Judul UPAYA PENINGKATAN PERFORMA DIPLOMASI PERTAHANANINDONESIA MELALUI STRATEGI PENANGKALAN DALAM MENGHADAPI KONFLIK DI LAUT NATUNA UTARA (PERIODE 2016-2021)
Pengarang BINSAR SIMORANGKIR
Tri Legionosuko
Surryanto Djoko Waluyo
Editha Praditya Duarte
Rizerius Eko Hadisancoko
Makmur Supriyatno
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2023
Subjek China -- diplomasi pertahanan -- Laut Natuna Utara -- Strategi Penangkalan -- Patroli Bersama -- latihan Militer
Catatan Salah satu sengketa perbatasan lautan Indonesia yang paling aktual adalah sengketa perbatasan antara Indonesia dan China di laut Natuna Utara. Fokus penelitian ini adalah mengkaji bagaimana meningkatkan performa diplomasi pertahanan Indonesia melalui strategi penangkalan dalam menghadapi konflik di Laut Natuna Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berdasarkan teori Creswell & Creswell (2018). Pendekatan penelitian ini kualitatif-deskriptif berdasarkan teori Cooper & Schindler (2014). Lokasi penelitian ini dilakukan di Jakarta, dalam hal ini pada Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Waktu penelitian selama enam bulan. Subyek penelitian adalah enam narasumber yang merupakan pakar di bidang strategi pertahanan, diplomasi pertahanan, dan hubungan internasional. Obyek penelitian ini adalah mengenai peningkatan performa diplomasi pertahanan melalui strategi penangkalan di Laut Natuna Utara. Teknik pengumpulan data primer adalah metode wawancara mendalam, sedangkan teknik pengumpulan data sekunder menggunakan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Performa diplomasi pertahanan RI di Laut Natuna Utara periode 2016-2021 masih relatif lemah, lebih-lebih jika dihubungkan dengan potensi ancaman dari pihak China. Strategi penangkalan Indonesia di Laut Natuna Utara periode 2016-2021 sejauh ini dilakukan dengan kebijakan eksternal, yakni melakukan kerja sama dengan pihak luar negeri, baik secara bilaterial, regional, maupun global/internasional. Upaya Indonesia meningkatkan diplomasi pertahanan di Laut Natuna Utara melalui strategi penangkalan, dapat dilakukan dengan sekurang-kurangnya 10 butir strategi penangkalan, antara lain melakukan latihan militer bersama; meningkatkan pengawasan dan patroli bersama; meningkatkan pembahasan masalah maritim pada forum regional dan internasional; dan meningkatkan advokasi hukum laut.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 fd7aee397ed1a01603aca1040948cf6b.pdf fd7aee397ed1a01603aca1040948cf6b.pdf pdf Baca
2 cb640dfd7348d0aaae2bb51e662df901.pdf cb640dfd7348d0aaae2bb51e662df901.pdf pdf Baca
3 82e3d508ad169d3d746dc8bc1c2e70da.pdf 82e3d508ad169d3d746dc8bc1c2e70da.pdf pdf Baca
4 6c82af7fa32a68bb4e33524823e394a0.pdf 6c82af7fa32a68bb4e33524823e394a0.pdf pdf Baca
5 1f833ce04caaad283a123cc62a0c2826.pdf 1f833ce04caaad283a123cc62a0c2826.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000002701
005 20260213011854
008 260213################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225002701
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a BINSAR SIMORANGKIR
245 1 # $a UPAYA PENINGKATAN PERFORMA DIPLOMASI PERTAHANANINDONESIA MELALUI STRATEGI PENANGKALAN DALAM MENGHADAPI KONFLIK DI LAUT NATUNA UTARA (PERIODE 2016-2021)
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2023
500 # # $a Salah satu sengketa perbatasan lautan Indonesia yang paling aktual adalah sengketa perbatasan antara Indonesia dan China di laut Natuna Utara. Fokus penelitian ini adalah mengkaji bagaimana meningkatkan performa diplomasi pertahanan Indonesia melalui strategi penangkalan dalam menghadapi konflik di Laut Natuna Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berdasarkan teori Creswell & Creswell (2018). Pendekatan penelitian ini kualitatif-deskriptif berdasarkan teori Cooper & Schindler (2014). Lokasi penelitian ini dilakukan di Jakarta, dalam hal ini pada Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Waktu penelitian selama enam bulan. Subyek penelitian adalah enam narasumber yang merupakan pakar di bidang strategi pertahanan, diplomasi pertahanan, dan hubungan internasional. Obyek penelitian ini adalah mengenai peningkatan performa diplomasi pertahanan melalui strategi penangkalan di Laut Natuna Utara. Teknik pengumpulan data primer adalah metode wawancara mendalam, sedangkan teknik pengumpulan data sekunder menggunakan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Performa diplomasi pertahanan RI di Laut Natuna Utara periode 2016-2021 masih relatif lemah, lebih-lebih jika dihubungkan dengan potensi ancaman dari pihak China. Strategi penangkalan Indonesia di Laut Natuna Utara periode 2016-2021 sejauh ini dilakukan dengan kebijakan eksternal, yakni melakukan kerja sama dengan pihak luar negeri, baik secara bilaterial, regional, maupun global/internasional. Upaya Indonesia meningkatkan diplomasi pertahanan di Laut Natuna Utara melalui strategi penangkalan, dapat dilakukan dengan sekurang-kurangnya 10 butir strategi penangkalan, antara lain melakukan latihan militer bersama; meningkatkan pengawasan dan patroli bersama; meningkatkan pembahasan masalah maritim pada forum regional dan internasional; dan meningkatkan advokasi hukum laut.
650 4 $a China -- diplomasi pertahanan -- Laut Natuna Utara -- Strategi Penangkalan -- Patroli Bersama -- latihan Militer
700 0 # $a Editha Praditya Duarte
700 0 # $a Makmur Supriyatno
700 0 # $a Rizerius Eko Hadisancoko
700 0 # $a Surryanto Djoko Waluyo
700 0 # $a Tri Legionosuko
Content Unduh katalog