Judul SINERGI PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA SELATAN DENGAN PEMERINTAH KOTA PALEMBANG DALAM PENCEGAHAN KONFLIK SARA GUNA MENJAGA KEAMANAN DAN KETERTIBAN MASYARAKAT PALEMBANG
Pengarang Habib Rahman Nugraha
Eri R. Hidayat
Djayeng Tirto
Halomoan Freddy Sitinjak Alexandra
Agus Adriyanto
M Adnan Madjid
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2023
Subjek Sinergi -- Damai dan Resolusi Konflik -- pencegahan konflik -- Keamanan dan Ketertiban Masyarakat -- Zero Conflict
Catatan Pencegahan konflik Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan (SARA) di Palembang, Sumatera Selatan tergolong sangat baik. Hal ini tak lepas dari sinergi seluruh pihak yang ikut terlibat dalam menjaga perdamaian di daerah ini. Adapun tujuh pihak yang menjadi objek dalam penelitian ini antara lain Gubernur Sumsel, Walikota Palembang, Polrestabes Palembang, Kodim 0418, FKUB, FKDM dan Budayawan Palembang. Penelitian kualitatif ini melakukan prosedur wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk sinergi beserta hambatannya dan upaya untuk mengatasi hambatan sinergi pencegahan konflik SARA tersebut. Teori yang digunakan dalam penelitian ini diantaranya yaitu: Teori Keamanan Nasional, Teori Sinergi, Teori Kepemimpinan, Teori Perdamaian dan Teori Pencegahan Konflik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pemprov Sumsel memiliki berbagai bentuk sinergi pencegahan konflik SARA dengan Pemkot Palembang, antara lain; Pembangunan fasilitas high tolerance, mendukung setiap event yang ada, operasi gabungan, edukasi, pemberian penghargaan dan memperkuat sistem deteksi dini. Adapun hambatan sinerginya yaitu; masih tingginya ego individu atau kelompok, belum meratanya taraf kesehjateraan masyarakat sehingga timbul kecemburuan sosial, kurangnya edukasi sehingga mudah terprovokasi isu hoax, minimnya anggaran dan sering terjadinya misskomunikasi yang menimbulkan misspersepsi. Upaya untuk mengatasi hambatan sinergi tersebut antara lain pengoptimalan tehnologi modern, edukasi, pemberian bantuan operasional dan menyelenggarakan kegiatan positif. Kedepan, perlu dilakukan penelitian lanjutan terkait Pencegahan konflik SARA dengan metode kuantitatif berupa kuisioner terhadap gaya dan model kepemimpinan. Harapannya formula pencegahan konflik SARA di Palembang, Sumatera Selatan ini dapat menjadi role model yang menginspirasi daerah lain sehingga dapat meningkatkan Keamanan Nasional di Indonesia.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 7a81d548f9a8c765daef7964e21db342.pdf 7a81d548f9a8c765daef7964e21db342.pdf pdf Baca
2 14404f07d24f687353ddcf71d10d5cf1.pdf 14404f07d24f687353ddcf71d10d5cf1.pdf pdf Baca
3 aa5dcfc3d296173d7ef2f3aa248d4556.pdf aa5dcfc3d296173d7ef2f3aa248d4556.pdf pdf Baca
4 01ad64d2807bf352d283838b2e8c2772.pdf 01ad64d2807bf352d283838b2e8c2772.pdf pdf Baca
5 e984c856a9873adba28df731c731fb80.pdf e984c856a9873adba28df731c731fb80.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000002778
005 20260213090235
008 260213################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225002778
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a Habib Rahman Nugraha
245 1 # $a SINERGI PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA SELATAN DENGAN PEMERINTAH KOTA PALEMBANG DALAM PENCEGAHAN KONFLIK SARA GUNA MENJAGA KEAMANAN DAN KETERTIBAN MASYARAKAT PALEMBANG
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2023
500 # # $a Pencegahan konflik Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan (SARA) di Palembang, Sumatera Selatan tergolong sangat baik. Hal ini tak lepas dari sinergi seluruh pihak yang ikut terlibat dalam menjaga perdamaian di daerah ini. Adapun tujuh pihak yang menjadi objek dalam penelitian ini antara lain Gubernur Sumsel, Walikota Palembang, Polrestabes Palembang, Kodim 0418, FKUB, FKDM dan Budayawan Palembang. Penelitian kualitatif ini melakukan prosedur wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk sinergi beserta hambatannya dan upaya untuk mengatasi hambatan sinergi pencegahan konflik SARA tersebut. Teori yang digunakan dalam penelitian ini diantaranya yaitu: Teori Keamanan Nasional, Teori Sinergi, Teori Kepemimpinan, Teori Perdamaian dan Teori Pencegahan Konflik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pemprov Sumsel memiliki berbagai bentuk sinergi pencegahan konflik SARA dengan Pemkot Palembang, antara lain; Pembangunan fasilitas high tolerance, mendukung setiap event yang ada, operasi gabungan, edukasi, pemberian penghargaan dan memperkuat sistem deteksi dini. Adapun hambatan sinerginya yaitu; masih tingginya ego individu atau kelompok, belum meratanya taraf kesehjateraan masyarakat sehingga timbul kecemburuan sosial, kurangnya edukasi sehingga mudah terprovokasi isu hoax, minimnya anggaran dan sering terjadinya misskomunikasi yang menimbulkan misspersepsi. Upaya untuk mengatasi hambatan sinergi tersebut antara lain pengoptimalan tehnologi modern, edukasi, pemberian bantuan operasional dan menyelenggarakan kegiatan positif. Kedepan, perlu dilakukan penelitian lanjutan terkait Pencegahan konflik SARA dengan metode kuantitatif berupa kuisioner terhadap gaya dan model kepemimpinan. Harapannya formula pencegahan konflik SARA di Palembang, Sumatera Selatan ini dapat menjadi role model yang menginspirasi daerah lain sehingga dapat meningkatkan Keamanan Nasional di Indonesia.
650 4 $a Sinergi -- Damai dan Resolusi Konflik -- pencegahan konflik -- Keamanan dan Ketertiban Masyarakat -- Zero Conflict
700 0 # $a Agus Adriyanto
700 0 # $a Djayeng Tirto
700 0 # $a Eri R. Hidayat
700 0 # $a Halomoan Freddy Sitinjak Alexandra
700 0 # $a M Adnan Madjid
Content Unduh katalog