Judul STRATEGI KERJASAMA BADAN INTELIJEN STRATEGIS TENTARA NASIONAL INDONESIA DENGAN BADAN INTELIJEN NEGARA DALAM MENDUKUNG PERTAHANAN NEGARA (STUDI INTELIJEN SIBER DI INDONESIA)
Pengarang Abdillah Satari Rahim
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2023
Subjek Peperangan Asimetris -- Kerjasama -- Identifikasi -- Penanggulangan -- Intelijen Siber -- BIN -- BAIS TNI
Catatan Saat ini domain siber telah menjadi strategi baru yang dapat menimbulkan kerugian yang berdampak strategis bagi suatu negara. Kondisi saat ini menunjukkan bahwa domain siber saat ini juga telah digunakan dalam operasi intelijen. Minimnya dukungan SDM, dukungan infrastruktur dan dukungan sumberdana menimbulkan kekhawatiran tentang kesiapan BIN dan BAIS TNI dalam menghadapi ancaman intelijen siber di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menyampaikan bahwa operasi intelijen yang dilakukan oleh kedua institusi yang selama ini terkesan parsial dapat lebih efektif jika dilakukan dalam kerangka kerjasama antar institusi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Analisis dilakukan secara komprehensif melalui analisis mendalam terhadap isu-isu yang diangkat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penanganan ancaman intelijen siber di Indonesia tidak dapat dilakukan secara parsial karena berbagai tantagan yang dihadapi saat ini. Perlu adanya kerjasama yang konkrit berdasarkan regulasi yang berlaku antara BIN dan BAIS TNI agar dapat menghasilkan produk-produk intelijen yang unggul. Oleh karena itu, perlu disediakan suatu koridor untuk melakukan kerjasama misalkan melalui peraturan atau melalui nota kesepahaman yang bisa dilanjutkan dengan perjanjian kerjasama.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 e1f6625dc2394cad61d6fcd2a8a82696.pdf e1f6625dc2394cad61d6fcd2a8a82696.pdf pdf Baca
2 80dc8d42228ff27a08d998c6edcaf98e.pdf 80dc8d42228ff27a08d998c6edcaf98e.pdf pdf Baca
3 2d23bf1e9446318cab5877fa94f6c16e.pdf 2d23bf1e9446318cab5877fa94f6c16e.pdf pdf Baca
4 41fb0a71411eeaaefe22e4b53852ed83.pdf 41fb0a71411eeaaefe22e4b53852ed83.pdf pdf Baca
5 648505617e590bae39258801a671f615.pdf 648505617e590bae39258801a671f615.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000002761
005 20260213081537
008 260213################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225002761
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a Abdillah Satari Rahim
245 1 # $a STRATEGI KERJASAMA BADAN INTELIJEN STRATEGIS TENTARA NASIONAL INDONESIA DENGAN BADAN INTELIJEN NEGARA DALAM MENDUKUNG PERTAHANAN NEGARA (STUDI INTELIJEN SIBER DI INDONESIA)
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2023
500 # # $a Saat ini domain siber telah menjadi strategi baru yang dapat menimbulkan kerugian yang berdampak strategis bagi suatu negara. Kondisi saat ini menunjukkan bahwa domain siber saat ini juga telah digunakan dalam operasi intelijen. Minimnya dukungan SDM, dukungan infrastruktur dan dukungan sumberdana menimbulkan kekhawatiran tentang kesiapan BIN dan BAIS TNI dalam menghadapi ancaman intelijen siber di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menyampaikan bahwa operasi intelijen yang dilakukan oleh kedua institusi yang selama ini terkesan parsial dapat lebih efektif jika dilakukan dalam kerangka kerjasama antar institusi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Analisis dilakukan secara komprehensif melalui analisis mendalam terhadap isu-isu yang diangkat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penanganan ancaman intelijen siber di Indonesia tidak dapat dilakukan secara parsial karena berbagai tantagan yang dihadapi saat ini. Perlu adanya kerjasama yang konkrit berdasarkan regulasi yang berlaku antara BIN dan BAIS TNI agar dapat menghasilkan produk-produk intelijen yang unggul. Oleh karena itu, perlu disediakan suatu koridor untuk melakukan kerjasama misalkan melalui peraturan atau melalui nota kesepahaman yang bisa dilanjutkan dengan perjanjian kerjasama.
650 4 $a Peperangan Asimetris -- Kerjasama -- Identifikasi -- Penanggulangan -- Intelijen Siber -- BIN -- BAIS TNI
Content Unduh katalog