Judul HALAMAN JUDUL TAKTIK PERTAHANAN GERILYA SIBER SISTEM PERTAHANAN DAN KEAMANAN RAKYAT SEMESTA DALAM RANGKA MENGHADAPI ANCAMAN PERANG SIBER
Pengarang SUSILO GUMILANG
DAVID YACOBUS
Rudy Sutanto
Fauzia Gustarina Cempaka Timur
Ahmad G Dohamid
Khaerudin
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2023
Subjek Pertahanan Siber -- Sishankamrata -- Peperangan Asimetris -- Gerilya Siber -- Perang Siber -- Komunitas Hacker
Catatan Perkembangan Revolusi Industri 4.0 berdampak signifikan terhadap efektivitas pertahanan negara. Indonesia telah menghadapi berbagai serangan siber seperti peretasan, pencurian data, pelanggaran privasi, ransomware, dan kejahatan siber lainnya. Amerika menganggap siber sebagai domain baru yang setara dengan ranah darat, laut, dan udara. Indonesia dengan Sishankamrata sebagai sistem pertahanan nasional yang diyakini masih perlu dipertahankan. Mengingat berbagai serangan siber di Indonesia, selalu ada kemungkinan terjadinya serangan siber yang akan mengakibatkan kehancuran negara Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan pemerintah Indonesia dalam menerapkan Sishankamrata sebagai sistem pertahanan nasional di ruang siber dalam menghadapi potensi ancaman perang siber dengan menerapkan taktik Gerilya Siber. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa serangan siber di Indonesia beragam dan menyerang sistem informasi elektronik di berbagai sektor, serta menyerang secara psikologis masyarakat, yang menimbulkan risiko terhadap keamanan sistem e-government. Implementasi Sishankamrata sebagai sistem pertahanan negara dalam menjamin keamanan di ruang siber dinilai belum cukup karena berbagai alasan seperti lemahnya pengetahuan masyarakat tentang keamanan siber, terbatasnya keterlibatan daerah dalam pertahanan siber, ketergantungan pada teknologi impor, dan belum adanya regulasi yang detail untuk pertahanan siber. Indonesia memandang ruang siber sebagai domain baru dimana perang dapat berlangsung, sekaligus sebagai ruang pertukaran informasi. Untuk mencapai tujuan stabilitas keamanan siber nasional menuju kedaulatan siber Indonesia, terdapat beberapa strategi pertahanan gerilya siber untuk menghadapi ancaman perang siber, antara lain dengan melibatkan berbagai sumber daya seperti aparat keamanan siber pemerintah, komunitas siber, komunitas hacker, dan pelaku industri. Selanjutnya, perlu adanya peningkatan pengembangan wilayah siber berdasarkan sektor dan batas negara, serta peningkatan produksi teknologi keamanan siber yang mandiri. Selain itu, peraturan terperinci untuk pertahanan siber perlu dikembangkan sebagai sumber lain untuk pengelolaan pertahanan siber.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 8708bf663b4eec532094ff27f10ce9b4.pdf 8708bf663b4eec532094ff27f10ce9b4.pdf pdf Baca
2 c2d7ed7bb1be34a9d97d43bc74b72e09.pdf c2d7ed7bb1be34a9d97d43bc74b72e09.pdf pdf Baca
3 5794e84bbfe2c2f5b162003efcbd4b2b.pdf 5794e84bbfe2c2f5b162003efcbd4b2b.pdf pdf Baca
4 e66de5499d69b15b90dafc99af7f1ea3.pdf e66de5499d69b15b90dafc99af7f1ea3.pdf pdf Baca
5 4302eab949d6d180ae35003f1b7556bf.pdf 4302eab949d6d180ae35003f1b7556bf.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000002783
005 20260213090012
008 260213################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225002783
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a SUSILO GUMILANG
245 1 # $a HALAMAN JUDUL TAKTIK PERTAHANAN GERILYA SIBER SISTEM PERTAHANAN DAN KEAMANAN RAKYAT SEMESTA DALAM RANGKA MENGHADAPI ANCAMAN PERANG SIBER
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2023
500 # # $a Perkembangan Revolusi Industri 4.0 berdampak signifikan terhadap efektivitas pertahanan negara. Indonesia telah menghadapi berbagai serangan siber seperti peretasan, pencurian data, pelanggaran privasi, ransomware, dan kejahatan siber lainnya. Amerika menganggap siber sebagai domain baru yang setara dengan ranah darat, laut, dan udara. Indonesia dengan Sishankamrata sebagai sistem pertahanan nasional yang diyakini masih perlu dipertahankan. Mengingat berbagai serangan siber di Indonesia, selalu ada kemungkinan terjadinya serangan siber yang akan mengakibatkan kehancuran negara Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan pemerintah Indonesia dalam menerapkan Sishankamrata sebagai sistem pertahanan nasional di ruang siber dalam menghadapi potensi ancaman perang siber dengan menerapkan taktik Gerilya Siber. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa serangan siber di Indonesia beragam dan menyerang sistem informasi elektronik di berbagai sektor, serta menyerang secara psikologis masyarakat, yang menimbulkan risiko terhadap keamanan sistem e-government. Implementasi Sishankamrata sebagai sistem pertahanan negara dalam menjamin keamanan di ruang siber dinilai belum cukup karena berbagai alasan seperti lemahnya pengetahuan masyarakat tentang keamanan siber, terbatasnya keterlibatan daerah dalam pertahanan siber, ketergantungan pada teknologi impor, dan belum adanya regulasi yang detail untuk pertahanan siber. Indonesia memandang ruang siber sebagai domain baru dimana perang dapat berlangsung, sekaligus sebagai ruang pertukaran informasi. Untuk mencapai tujuan stabilitas keamanan siber nasional menuju kedaulatan siber Indonesia, terdapat beberapa strategi pertahanan gerilya siber untuk menghadapi ancaman perang siber, antara lain dengan melibatkan berbagai sumber daya seperti aparat keamanan siber pemerintah, komunitas siber, komunitas hacker, dan pelaku industri. Selanjutnya, perlu adanya peningkatan pengembangan wilayah siber berdasarkan sektor dan batas negara, serta peningkatan produksi teknologi keamanan siber yang mandiri. Selain itu, peraturan terperinci untuk pertahanan siber perlu dikembangkan sebagai sumber lain untuk pengelolaan pertahanan siber.
650 4 $a Pertahanan Siber -- Sishankamrata -- Peperangan Asimetris -- Gerilya Siber -- Perang Siber -- Komunitas Hacker
700 0 # $a Ahmad G Dohamid
700 0 # $a DAVID YACOBUS
700 0 # $a Fauzia Gustarina Cempaka Timur
700 0 # $a Khaerudin
700 0 # $a Rudy Sutanto
Content Unduh katalog