Judul IMPLEMENTASI HUKUM ADAT DALAM UPAYA RESOLUSI KONFLIK DI OBJEK WISATA KE’TE’ KESU’ TORAJA UTARA, SULAWESI SELATAN
Pengarang Muh. Aditya Ibrahim
Bambang Wahyudi
M. Adnan Madjid
Halomoan Freddy Sitinjak Alexandra
bayu setiawan
Eri. Hidayat
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia
Subjek resolusi konflik -- Ketahanan Wilayah -- Damai dan Resolusi Konflik -- Implementasi Hukum Adat -- Kearifan Lokal dan Budaya
Catatan Sebuah pelanggaran adat yang kemudian menjadi sebuah konflik, dapat menjadi ancaman terhadap kedamaian budaya dan adat-istiadat. Oleh karena itu, keberhasilan implementasi hukum adat dalam upaya resolusi konflik dapat menjadi cerminan ketahanan wilayah dalam masyarakat adat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kearifan lokal dan eksistensi budaya, kendala dalam implementasi hukum adat serta implementasi hukum adat dalam upaya resolusi konflik guna mendukung ketahanan wilayah. Teori dan konsep dalam penelitian ini diantaranya teori implementasi, teori konflik dan resolusi konflik, konsep hukum adat, konsep adat-istiadat Aluk Todolo serta konsep ketahanan wilayah. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif melalui pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi dengan melibatkan informan sebanyak 9 orang seperti pemerintah, tokoh adat serta aliansi/forum pemerhati budaya dan adat Toraja. Hasil penelitian ini menunjukkan kearifan lokal dan budaya yang hidup di masyarakat merupakan sebuah cerminan eksisnya adat-istiadat warisan luluhur yang dijalankan hingga saat ini. Hukum adat sebagai media resolusi konflik mempunyai kendala, seperti perbedaan pandangan dalam proses Kombongan dan masyarakat yang kian asing dengan budaya dan adat-istiadat. Oleh karena itu, implementasi hukum adat dalam upaya resolusi konflik guna mendukung ketahanan wilayah memberikan pemahaman bahwa hukum adat tidak hanya menghasilkan sanksi adat melalui ritual Mangrambu Langi’ untuk memberikan efek jerah terhadap pelaku konflik namun memulihkan nilai dan norma yang disalahi. Dengan pulihnya nilai dan norma adat dalam kedamaian di masyarakat wilayah adat Kesu’ menjadi sebuah ketahanan wilayah bagi Kabupaten Toraja Utara. Ke depan, penelitian mengenai resolusi konflik melalui pendekatan kearifan lokal seperti hukum adat harus terus dikembangkan sesuai dengan situasi dan kondisi perkembangan zaman.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 c67ce214c9b0257fd227b999f97f52d0.pdf c67ce214c9b0257fd227b999f97f52d0.pdf pdf Baca
2 45491a0e158cd4ef1b6e5307931c3f3f.pdf 45491a0e158cd4ef1b6e5307931c3f3f.pdf pdf Baca
3 9640fe5e219fb2f2d3ed780b5079f3c0.pdf 9640fe5e219fb2f2d3ed780b5079f3c0.pdf pdf Baca
4 6ee7988685fde3581382bc49ca2850ba.pdf 6ee7988685fde3581382bc49ca2850ba.pdf pdf Baca
5 c00941da5ffdfddf342d0a3a32356da4.pdf c00941da5ffdfddf342d0a3a32356da4.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000002760
005 20260213091404
008 260213################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225002760
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a Muh. Aditya Ibrahim
245 1 # $a IMPLEMENTASI HUKUM ADAT DALAM UPAYA RESOLUSI KONFLIK DI OBJEK WISATA KE’TE’ KESU’ TORAJA UTARA, SULAWESI SELATAN
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia
500 # # $a Sebuah pelanggaran adat yang kemudian menjadi sebuah konflik, dapat menjadi ancaman terhadap kedamaian budaya dan adat-istiadat. Oleh karena itu, keberhasilan implementasi hukum adat dalam upaya resolusi konflik dapat menjadi cerminan ketahanan wilayah dalam masyarakat adat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kearifan lokal dan eksistensi budaya, kendala dalam implementasi hukum adat serta implementasi hukum adat dalam upaya resolusi konflik guna mendukung ketahanan wilayah. Teori dan konsep dalam penelitian ini diantaranya teori implementasi, teori konflik dan resolusi konflik, konsep hukum adat, konsep adat-istiadat Aluk Todolo serta konsep ketahanan wilayah. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif melalui pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi dengan melibatkan informan sebanyak 9 orang seperti pemerintah, tokoh adat serta aliansi/forum pemerhati budaya dan adat Toraja. Hasil penelitian ini menunjukkan kearifan lokal dan budaya yang hidup di masyarakat merupakan sebuah cerminan eksisnya adat-istiadat warisan luluhur yang dijalankan hingga saat ini. Hukum adat sebagai media resolusi konflik mempunyai kendala, seperti perbedaan pandangan dalam proses Kombongan dan masyarakat yang kian asing dengan budaya dan adat-istiadat. Oleh karena itu, implementasi hukum adat dalam upaya resolusi konflik guna mendukung ketahanan wilayah memberikan pemahaman bahwa hukum adat tidak hanya menghasilkan sanksi adat melalui ritual Mangrambu Langi’ untuk memberikan efek jerah terhadap pelaku konflik namun memulihkan nilai dan norma yang disalahi. Dengan pulihnya nilai dan norma adat dalam kedamaian di masyarakat wilayah adat Kesu’ menjadi sebuah ketahanan wilayah bagi Kabupaten Toraja Utara. Ke depan, penelitian mengenai resolusi konflik melalui pendekatan kearifan lokal seperti hukum adat harus terus dikembangkan sesuai dengan situasi dan kondisi perkembangan zaman.
650 4 $a resolusi konflik -- Ketahanan Wilayah -- Damai dan Resolusi Konflik -- Implementasi Hukum Adat -- Kearifan Lokal dan Budaya
700 0 # $a Bambang Wahyudi
700 0 # $a bayu setiawan
700 0 # $a Eri. Hidayat
700 0 # $a Halomoan Freddy Sitinjak Alexandra
700 0 # $a M. Adnan Madjid
Content Unduh katalog