| Judul | REVITALISASI FUNGSI KERAPATAN ADAT NAGARI (KAN) DALAM PENYELESAIAN SENGKETA ADAT DI NAGARI LAWANG MANDAHILING KABUPATEN TANAH DATAR SUMATERA BARAT |
| Pengarang | Efendi Sihole Ichsan Malik AGA PRIMA ARYES |
| Penerbitan | Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2017 |
| Subjek | Konflik Sosial -- Damai dan Resolusi Konflik -- Kerapatan Adat Nagari -- Revitalisasi -- Sengketa adat |
| Catatan | Pergeseran dari pemerintahan desa dan dikembalikan lagi menjadpemerintahan nagari di Sumatera Barat, memberikan efek terhadap fungsiKAN terkhususnya diNagari Lawang Mandahiling sendiri, dimana fungsKAN tidak berjalan dengan maksimal dalam menyelesaikan berbagai konflik adat terutama permasalah sengketa sako dan pusako dilawangmandahiling, ditambah faktor dari perubahan siklus masyarakat yang nagari yang cenderung kurang mempercayai KAN untuk memediasi setiak sengketa adat yang terjadi. Sengketa tanah ulayat menjadi permaslahanyang cukup dominan terjadi di Nagari Lawang Mandahiling seiring berjalannya waktu yang menjadikan tantangan tersendiri bagi KAN sebagai Mediator konflik di dalam Nagari. Teori yang digunakan olehpeneliti sebagai pisau analisisnya adalah teori kelembagaan yang menjeleaskan tentang pilar pilar yang harus diisi oleh setiap organisasieori mediasi, konsep Revitalisi dan lembaga adat (Pranata Adat) sertakonsep KAN menurut Adat Minangkabau yang dilihat dari sisi hukum adatPeneliti menggunakan teknik kualitatif yakni data dikumpulkan melaluwawancara dengan para informan yang berasal dari berbagai instanserkait. Selain itu, data yang digunakan juga berasal observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama,permasalahanSDM di KAN Lawang Mandahiling yang masih rendah. Kedua, Belum optimal fungsi KAN sehingga dibentuk Majelis Peradilan Adat (MPA).Ketiga, MPA sangat membantu KAN dalam menangani kasus sengketaadat yang lebih rumit untuk dicarikan jalan keluarnya, empat, MPA bisadijadikan percontohan bagi nagari lain di Minangkabau untuk menyelesaikan sengketa adat. |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini.
Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
| No | Nama File | Nama File Format Flash | Format | Aksi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 0e311dabf8c3951793d01276dd52a9fa.pdf | 0e311dabf8c3951793d01276dd52a9fa.pdf | Baca | |
| 2 | 18e5832939781f23337d35f748997853.pdf | 18e5832939781f23337d35f748997853.pdf | Baca | |
| 3 | 16b74b240f27adce66c805594b7db484.pdf | 16b74b240f27adce66c805594b7db484.pdf | Baca | |
| 4 | c1bccce96b1d61e25335b85161b455ca.pdf | c1bccce96b1d61e25335b85161b455ca.pdf | Baca | |
| 5 | 5f38803682f329aefdb894b35b5c0f4a.pdf | 5f38803682f329aefdb894b35b5c0f4a.pdf | Baca | |
| 6 | c03830ff8174335cf754331e23e7310b.pdf | c03830ff8174335cf754331e23e7310b.pdf | Baca | |
| 7 | c98a58cc44624e52960b569bbce4da53.pdf | c98a58cc44624e52960b569bbce4da53.pdf | Baca |
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
| No | No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan | Aksi |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | T1929 | T.33.17.007 | Dapat dipinjam | Perpustakaan Sentul (Pusat) - Ruang Referensi Perpustakaan Universitas Pertahanan | Tersedia | - |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000002460 | ||
| 005 | 20260213090257 | ||
| 008 | 260213################|##########|#|## | ||
| 035 | # | # | $a 0010-1225002460 |
| 041 | $a id | ||
| 082 | # | # | $a T003 |
| 090 | $a T.33.17.007 | ||
| 100 | 0 | # | $a Efendi Sihole |
| 245 | 1 | # | $a REVITALISASI FUNGSI KERAPATAN ADAT NAGARI (KAN) DALAM PENYELESAIAN SENGKETA ADAT DI NAGARI LAWANG MANDAHILING KABUPATEN TANAH DATAR SUMATERA BARAT |
| 260 | # | # | $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2017 |
| 500 | # | # | $a Pergeseran dari pemerintahan desa dan dikembalikan lagi menjadpemerintahan nagari di Sumatera Barat, memberikan efek terhadap fungsiKAN terkhususnya diNagari Lawang Mandahiling sendiri, dimana fungsKAN tidak berjalan dengan maksimal dalam menyelesaikan berbagai konflik adat terutama permasalah sengketa sako dan pusako dilawangmandahiling, ditambah faktor dari perubahan siklus masyarakat yang nagari yang cenderung kurang mempercayai KAN untuk memediasi setiak sengketa adat yang terjadi. Sengketa tanah ulayat menjadi permaslahanyang cukup dominan terjadi di Nagari Lawang Mandahiling seiring berjalannya waktu yang menjadikan tantangan tersendiri bagi KAN sebagai Mediator konflik di dalam Nagari. Teori yang digunakan olehpeneliti sebagai pisau analisisnya adalah teori kelembagaan yang menjeleaskan tentang pilar pilar yang harus diisi oleh setiap organisasieori mediasi, konsep Revitalisi dan lembaga adat (Pranata Adat) sertakonsep KAN menurut Adat Minangkabau yang dilihat dari sisi hukum adatPeneliti menggunakan teknik kualitatif yakni data dikumpulkan melaluwawancara dengan para informan yang berasal dari berbagai instanserkait. Selain itu, data yang digunakan juga berasal observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama,permasalahanSDM di KAN Lawang Mandahiling yang masih rendah. Kedua, Belum optimal fungsi KAN sehingga dibentuk Majelis Peradilan Adat (MPA).Ketiga, MPA sangat membantu KAN dalam menangani kasus sengketaadat yang lebih rumit untuk dicarikan jalan keluarnya, empat, MPA bisadijadikan percontohan bagi nagari lain di Minangkabau untuk menyelesaikan sengketa adat. |
| 650 | 4 | $a Konflik Sosial -- Damai dan Resolusi Konflik -- Kerapatan Adat Nagari -- Revitalisasi -- Sengketa adat | |
| 700 | 0 | # | $a AGA PRIMA ARYES |
| 700 | 0 | # | $a Ichsan Malik |
| 990 | # | # | $a T1929/UNHAN/2017 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :