Judul IMPLEMENTASI DIPLOMASI PERTAHANAN:SINERGI INDONESIA DENGAN AUSTRALIA DALAM MENANGANI IMIGRAN ILEGAL DI PERBATASAN LAUT
Pengarang Purwanto
Amarulla Octavian
RENNI NOVIA SAPUTRI GUMAY
Yoedhi Swastanto
Hari Utomo
Surryanto D. W
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2018
Subjek Keamanan Nasional -- Sinergi -- diplomasi pertahanan -- Soft System Methodology -- Imigral Ilegal
Catatan Imigran ilegal adalah permasalahan bersama antara Indonesia dan Australia. Namun, dalam penanganannya di wilayah perbatasan laut, Indonesia melakukan pendekatan kemanusiaan dan Australia melakukan pendekatan keamanan melalui Operation Sovereign Border yang berdampak pada konfrontasi diplomatik kedua negara. Oleh karena permasalahan tersebut, fokus penelitian ini adalah sinergi kedua negara dalam upaya menangani imigran ilegal di wilayah perbatasan laut dengan dibagi menjadi dua pertanyaan penelitian yaitu mengenai kepentingan nasional kedua negara dalam perspektif keamanan nasional dan diplomasi pertahanan apa yang telah dilakukan. Peneliti menggunakan konsep keamanan nasional, migrasi sebagai isu keamanan, cooperative security, diplomasi pertahanan, teori naval diplomacy serta konsep sinergi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan sumber data primer yaitu wawancara dan data sekunder yaitu studi pustaka. Teknik pengolahan data dilakukan dengan software NVivo yang sangat bermanfaat untuk coding, triangulasi data dan menemukan relasi data dengan narasumber sedangkan Soft System Methodology digunakan sebagai teknik analisis data yang terdiri atas tujuh tahap penelitian yang sangat komprehensif dalam menjelaskan penelitian. Hasil penelitian ini adalah kedua negara belum bersinergi. Indonesia dan Australia memiliki kepentingan keamanan non-tradisional yang sama dan kepentingan keamanan tradisional yang berbeda sebab Indonesia mempunyai basis kepentingan teritorial yang bertolak belakang dengan kepentingan imigrasi Australia. Indonesia dan Australia telah melaksanakan diplomasi pertahanan secara bilateral melalui 2+2 Dialogue, Pertemuan Menteri Pertahanan dan Navy to Navy Talk tetapi belum menghasilkan solusi konkret sehingga sharing responsibility dan Confidence Building Mesures belum tercapai. Dengan demikian dibutuhkan naval diplomacy untuk mendukung diplomasi pertahanan melalui patroli terkoordinasi yang harus dirumuskan SAP dan SEP agar kepentingan kedua negara dapat tercapai.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 bd08ff7d9021eee011c0b3f172955fa8.pdf bd08ff7d9021eee011c0b3f172955fa8.pdf pdf Baca
2 207acb6b7bda8e22469826cdd4acdf7c.pdf 207acb6b7bda8e22469826cdd4acdf7c.pdf pdf Baca
3 8969d1139b39825c0e68c89bd4e5a52a.pdf 8969d1139b39825c0e68c89bd4e5a52a.pdf pdf Baca
4 152e63d1c946f6634e916992be28b4f6.pdf 152e63d1c946f6634e916992be28b4f6.pdf pdf Baca
5 9b5bc1af214da7911a2e80cd27fca430.pdf 9b5bc1af214da7911a2e80cd27fca430.pdf pdf Baca
6 72fb467e9675c103f49bb84c121d4eb8.pdf 72fb467e9675c103f49bb84c121d4eb8.pdf pdf Baca
7 a2e8d86973dac653db4edc794425c0fe.pdf a2e8d86973dac653db4edc794425c0fe.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000002059
005 20260213091914
008 260213################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225002059
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a Purwanto
245 1 # $a IMPLEMENTASI DIPLOMASI PERTAHANAN:SINERGI INDONESIA DENGAN AUSTRALIA DALAM MENANGANI IMIGRAN ILEGAL DI PERBATASAN LAUT
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2018
500 # # $a Imigran ilegal adalah permasalahan bersama antara Indonesia dan Australia. Namun, dalam penanganannya di wilayah perbatasan laut, Indonesia melakukan pendekatan kemanusiaan dan Australia melakukan pendekatan keamanan melalui Operation Sovereign Border yang berdampak pada konfrontasi diplomatik kedua negara. Oleh karena permasalahan tersebut, fokus penelitian ini adalah sinergi kedua negara dalam upaya menangani imigran ilegal di wilayah perbatasan laut dengan dibagi menjadi dua pertanyaan penelitian yaitu mengenai kepentingan nasional kedua negara dalam perspektif keamanan nasional dan diplomasi pertahanan apa yang telah dilakukan. Peneliti menggunakan konsep keamanan nasional, migrasi sebagai isu keamanan, cooperative security, diplomasi pertahanan, teori naval diplomacy serta konsep sinergi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan sumber data primer yaitu wawancara dan data sekunder yaitu studi pustaka. Teknik pengolahan data dilakukan dengan software NVivo yang sangat bermanfaat untuk coding, triangulasi data dan menemukan relasi data dengan narasumber sedangkan Soft System Methodology digunakan sebagai teknik analisis data yang terdiri atas tujuh tahap penelitian yang sangat komprehensif dalam menjelaskan penelitian. Hasil penelitian ini adalah kedua negara belum bersinergi. Indonesia dan Australia memiliki kepentingan keamanan non-tradisional yang sama dan kepentingan keamanan tradisional yang berbeda sebab Indonesia mempunyai basis kepentingan teritorial yang bertolak belakang dengan kepentingan imigrasi Australia. Indonesia dan Australia telah melaksanakan diplomasi pertahanan secara bilateral melalui 2+2 Dialogue, Pertemuan Menteri Pertahanan dan Navy to Navy Talk tetapi belum menghasilkan solusi konkret sehingga sharing responsibility dan Confidence Building Mesures belum tercapai. Dengan demikian dibutuhkan naval diplomacy untuk mendukung diplomasi pertahanan melalui patroli terkoordinasi yang harus dirumuskan SAP dan SEP agar kepentingan kedua negara dapat tercapai.
650 4 $a Keamanan Nasional -- Sinergi -- diplomasi pertahanan -- Soft System Methodology -- Imigral Ilegal
700 0 # $a Amarulla Octavian
700 0 # $a Hari Utomo
700 0 # $a RENNI NOVIA SAPUTRI GUMAY
700 0 # $a Surryanto D. W
700 0 # $a Yoedhi Swastanto
Content Unduh katalog