
| 008 | 260213################|##########|#|## | ||
| 035 | # | # | $a 0010-1225001905 |
| 041 | $a id | ||
| 082 | # | # | $a NONE |
| 090 | $a T.33.18.026 | ||
| 100 | 0 | # | $a Ichsan Malik |
| 245 | 1 | # | $a RESOLUSI KONFLIK WARGA BINAAN BLUE COLLAR CRIME DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN CIPINANG JAKARTA |
| 260 | # | # | $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2018 |
| 500 | # | # | $a Penjara merupakan bentuk penghukuman. Jika awal tujuan pemenjaraan untuk balas dendam, maka dengan berkembangnya pemikiran masyarakatmodern, kini tujuan pemenjaraan adalah untuk mengintegrasikan para pelanggar kembali ke masyarakat sehingga disebut lembagapemasyarakatan. Namun di dalam lapas sendiri terjadi berbagai macam konflik yang mempersulit proses reintegrasi penghuninya, warga binaan,kembali ke masyarakat. Penelitian ini pun kemudian memfokuskan terhadap konflik dan resolusi warga binaan blue collar crime di lembaga pemasyarakatan Cipinang. Pendapatan data dikumpulkan dengan metodestudi pustaka dan wawancara para ahli dan warga binaan. Berlandaskan teori konflik dan resolusi, termasuk didalamnya menggunakan sudut pandang arsitek dan penologi, penelitian ini menemukan bahwa overcapacity merupakan hal yang tak dapat terhindarkan yang akan menciptakan konflik jika dibiarkan menjadi overcrowded. Namun keberadaan “sistem budaya kekacauan” secara ironis dapat meredamnya dalam batas tertentu. Sehingga konflik yang ada di lembaga pemasyarakatan tersebut merupakan konflik tersembunyi. Resolusi yang dapat dilakukan adalah menggunakan beberapa alternatif agar wb tidak terus menerus dikirim ke lapas, dan pemanfaatan wb di dalam lapas itu sendiri. |
| 650 | 4 | $a resolusi konflik -- lembaga pemasyarakatan -- Warga Binaan -- Overcapacity -- Damai&Resolusi Konflik | |
| 700 | 0 | # | $a A. Setyo Wibowo |
| 700 | 0 | # | $a Bambang Wahyudi |
| 700 | 0 | # | $a PRADITYA MER HANANTO |
| 700 | 0 | # | $a Suryanto D.W |
| 700 | 0 | # | $a SYAIFUL ANWAR |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :