| Judul | RESOLUSI KONFLIK BATAS WILAYAH PASCA PEMEKARAN DAERAH ANTARA KABUPATEN OGAN KOMERING ULU (OKU) DENGAN KABUPATEN OKU TIMUR PROVINSI SUMATERA SELATAN TAHUN 2011 - 2016 |
| Pengarang | Ichsan Malik EKO G. SAMUDRO Bambang Wahyudi M. Adnan Madjid Hari Utomo Ahwan Ismadi |
| Penerbitan | Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2017 |
| Subjek | resolusi konflik -- Damai dan Resolusi Konflik -- Sumber Konflik -- Faktor Konflik -- Oknum-Oknum |
| Catatan | Tesis ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menganalisis alasan yang berkaitan dengan faktor-faktor penyebab terjadinya konflik batas wilayah antara Kabupaten OKU dengan OKU Timur Sumatera Selatan, serta untuk menganalisa resolusi konflik yang dilakukan oleh pemerintah setempat dalam upaya membangun perdamaian antara masyarakat di perbatasan kedua Kabupaten. Konflik batas wilayah ini terjadi akibat dari ketidakjelasan batas wilayah yang disepakati oleh kedua Kabupaten ditambah dengan perebutan lahan cetak sawah oleh masyarakat Desa Tanjung Makmur Kab. OKU dengan masyarakat Desa Mendayun Kab. OKU Timur. Kondisi ini membuat hubungan kedua kelompok masyarakat maupun kedua Kabupaten menjadi terganggu sehingga bisa menjadi potensi perepecahan atau kekerasan fisik yang dapat menimbulkan instabilitas di dalam negeri. Dengan demikian, diperlukan analisa mendalam terkait analisis konflik serta menemukan resolusi yang tepat guna menciptakan perdamaian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian didapatkan melalui wawancara, studi pustaka dan observasi di lapangan. Dalam proses analisa penelitian, digunakan teori dan konsep kerangka dinamis pencegahan dan resolusi konflik, sumber-sumber konflik di Indonesia, model eskalasi konflik Glasl, pertahanan dan keamanan maupun peraturan-peraturan seperti, UU No. 30 Tahun 1999, Permendagri No. 76 Tahun 2012 dan Keputusan Kepala BPN No. 34 Tahun 2007 dalam mencari resolusinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik yang terjadi disebabkan oleh beberapa sumber konflik yang termasuk dalam faktor konflik struktural, pemicu dan akselerator konflik. Selain itu, tindakan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab turut mendominasi jalannya konflik yang terjadi. Penyelesaian konflik berada pada tanggung jawab Pemprov Sumsel namun konflik yang terjadi sudah pada sampai tahapan strategies of threat sehingga proses mediasi dianggap penting dalam menyelesaikan konflik yang berekembang di masyarakat dengan tuntas sehingga hubungan kedua kelompok masyarakat dapat pulih kembali. |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini.
Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
| No | Nama File | Nama File Format Flash | Format | Aksi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 7599ac06242b9fbe607cfce58cb0c379.pdf | 7599ac06242b9fbe607cfce58cb0c379.pdf | Baca | |
| 2 | fcb352458303ff3d38d4d9009d80102a.pdf | fcb352458303ff3d38d4d9009d80102a.pdf | Baca | |
| 3 | c9d0767fc0ac6cada1b75291ff9ea8c2.pdf | c9d0767fc0ac6cada1b75291ff9ea8c2.pdf | Baca | |
| 4 | 8c01cbee361ac5f89bdca7be7d4bfd1e.pdf | 8c01cbee361ac5f89bdca7be7d4bfd1e.pdf | Baca | |
| 5 | 05dd90492ffd931461f2d9111670520b.pdf | 05dd90492ffd931461f2d9111670520b.pdf | Baca | |
| 6 | 0690e9d87234907f8785ea0374eeb484.pdf | 0690e9d87234907f8785ea0374eeb484.pdf | Baca | |
| 7 | b48e980dc458c31bffee10991d57c3ea.pdf | b48e980dc458c31bffee10991d57c3ea.pdf | Baca | |
| 8 | a30753def1e198c0edd4224eddaefdeb.pdf | a30753def1e198c0edd4224eddaefdeb.pdf | Baca |
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
| No | No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan | Aksi |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | T1908 | T.33.17.004 | Dapat dipinjam | Perpustakaan Sentul (Pusat) - Ruang Referensi Perpustakaan Universitas Pertahanan | Tersedia | - |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000002459 | ||
| 005 | 20260213090249 | ||
| 008 | 260213################|##########|#|## | ||
| 035 | # | # | $a 0010-1225002459 |
| 041 | $a id | ||
| 082 | # | # | $a NONE |
| 090 | $a T.33.17.004 | ||
| 100 | 0 | # | $a Ichsan Malik |
| 245 | 1 | # | $a RESOLUSI KONFLIK BATAS WILAYAH PASCA PEMEKARAN DAERAH ANTARA KABUPATEN OGAN KOMERING ULU (OKU) DENGAN KABUPATEN OKU TIMUR PROVINSI SUMATERA SELATAN TAHUN 2011 - 2016 |
| 260 | # | # | $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2017 |
| 500 | # | # | $a Tesis ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menganalisis alasan yang berkaitan dengan faktor-faktor penyebab terjadinya konflik batas wilayah antara Kabupaten OKU dengan OKU Timur Sumatera Selatan, serta untuk menganalisa resolusi konflik yang dilakukan oleh pemerintah setempat dalam upaya membangun perdamaian antara masyarakat di perbatasan kedua Kabupaten. Konflik batas wilayah ini terjadi akibat dari ketidakjelasan batas wilayah yang disepakati oleh kedua Kabupaten ditambah dengan perebutan lahan cetak sawah oleh masyarakat Desa Tanjung Makmur Kab. OKU dengan masyarakat Desa Mendayun Kab. OKU Timur. Kondisi ini membuat hubungan kedua kelompok masyarakat maupun kedua Kabupaten menjadi terganggu sehingga bisa menjadi potensi perepecahan atau kekerasan fisik yang dapat menimbulkan instabilitas di dalam negeri. Dengan demikian, diperlukan analisa mendalam terkait analisis konflik serta menemukan resolusi yang tepat guna menciptakan perdamaian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian didapatkan melalui wawancara, studi pustaka dan observasi di lapangan. Dalam proses analisa penelitian, digunakan teori dan konsep kerangka dinamis pencegahan dan resolusi konflik, sumber-sumber konflik di Indonesia, model eskalasi konflik Glasl, pertahanan dan keamanan maupun peraturan-peraturan seperti, UU No. 30 Tahun 1999, Permendagri No. 76 Tahun 2012 dan Keputusan Kepala BPN No. 34 Tahun 2007 dalam mencari resolusinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik yang terjadi disebabkan oleh beberapa sumber konflik yang termasuk dalam faktor konflik struktural, pemicu dan akselerator konflik. Selain itu, tindakan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab turut mendominasi jalannya konflik yang terjadi. Penyelesaian konflik berada pada tanggung jawab Pemprov Sumsel namun konflik yang terjadi sudah pada sampai tahapan strategies of threat sehingga proses mediasi dianggap penting dalam menyelesaikan konflik yang berekembang di masyarakat dengan tuntas sehingga hubungan kedua kelompok masyarakat dapat pulih kembali. |
| 650 | 4 | $a resolusi konflik -- Damai dan Resolusi Konflik -- Sumber Konflik -- Faktor Konflik -- Oknum-Oknum | |
| 700 | 0 | # | $a Ahwan Ismadi |
| 700 | 0 | # | $a Bambang Wahyudi |
| 700 | 0 | # | $a EKO G. SAMUDRO |
| 700 | 0 | # | $a Hari Utomo |
| 700 | 0 | # | $a M. Adnan Madjid |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :