Judul DIPLOMASI PERTAHANAN INDONESIA DALAM PENYEARASAN KEBIJAKAN MINIMUM ESSENTIALS FORCE DENGAN PENCAPAIAN ASEAN POLITICAL SECURITY COMMUNITY
Pengarang Rodon Pedrason
CHINTYA PRIMA RACHMADINA
SYAIFUL ANWAR
Aris Arif Mundayat
Supartono
Begi Hersutanto
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2018
Subjek Pertahanan -- diplomasi pertahanan -- Komunitas Keamanan -- Perlombaan Senjata
Catatan Tesis ini membahas mengenai kebijakan pertahanan Indonesia yang ditujukan untuk meningkatkan kekuatan pertahanannya, yang dikenal sebagai kebijakan Minimum Essentials Force. Beberapa pakar hubungan internasional telah memprediksikan bahwa fenomena peningkatan belanja militer di antara negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia, dapat mengancam perdamaian dan stabilitas kawasan. Di sisi lain, menciptakan perdamaian dan stabilitas kawasan merupakan tujuan utama dari ASEAN Political Security Community sejak awal pendiriannya. Oleh karena itu, tesis ini dibuat untuk menjawab dua pertanyaan besar yaitu; Bagaimana diplomasi pertahanan Indonesia terhadap negara-negara ASEAN dalam mendukung implementasi kebijakan Minimum Essentials Force? Bagaimana diplomasi pertahanan Indonesia menyelaraskan kepentingan Minimum Essentials Force dengan ASEAN Political Security Community? Rumusan masalah tersebut dibingkai ke dalam teori regional security complex dari Barry Buzan, konsep komunitas keamanan, konsep diplomasi pertahanan dan teori hubungan internasional non barat dari Amitav Acharya yang kemudian melahirkan konsep dynamic equilibrium milik Indonesia. Tesis ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui teknik pengumpulan data wawancara dan tinjauan pustaka. Sebagai hasil dari penelitian ini, industri pertahanan nasional milik Indonesia memiliki peran yang besar dalam menjalankan diplomasi pertahanan dengan cara menjual alutsistanya ke negara-negara ASEAN serta mengimplementasi kan ASEAN Defence Industry Collaboration. Dan pada akhirnya, Indonesia memanfaatkan Buku Putih Pertahanan Indonesia, ASEAN Security Outlook, dan kerjasama pertahanan praktis ASEAN; seperti Multilateral Coordinated Patrol, ASEAN Defence Ministers’ Meeting, ASEAN Defence Ministers’ Meeting Plus dan Our Eyes Initiative, untuk menyeleraskan kebijakan Minimum Essentials Force dengan pencapaian ASEAN Political Security Community.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 82f78682bda44b342a7d91e178fd151c.pdf 82f78682bda44b342a7d91e178fd151c.pdf pdf Baca
2 87b5179cb9049517bbd1a9eebead04d6.pdf 87b5179cb9049517bbd1a9eebead04d6.pdf pdf Baca
3 62c73a2db31e9c249cc11d5ca77f070d.pdf 62c73a2db31e9c249cc11d5ca77f070d.pdf pdf Baca
4 84cf93837081657b200cdf893905d621.pdf 84cf93837081657b200cdf893905d621.pdf pdf Baca
5 b24a1894d5944edb94cead096eab99aa.pdf b24a1894d5944edb94cead096eab99aa.pdf pdf Baca
6 cc8bd56ff605287c5e3189de9d4d0759.pdf cc8bd56ff605287c5e3189de9d4d0759.pdf pdf Baca
7 158e824e3ea187ed29158207fc368b5a.pdf 158e824e3ea187ed29158207fc368b5a.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
1 T.13.18.028 T.13.18.028 Dapat dipinjam Perpustakaan Sentul (Pusat) - Ruang Referensi Perpustakaan Universitas Pertahanan Tersedia -
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000001969
005 20260213092020
008 260213################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225001969
041 $a id
082 # # $a NONE
090 $a T.13.18.028
100 0 # $a Rodon Pedrason
245 1 # $a DIPLOMASI PERTAHANAN INDONESIA DALAM PENYEARASAN KEBIJAKAN MINIMUM ESSENTIALS FORCE DENGAN PENCAPAIAN ASEAN POLITICAL SECURITY COMMUNITY
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2018
500 # # $a Tesis ini membahas mengenai kebijakan pertahanan Indonesia yang ditujukan untuk meningkatkan kekuatan pertahanannya, yang dikenal sebagai kebijakan Minimum Essentials Force. Beberapa pakar hubungan internasional telah memprediksikan bahwa fenomena peningkatan belanja militer di antara negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia, dapat mengancam perdamaian dan stabilitas kawasan. Di sisi lain, menciptakan perdamaian dan stabilitas kawasan merupakan tujuan utama dari ASEAN Political Security Community sejak awal pendiriannya. Oleh karena itu, tesis ini dibuat untuk menjawab dua pertanyaan besar yaitu; Bagaimana diplomasi pertahanan Indonesia terhadap negara-negara ASEAN dalam mendukung implementasi kebijakan Minimum Essentials Force? Bagaimana diplomasi pertahanan Indonesia menyelaraskan kepentingan Minimum Essentials Force dengan ASEAN Political Security Community? Rumusan masalah tersebut dibingkai ke dalam teori regional security complex dari Barry Buzan, konsep komunitas keamanan, konsep diplomasi pertahanan dan teori hubungan internasional non barat dari Amitav Acharya yang kemudian melahirkan konsep dynamic equilibrium milik Indonesia. Tesis ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui teknik pengumpulan data wawancara dan tinjauan pustaka. Sebagai hasil dari penelitian ini, industri pertahanan nasional milik Indonesia memiliki peran yang besar dalam menjalankan diplomasi pertahanan dengan cara menjual alutsistanya ke negara-negara ASEAN serta mengimplementasi kan ASEAN Defence Industry Collaboration. Dan pada akhirnya, Indonesia memanfaatkan Buku Putih Pertahanan Indonesia, ASEAN Security Outlook, dan kerjasama pertahanan praktis ASEAN; seperti Multilateral Coordinated Patrol, ASEAN Defence Ministers’ Meeting, ASEAN Defence Ministers’ Meeting Plus dan Our Eyes Initiative, untuk menyeleraskan kebijakan Minimum Essentials Force dengan pencapaian ASEAN Political Security Community.
650 4 $a Pertahanan -- diplomasi pertahanan -- Komunitas Keamanan -- Perlombaan Senjata
700 0 # $a Aris Arif Mundayat
700 0 # $a Begi Hersutanto
700 0 # $a CHINTYA PRIMA RACHMADINA
700 0 # $a Supartono
700 0 # $a SYAIFUL ANWAR
Content Unduh katalog