| Judul | REVITALISASI PERKERETAAPIAN GUNA MENINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH DALAM MENDUKUNG PERTAHANAN NEGARA (STUDI DI PROVINSI JAWA TENGAH) |
| Pengarang | INDRA ANDHIKA PUTRA R. Djoko Andreas Navalino Bambang Wahyudi Supandi Surryanto D. W Thomas Gabriel J. |
| Penerbitan | Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2018 |
| Subjek | Pertahanan Negara -- Ekonomi Pertahanan -- Kerjasama -- Revitalisasi Perkeretaapian -- Pertumbuhan Ekonomi Daerah |
| Catatan | Saat ini perkeretaapian masih kurang dimanfaatkan guna mendukung transportasi logistik dan manusia serta pertahanan negara. Oleh karena itu, penelitian ini yaitu berfokus tentang Revitalisasi perkeretaapian guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah untuk mendukung pertahanan negara, khususnya di wilayah Daop IV Semarang yang masuk ke dalam Provinsi Jawa Tengah. Tujuan Penelitian ini untuk Menganalisis Revitalisasi Perkeretaapian terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah serta Menganalisis Revitalisasi Perkeretaapian dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah terhadap Pertahanan Negara. Desain dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik, yaitu mengambil masalah atau memusatkan perhatian kepada masalah-masalah sebagaimana adanya saat penelitian dilaksanakan, hasil penelitian kemudian diolah dan dianalisis untuk diambil kesimpulannya. Data yang diperoleh dalam penelitian ini sebagian besar merupakan data deskriptif dalam bentuk laporan dan uraian sehingga penelitian ini tidak mengutamakan angkaangka dan atau pengolahan data statistik. Analisis data penelitian ini menggunakan Model Analisis Data dari Miles Huberman dan Johnny Saldana (2014) yang meliputi: kondensasi data (data condensation), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan atau verifikasi (conclusion: drawing/verifying). Hasil penelitian menunjukan bahwa Perkeretaapian di provinsi jawa tengah khususnya di Daop IV Semarang saat ini telah berkembang signifikan. Khususnya setelah dioperasikannya jalur ganda (Double Track) di jalur utama Jakarta – Surabaya. Ditjen Perkeretaapian selaku regulator dan perencana pembangunan perkeretaapian masih menghadapi kendala di dalam merealisasikan pengembangan jalur kereta api. Terutama dalam hal reaktivasi jalur non-aktif yang banyak terdapat di kawasan Daop IV Semarang. Jumlah kereta api yang digunakan sebagai komuter untuk stasiun-stasiun kecil masih kurang memadai. Perawatan sarana perkeretaapian di Daop IV Semarang perlu ditingkatkan. Kerjasama antar instansi untuk merealisasikan Revitalisasi perkeretaapian guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi untuk mendukung pertahanan negara sudah terjalin cukup baik. Namun masih terdapat beberapa kendala di lapangannya. |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini.
Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
| No | Nama File | Nama File Format Flash | Format | Aksi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 5397b69fb9032e62e2382231170796d9.pdf | 5397b69fb9032e62e2382231170796d9.pdf | Baca | |
| 2 | 202f9e3cac75089780699832af64f21d.pdf | 202f9e3cac75089780699832af64f21d.pdf | Baca | |
| 3 | 46488f12a06e3f0b01e55433f315f8cb.pdf | 46488f12a06e3f0b01e55433f315f8cb.pdf | Baca | |
| 4 | 2591e1dc03976efa62b5bc1847cc5fa8.pdf | 2591e1dc03976efa62b5bc1847cc5fa8.pdf | Baca | |
| 5 | 69631b8492a328de1f81ff216d12dcd6.pdf | 69631b8492a328de1f81ff216d12dcd6.pdf | Baca | |
| 6 | 335ad87fb456fa17859508994dacee38.pdf | 335ad87fb456fa17859508994dacee38.pdf | Baca | |
| 7 | 9aaa180f5ef5e06ccffa296c51d6b669.pdf | 9aaa180f5ef5e06ccffa296c51d6b669.pdf | Baca | |
| 8 | 7acfd364be9dd962306142b149ed4252.pdf | 7acfd364be9dd962306142b149ed4252.pdf | Baca |
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
| No | No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan | Aksi |
|---|
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000002087 | ||
| 005 | 20260213091357 | ||
| 008 | 260213################|##########|#|## | ||
| 035 | # | # | $a 0010-1225002087 |
| 041 | $a id | ||
| 082 | # | # | $a NONE |
| 100 | 0 | # | $a INDRA ANDHIKA PUTRA |
| 245 | 1 | # | $a REVITALISASI PERKERETAAPIAN GUNA MENINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH DALAM MENDUKUNG PERTAHANAN NEGARA (STUDI DI PROVINSI JAWA TENGAH) |
| 260 | # | # | $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2018 |
| 500 | # | # | $a Saat ini perkeretaapian masih kurang dimanfaatkan guna mendukung transportasi logistik dan manusia serta pertahanan negara. Oleh karena itu, penelitian ini yaitu berfokus tentang Revitalisasi perkeretaapian guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah untuk mendukung pertahanan negara, khususnya di wilayah Daop IV Semarang yang masuk ke dalam Provinsi Jawa Tengah. Tujuan Penelitian ini untuk Menganalisis Revitalisasi Perkeretaapian terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah serta Menganalisis Revitalisasi Perkeretaapian dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah terhadap Pertahanan Negara. Desain dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik, yaitu mengambil masalah atau memusatkan perhatian kepada masalah-masalah sebagaimana adanya saat penelitian dilaksanakan, hasil penelitian kemudian diolah dan dianalisis untuk diambil kesimpulannya. Data yang diperoleh dalam penelitian ini sebagian besar merupakan data deskriptif dalam bentuk laporan dan uraian sehingga penelitian ini tidak mengutamakan angkaangka dan atau pengolahan data statistik. Analisis data penelitian ini menggunakan Model Analisis Data dari Miles Huberman dan Johnny Saldana (2014) yang meliputi: kondensasi data (data condensation), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan atau verifikasi (conclusion: drawing/verifying). Hasil penelitian menunjukan bahwa Perkeretaapian di provinsi jawa tengah khususnya di Daop IV Semarang saat ini telah berkembang signifikan. Khususnya setelah dioperasikannya jalur ganda (Double Track) di jalur utama Jakarta – Surabaya. Ditjen Perkeretaapian selaku regulator dan perencana pembangunan perkeretaapian masih menghadapi kendala di dalam merealisasikan pengembangan jalur kereta api. Terutama dalam hal reaktivasi jalur non-aktif yang banyak terdapat di kawasan Daop IV Semarang. Jumlah kereta api yang digunakan sebagai komuter untuk stasiun-stasiun kecil masih kurang memadai. Perawatan sarana perkeretaapian di Daop IV Semarang perlu ditingkatkan. Kerjasama antar instansi untuk merealisasikan Revitalisasi perkeretaapian guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi untuk mendukung pertahanan negara sudah terjalin cukup baik. Namun masih terdapat beberapa kendala di lapangannya. |
| 650 | 4 | $a Pertahanan Negara -- Ekonomi Pertahanan -- Kerjasama -- Revitalisasi Perkeretaapian -- Pertumbuhan Ekonomi Daerah | |
| 700 | 0 | # | $a Bambang Wahyudi |
| 700 | 0 | # | $a R. Djoko Andreas Navalino |
| 700 | 0 | # | $a Supandi |
| 700 | 0 | # | $a Surryanto D. W |
| 700 | 0 | # | $a Thomas Gabriel J. |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :