Judul PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR DI PULAU LAUT SEBAGAI BAGIAN PULAU-PULAU KECIL TERLUAR INDONESIA DALAM MENJAGA KEUTUHAN WILAYAH DAN MEWUJUDKAN PERTAHANAN MARITIM INDONESIA
Pengarang TIWI GUSTRIA NINGSIH
I Wayan Warka
Ansori
Dohar Sianturi
Rudy Susanto
Beni Rudiawan
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2023
Subjek Pemberdayaan Masyarakat -- Pemberdayaan -- Strategi Pertahanan Laut -- Pertahanan Maritim -- Pulau-Pulau Kecil Terluar
Catatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan negara kepulauan.Perjuangan Indonesia untuk memperoleh pengakuan dunia sebagai negara kepulauan pertama kali diperoleh melalui Konsep Negara Kepulauan dalam Deklarasi Djuanda tanggal 13 Desember 1957. Wilayah laut Indonesia merupakan wilayah yang kaya sumber daya yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.Selama ini pembangunan pulau-pulau terluar belum menunjukkan hasil yang baik.Hal ini disebabkan oleh banyak faktor, antara lain secara geografis lokasi pulau terluar tersebut sulit dijangkau, adanya keterbatasan skala usaha, metode pemanfaatan sumber kekayaan laut yang belum efektif, terbatasnya sarana dan prasarana, keterbatasan kemampuan untuk mengelola kekayaan alam yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan-kegiatan pemberdayaan masyarakat yang bermukim di pulau-pulau Kecil Terluar sebagai salah satu upaya dalam menjaga keutuhan wilayah dan mewujudkan pertahanan maritim indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Desain penelitian adalah deskriptif analisis. Hasil penelitian ini adalah pemberdayaan masyarakat oleh TNI AL melalui Bakti TNI Angkatan Laut, Pembinaan Ketahanan Wilayah,Komunikasi sosial dan Pemerintah Kabupaten Natuna memberikan berbagai jenis bantuan, seperti sosialisasi budidaya ikan dan alat tangkap. Kerja sama pemberdayaan yang dilaksanakan oleh Lantamal IV Batam dengan Pemda Kabupaten Natuna belum berjalan dengan baik, aktor-aktor yang terlibat dalam pelaksanaan kerja sama pemberdayaan belum bekerja sama dengan maksimal dan masih adanya kendala yang dihadapi yaitu menyatukan program kegiatan pemberdayaaan masyarakat antara Lantamal IV Batam dengan Kabupaten Natuna. Terdapat faktor hambatan dan pendukung dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat yang dapat dieliminasi dan ditingkatkan melalui sinergitas antara TNI AL dan Pemda Kabupaten Natuna. Diharapkan dapat meningkatkan kerjasama pemberdayaan dengan Pemda Natuna dalam melakukan pemberdayaan masyarakat.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 049fc62e677911e275460945ac18c6ea.pdf 049fc62e677911e275460945ac18c6ea.pdf pdf Baca
2 fc22c7ad3dc5b00ae7b9a5f0e5e2ad9d.pdf fc22c7ad3dc5b00ae7b9a5f0e5e2ad9d.pdf pdf Baca
3 122a0c99988fabb7d0d8402b9643f725.pdf 122a0c99988fabb7d0d8402b9643f725.pdf pdf Baca
4 1346fa3bcdd7e6f09ac5dd62f0a021f0.pdf 1346fa3bcdd7e6f09ac5dd62f0a021f0.pdf pdf Baca
5 d7f42b56666d0cb1c59619c1cd361769.pdf d7f42b56666d0cb1c59619c1cd361769.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000002652
005 20260213022606
008 260213################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225002652
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a TIWI GUSTRIA NINGSIH
245 1 # $a PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR DI PULAU LAUT SEBAGAI BAGIAN PULAU-PULAU KECIL TERLUAR INDONESIA DALAM MENJAGA KEUTUHAN WILAYAH DAN MEWUJUDKAN PERTAHANAN MARITIM INDONESIA
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2023
500 # # $a Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan negara kepulauan.Perjuangan Indonesia untuk memperoleh pengakuan dunia sebagai negara kepulauan pertama kali diperoleh melalui Konsep Negara Kepulauan dalam Deklarasi Djuanda tanggal 13 Desember 1957. Wilayah laut Indonesia merupakan wilayah yang kaya sumber daya yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.Selama ini pembangunan pulau-pulau terluar belum menunjukkan hasil yang baik.Hal ini disebabkan oleh banyak faktor, antara lain secara geografis lokasi pulau terluar tersebut sulit dijangkau, adanya keterbatasan skala usaha, metode pemanfaatan sumber kekayaan laut yang belum efektif, terbatasnya sarana dan prasarana, keterbatasan kemampuan untuk mengelola kekayaan alam yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan-kegiatan pemberdayaan masyarakat yang bermukim di pulau-pulau Kecil Terluar sebagai salah satu upaya dalam menjaga keutuhan wilayah dan mewujudkan pertahanan maritim indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Desain penelitian adalah deskriptif analisis. Hasil penelitian ini adalah pemberdayaan masyarakat oleh TNI AL melalui Bakti TNI Angkatan Laut, Pembinaan Ketahanan Wilayah,Komunikasi sosial dan Pemerintah Kabupaten Natuna memberikan berbagai jenis bantuan, seperti sosialisasi budidaya ikan dan alat tangkap. Kerja sama pemberdayaan yang dilaksanakan oleh Lantamal IV Batam dengan Pemda Kabupaten Natuna belum berjalan dengan baik, aktor-aktor yang terlibat dalam pelaksanaan kerja sama pemberdayaan belum bekerja sama dengan maksimal dan masih adanya kendala yang dihadapi yaitu menyatukan program kegiatan pemberdayaaan masyarakat antara Lantamal IV Batam dengan Kabupaten Natuna. Terdapat faktor hambatan dan pendukung dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat yang dapat dieliminasi dan ditingkatkan melalui sinergitas antara TNI AL dan Pemda Kabupaten Natuna. Diharapkan dapat meningkatkan kerjasama pemberdayaan dengan Pemda Natuna dalam melakukan pemberdayaan masyarakat.
650 4 $a Pemberdayaan Masyarakat -- Pemberdayaan -- Strategi Pertahanan Laut -- Pertahanan Maritim -- Pulau-Pulau Kecil Terluar
700 0 # $a Ansori
700 0 # $a Beni Rudiawan
700 0 # $a Dohar Sianturi
700 0 # $a I Wayan Warka
700 0 # $a Rudy Susanto
Content Unduh katalog