| Judul | INTERVENSI SOSIAL TERHADAP KONFLIK INDETITAS PADA MASYARAKAT KOLEKTIF (STUDI KONFLIK KEKERASAAN ANTAR KELOMPOK MAHASISIWA DI MAKASSAR) |
| Pengarang | Ichsan Malik THERRY ALGHIFARY Achmed Sukendro Bambang Wahyudi Supartono Surryanto D.W |
| Penerbitan | Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2018 |
| Subjek | Kekerasan -- Damai dan Resolusi Konflik -- Intervensi -- conflict -- Kolektivisme -- Mahasiswa -- Tawuran -- Makassar -- Kekitaan -- Participatory -- PAR |
| Catatan | Tingginya intensitas kekerasan serta terus terjadinya kekerasan antar kelompok secara rutin di Kota Makassar mengancam harmoni dan keutuhan keberagaman. Hal ini berpotensi melemahkan keamanan nasional di Indonesia. Di lain sisi, Indonesia merupakan bangsa yang masyarakatnya memiliki kebudayaan kolektifisme. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola konflik kekerasan antar kelompok dengan menggunakan perspektif dimensi kebudayaan kolektif dan kemudian mencari pendekatan intervensi yang tepat untuk mencegah dan menanggulanginya. Penelitiaan ini menggunakan metode kualitatif dengan dua tahapan. Tahap pertama dilakukan dengan menggunakan pandangan konstruktivisme dengan metode wawancara narasumber. Tahap kedua dilakukan dengan menggunakan pandangan advokasi/ partisipatoris yang dilakukan dengan metode participatory action research (PAR). Hasil penelitian ini menunjukkan (1) hubungan kecocokan yang sangat erat antar kebudayaan masyarakat Makassar dengan karakteristik budaya kolektivisme, sehingga masyarakat Makassar bisa dikategorikan sebagai masyarakat yang kolektif. (2) Isu utama konflik kekerasan antar kelompok mahasiswa yaitu perbedaan identitas kedaerahan dan fakultas yang juga menjadi akselerator konflik. Pemicu utama konflk adalah ketersinggungan fisik atau non fisik kepada junior atau anggota baru, wanita, pemimpin, dan simbol kelompok berupa wilayah atau atribut lembaga sebagai wujud ketersinggungan kepada extended family apabila dilihat dari perspektif kebudayaan kolektivisme. Akar konfliknya adalah kolektivisme atau ideologi ingroup kelompok yang ekstrim, ketimpangan ekonomi masyarkat, ideologi masyarakat yang menjadikan kekerasan sebagai opsi penyelesaian masalahnya. (3) strategi intervensi yang ditemukan adalah dengan menguatkan kekitaan dengan cara membuat superordinate goal, melakukan dekategorisasi, dual identity, dan rekategorisasi, perbaikan sistem akademik dan pengkaderan kemahasiswaan yang berprinsip pada non violance approachment. |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini.
Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
| No | Nama File | Nama File Format Flash | Format | Aksi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 6d8a874354faafdb7e2b1006ad3667a7.pdf | 6d8a874354faafdb7e2b1006ad3667a7.pdf | Baca | |
| 2 | 04677a6a010f3af90c9f816e0701c392.pdf | 04677a6a010f3af90c9f816e0701c392.pdf | Baca | |
| 3 | 9760aaad76d3a5d0dd659edceb87073e.pdf | 9760aaad76d3a5d0dd659edceb87073e.pdf | Baca | |
| 4 | f03aca5e3cdb9a302ae11c424df413f7.pdf | f03aca5e3cdb9a302ae11c424df413f7.pdf | Baca | |
| 5 | 390ae6fe0acdf7fc7213f5f15399d098.pdf | 390ae6fe0acdf7fc7213f5f15399d098.pdf | Baca | |
| 6 | 294019e94dd22fd8f5a3ee8b63963a26.pdf | 294019e94dd22fd8f5a3ee8b63963a26.pdf | Baca | |
| 7 | 3af344bd371539d5692890d156466552.pdf | 3af344bd371539d5692890d156466552.pdf | Baca |
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
| No | No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan | Aksi |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | T.33.18.017 | T.33.18.017 | Dapat dipinjam | Perpustakaan Sentul (Pusat) - Ruang Referensi Perpustakaan Universitas Pertahanan | Tersedia | - |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000001922 | ||
| 005 | 20260213085925 | ||
| 008 | 260213################|##########|#|## | ||
| 035 | # | # | $a 0010-1225001922 |
| 041 | $a id | ||
| 082 | # | # | $a NONE |
| 090 | $a T.33.18.017 | ||
| 100 | 0 | # | $a Ichsan Malik |
| 245 | 1 | # | $a INTERVENSI SOSIAL TERHADAP KONFLIK INDETITAS PADA MASYARAKAT KOLEKTIF (STUDI KONFLIK KEKERASAAN ANTAR KELOMPOK MAHASISIWA DI MAKASSAR) |
| 260 | # | # | $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2018 |
| 500 | # | # | $a Tingginya intensitas kekerasan serta terus terjadinya kekerasan antar kelompok secara rutin di Kota Makassar mengancam harmoni dan keutuhan keberagaman. Hal ini berpotensi melemahkan keamanan nasional di Indonesia. Di lain sisi, Indonesia merupakan bangsa yang masyarakatnya memiliki kebudayaan kolektifisme. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola konflik kekerasan antar kelompok dengan menggunakan perspektif dimensi kebudayaan kolektif dan kemudian mencari pendekatan intervensi yang tepat untuk mencegah dan menanggulanginya. Penelitiaan ini menggunakan metode kualitatif dengan dua tahapan. Tahap pertama dilakukan dengan menggunakan pandangan konstruktivisme dengan metode wawancara narasumber. Tahap kedua dilakukan dengan menggunakan pandangan advokasi/ partisipatoris yang dilakukan dengan metode participatory action research (PAR). Hasil penelitian ini menunjukkan (1) hubungan kecocokan yang sangat erat antar kebudayaan masyarakat Makassar dengan karakteristik budaya kolektivisme, sehingga masyarakat Makassar bisa dikategorikan sebagai masyarakat yang kolektif. (2) Isu utama konflik kekerasan antar kelompok mahasiswa yaitu perbedaan identitas kedaerahan dan fakultas yang juga menjadi akselerator konflik. Pemicu utama konflk adalah ketersinggungan fisik atau non fisik kepada junior atau anggota baru, wanita, pemimpin, dan simbol kelompok berupa wilayah atau atribut lembaga sebagai wujud ketersinggungan kepada extended family apabila dilihat dari perspektif kebudayaan kolektivisme. Akar konfliknya adalah kolektivisme atau ideologi ingroup kelompok yang ekstrim, ketimpangan ekonomi masyarkat, ideologi masyarakat yang menjadikan kekerasan sebagai opsi penyelesaian masalahnya. (3) strategi intervensi yang ditemukan adalah dengan menguatkan kekitaan dengan cara membuat superordinate goal, melakukan dekategorisasi, dual identity, dan rekategorisasi, perbaikan sistem akademik dan pengkaderan kemahasiswaan yang berprinsip pada non violance approachment. |
| 650 | 4 | $a Kekerasan -- Damai dan Resolusi Konflik -- Intervensi -- conflict -- Kolektivisme -- Mahasiswa -- Tawuran -- Makassar -- Kekitaan -- Participatory -- PAR | |
| 700 | 0 | # | $a Achmed Sukendro |
| 700 | 0 | # | $a Bambang Wahyudi |
| 700 | 0 | # | $a Supartono |
| 700 | 0 | # | $a Surryanto D.W |
| 700 | 0 | # | $a THERRY ALGHIFARY |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :