Judul SINERGI BADAN SIBER DAN SANDI NEGARA DENGAN AKTOR NON-NEGARA DALAM MENGHADAPI PERETASAN DATA DAN INFORMASI KRITIS DI INDONESIA
Pengarang LUTHFI BIA SUSILO PUTRA
DAVID YACOBUS
Rudy Sutanto
Fauzia Gustarina Cempaka Timur
Ahmad G Dohamid
Priyanto
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2023
Subjek Sinergi -- Kerja sama -- Peperangan Asimetris -- Aktor Non Negara -- Peretasan data -- Informasi Kritis
Catatan Perkembangan teknologi telah memiliki dampak yang besar pada sifat ancaman saat ini, maraknya kasus peretasan data dan informasi kritis menjadi ancaman tersendiri dari implementasi E-Governmet yang tertuang dalam instruksi presiden No 3 Tahun 2003 tentang kebijakan dan strategi nasional pengembangan EGovernment, sehingga hal ini menjadi perhatian dalam KTT G20 bahwa ancaman siber menjadi tantangan kedepan di era perkembangan ekonomi digital oleh karna itu pemerintah indonesia melalui badan siber dan sandi negara serta kementerian pertahanan perlu mengantisipasi ancaman tersebut dengan melihat potensi dari pemberdayaan aktor non negara, tujuan dilakukannya penelitian ini untuk melibatkan aktor non negara yang memiliki kemampuan cybersecurity dalam membantu pemerintah untuk mewujudkan terciptanya keamanan siber secara nasional, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik yang berfokus pada masalah mengenai bagaimanan sinergi Badan Siber dan Sandi Negara dengan aktor non-negara dalam menghadapi peretasan data dan informasi kritis di indonesia. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa belum adanya sinergi yang dilakukan oleh pemerintah dengan aktor non negara untuk mengatasi ancaman siber saat ini, selain itu senergi yang akan dilakuakan dapat membantu pemerintah dalam unsur pertahanan negara dalam ruang siber, sehingga dalam penelitian ini mampu menampilkan unsur kebaruan yang disajikan dengan menyandingkan pendekatan vulnerability program dengan unsur pertahanan yang didukung oleh peraturan dan pengundang-undangan yang ada di indonesia. Pemerintah dalam hal ini Badan Siber dan Sandi Negara dan Kementerian Pertahanan harus membangun sinergi dengan melibatkan aktor non negara dalam upaya menjaga dan melindungi indonesia dalam domain siber.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 7ba5b052dbfe95ba988ffcf802d22a15.pdf 7ba5b052dbfe95ba988ffcf802d22a15.pdf pdf Baca
2 2ee672b0a6d4a932c254f17ae2393794.pdf 2ee672b0a6d4a932c254f17ae2393794.pdf pdf Baca
3 29598537a4e652ce48e0998af32bb5b8.pdf 29598537a4e652ce48e0998af32bb5b8.pdf pdf Baca
4 d9400319f6aaef1c233928403608aecb.pdf d9400319f6aaef1c233928403608aecb.pdf pdf Baca
5 b39bbdc816fd19218fd58c2dd6d9658f.pdf b39bbdc816fd19218fd58c2dd6d9658f.pdf pdf Baca
6 e4a788e7d5f3007e7637486dc13b2d50.pdf e4a788e7d5f3007e7637486dc13b2d50.pdf pdf Baca
7 4ccdf81172c74bb3da6510cff56c4e9c.pdf 4ccdf81172c74bb3da6510cff56c4e9c.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000002765
005 20260213090830
008 260213################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225002765
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a LUTHFI BIA SUSILO PUTRA
245 1 # $a SINERGI BADAN SIBER DAN SANDI NEGARA DENGAN AKTOR NON-NEGARA DALAM MENGHADAPI PERETASAN DATA DAN INFORMASI KRITIS DI INDONESIA
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2023
500 # # $a Perkembangan teknologi telah memiliki dampak yang besar pada sifat ancaman saat ini, maraknya kasus peretasan data dan informasi kritis menjadi ancaman tersendiri dari implementasi E-Governmet yang tertuang dalam instruksi presiden No 3 Tahun 2003 tentang kebijakan dan strategi nasional pengembangan EGovernment, sehingga hal ini menjadi perhatian dalam KTT G20 bahwa ancaman siber menjadi tantangan kedepan di era perkembangan ekonomi digital oleh karna itu pemerintah indonesia melalui badan siber dan sandi negara serta kementerian pertahanan perlu mengantisipasi ancaman tersebut dengan melihat potensi dari pemberdayaan aktor non negara, tujuan dilakukannya penelitian ini untuk melibatkan aktor non negara yang memiliki kemampuan cybersecurity dalam membantu pemerintah untuk mewujudkan terciptanya keamanan siber secara nasional, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik yang berfokus pada masalah mengenai bagaimanan sinergi Badan Siber dan Sandi Negara dengan aktor non-negara dalam menghadapi peretasan data dan informasi kritis di indonesia. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa belum adanya sinergi yang dilakukan oleh pemerintah dengan aktor non negara untuk mengatasi ancaman siber saat ini, selain itu senergi yang akan dilakuakan dapat membantu pemerintah dalam unsur pertahanan negara dalam ruang siber, sehingga dalam penelitian ini mampu menampilkan unsur kebaruan yang disajikan dengan menyandingkan pendekatan vulnerability program dengan unsur pertahanan yang didukung oleh peraturan dan pengundang-undangan yang ada di indonesia. Pemerintah dalam hal ini Badan Siber dan Sandi Negara dan Kementerian Pertahanan harus membangun sinergi dengan melibatkan aktor non negara dalam upaya menjaga dan melindungi indonesia dalam domain siber.
650 4 $a Sinergi -- Kerja sama -- Peperangan Asimetris -- Aktor Non Negara -- Peretasan data -- Informasi Kritis
700 0 # $a Ahmad G Dohamid
700 0 # $a DAVID YACOBUS
700 0 # $a Fauzia Gustarina Cempaka Timur
700 0 # $a Priyanto
700 0 # $a Rudy Sutanto
Content Unduh katalog