Judul IMPLEMENTATION OF PAKISTAN-US DEFENSE DIPLOMACY FOR CAPACITY BUILDING OF PAKISTAN AIR FORCE TO UNDERTAKE COUNTER-TERRORISM OPERATIONS (2004-2017)
Pengarang WING COMMANDER HASSAN RAZA HASHMI
Rodon Pedrason
Sudibyo
Romie Oktovianus Bura
Rizerius Eko Hadisancoko
Anak Agung Banyu Perwita
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2023
Subjek Capacity Building -- diplomasi pertahanan -- Counter Terrorism Operations -- Weapon System -- Pakistan Air Force
Catatan Pakistan dan AS menjalin hubungan diplomatik di tahun 1947, pada saat kemerdekaan Pakistan. Hubungan ini terutama berdasarkan atas kepentingan nasional bersama kedua negara, dan berorientasi pada pertahanan dan keamanan. Meski banyak melalui masa-masa sulit, konvergensi kepentingan di kawasan selalu mendekatkan kedua negara sebagai mitra strategis. Serangan teroris 9/11 pada tahun 2001, mengakibatkan perubahan besar dalam kebijakan AS terhadap Pakistan. Pakistan menjadi mitra dalam Perang Global Melawan Teror (GWOT) dan AS memberikan bantuan serta dukungan penuh selama Perang Afghanistan. Para teroris yang melarikan diri ke Pakistan tinggal di daerah perbatasan dan mengakibatkan munculnya ekstremisme, Talibanisasi dan terorisme. Akibatnya, Pakistan mengalami dampak ekonomi, degradasi sosial, serta masalah pertahanan dan keamanan. Pakistan harus memerangi ekstremisme dan terorisme. Dalam perang ini Angkatan Darat dan Angkatan Udara Pakistan melakukan operasi anti-terorisme. Namun, PAF tidak sepenuhnya siap untuk menangani jenis operasi tersebut secara efisien dan membutuhkan adanya pembangunan kapasitas dengan AS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis latar belakang kerja sama pertahanan antara AS dan Pakistan serta konsekuensi yang mengarah pada pembangunan kapasitas PAF oleh AS terutama dalam menangani Operasi anti-terorisme. Peneliti menggunakan Teori Kepentingan Nasional, dengan konsep Hubungan Internasional, Kebijakan Luar Negeri, dan Diplomasi Pertahanan. Metode kuasikualitatif digunakan dengan pendekatan studi kasus untuk menganalisis topik penelitian. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa diplomasi pertahanan dilaksanakan dalam berbagai bentuk mulai dari pimpinan tertinggi kedua negara, kunjungan pejabat tinggi, dialog strategis setingkat menteri, kepala staf, serta peran Atase Pertahanan dan Udara. Dalam rangka membangun rasa saling percaya, berbagai upaya ditempuh oleh Pakistan. Kerja sama dan kemitraan keamanan antara dua Angkatan Udara juga merupakan faktor besar dalam DDCB PAF. Berkat diplomasi pertahanan yang diimplementasikan dengan baik membuahkan hasil, yaitu PAF memperoleh Pesawat Tempur F-16 baru yang canggih beserta amunisi dan kemampuan ISR. Kekuatan udara ini memperkuat PAF dalam melaksanakan operasi anti-terorisme yang pada akhirnya diharapkan mampu mendukung Angkatan Darat Pakistan untuk melindungi kepentingan nasional.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 bc053387338798a49dc1eb1c5237c03e.pdf bc053387338798a49dc1eb1c5237c03e.pdf pdf Baca
2 9d7bd7e4274d19ff5963301a38e2a719.pdf 9d7bd7e4274d19ff5963301a38e2a719.pdf pdf Baca
3 746c9f59e7c505f93c0d7c7a23836bcd.pdf 746c9f59e7c505f93c0d7c7a23836bcd.pdf pdf Baca
4 823c383a49524c7d3f4ec9cab37ce2df.pdf 823c383a49524c7d3f4ec9cab37ce2df.pdf pdf Baca
5 b81919852e34b3c4149ccbd9e57b2efa.pdf b81919852e34b3c4149ccbd9e57b2efa.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000002692
005 20260213013611
008 260213################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225002692
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a WING COMMANDER HASSAN RAZA HASHMI
245 1 # $a IMPLEMENTATION OF PAKISTAN-US DEFENSE DIPLOMACY FOR CAPACITY BUILDING OF PAKISTAN AIR FORCE TO UNDERTAKE COUNTER-TERRORISM OPERATIONS (2004-2017)
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2023
500 # # $a Pakistan dan AS menjalin hubungan diplomatik di tahun 1947, pada saat kemerdekaan Pakistan. Hubungan ini terutama berdasarkan atas kepentingan nasional bersama kedua negara, dan berorientasi pada pertahanan dan keamanan. Meski banyak melalui masa-masa sulit, konvergensi kepentingan di kawasan selalu mendekatkan kedua negara sebagai mitra strategis. Serangan teroris 9/11 pada tahun 2001, mengakibatkan perubahan besar dalam kebijakan AS terhadap Pakistan. Pakistan menjadi mitra dalam Perang Global Melawan Teror (GWOT) dan AS memberikan bantuan serta dukungan penuh selama Perang Afghanistan. Para teroris yang melarikan diri ke Pakistan tinggal di daerah perbatasan dan mengakibatkan munculnya ekstremisme, Talibanisasi dan terorisme. Akibatnya, Pakistan mengalami dampak ekonomi, degradasi sosial, serta masalah pertahanan dan keamanan. Pakistan harus memerangi ekstremisme dan terorisme. Dalam perang ini Angkatan Darat dan Angkatan Udara Pakistan melakukan operasi anti-terorisme. Namun, PAF tidak sepenuhnya siap untuk menangani jenis operasi tersebut secara efisien dan membutuhkan adanya pembangunan kapasitas dengan AS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis latar belakang kerja sama pertahanan antara AS dan Pakistan serta konsekuensi yang mengarah pada pembangunan kapasitas PAF oleh AS terutama dalam menangani Operasi anti-terorisme. Peneliti menggunakan Teori Kepentingan Nasional, dengan konsep Hubungan Internasional, Kebijakan Luar Negeri, dan Diplomasi Pertahanan. Metode kuasikualitatif digunakan dengan pendekatan studi kasus untuk menganalisis topik penelitian. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa diplomasi pertahanan dilaksanakan dalam berbagai bentuk mulai dari pimpinan tertinggi kedua negara, kunjungan pejabat tinggi, dialog strategis setingkat menteri, kepala staf, serta peran Atase Pertahanan dan Udara. Dalam rangka membangun rasa saling percaya, berbagai upaya ditempuh oleh Pakistan. Kerja sama dan kemitraan keamanan antara dua Angkatan Udara juga merupakan faktor besar dalam DDCB PAF. Berkat diplomasi pertahanan yang diimplementasikan dengan baik membuahkan hasil, yaitu PAF memperoleh Pesawat Tempur F-16 baru yang canggih beserta amunisi dan kemampuan ISR. Kekuatan udara ini memperkuat PAF dalam melaksanakan operasi anti-terorisme yang pada akhirnya diharapkan mampu mendukung Angkatan Darat Pakistan untuk melindungi kepentingan nasional.
650 4 $a Capacity Building -- diplomasi pertahanan -- Counter Terrorism Operations -- Weapon System -- Pakistan Air Force
700 0 # $a Anak Agung Banyu Perwita
700 0 # $a Rizerius Eko Hadisancoko
700 0 # $a Rodon Pedrason
700 0 # $a Romie Oktovianus Bura
700 0 # $a Sudibyo
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :