Judul PERAN PEMERINTAH KOTA MAKASSAR DALAM PENANGANAN KONFLIK ANTAR KELOMPOK MAHASISWA GUNA MENDUKUNG KEAMANAN NASIONAL
Pengarang Thania Novita Damayanti Hutagol
Yulian Azhari
Djayeng Tirto
Bambang Wahyudi
I Gede Sumertha
bayu setiawan
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2023
Subjek Keamanan Nasional -- Konflik -- Damai dan Resolusi Konflik -- Peran
Catatan Konflik antar kelompok mahasiswa umumnya mengedepankan kekerasan berupa perkelahian antar kelompok. Konflik ini terjadi tak terbatas di lingkungan kampus saja. Beberapa konflik yang terjadi di tempat umum menjadi ancaman keamanan bagi masyarakat setempat. Sehingga, konflik ini mendorong penanganan yang tidak hanya penanganan dari perguruan tinggi semata, tapi juga Pemerintah Kota Makassar. Permasalahan penelitian yaitu tentang bagaimana Pemerintah Kota Makassar berperan dalam penanganan konflik antar kelompok mahasiswa yang berdampak pada keamanan nasional, khususnya di Kota Makassar. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis dinamika konflik dan peran Pemerintah Kota Makassar dalam penanganan konflik antar kelompok mahasiswa, khususnya Mahasiswa Luwu dan Bone. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teori yang digunakan adalah teori peran, teori konflik, teori stereotip dan prasangka, penanganan konflik, teori implementasi kebijakan publik, dan konsep keamanan nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika konflik antar kelompok mahasiswa organisasi daerah Luwu dan Bone tahun 2021 dijabarkan dalam beberapa komponen. Konflik ini dilatarbelakangi oleh masalah personal. Adanya solidaritas kelompok dan ego kedaerahan yang kuat membuat mudahnya konflik berkembang menjadi konflik antar kelompok. Adapun peran Pemerintah Kota Makassar dalam hal ini Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Makassar dalam penanganan konflik, yaitu peran edukator dalam pemberdayaan masyarakat, peran fasilitasi dalam penanganan konflik, dan peran supervisi dalam deteksi dini. Secara khusus, dalam penanganan konflik antar kelompok mahasiswa organisasi daerah Luwu dan Bone tahun 2021, terdapat 3 (tiga) upaya perdamaian yang dilakukan. Pertama, peran kepolisian dalam peacekeeping atau penghentian konflik. Kedua, peran Pemerintah Kota Makassar dalam peacemaking berupa mediasi. Ketiga, peran Pemerintah Kota Makassar dalam peacebuilding berupa upaya penanaman nilai positif pada mahasiswa yang menghindarkan dari kecenderungan dan kesempatan untuk berkonflik.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 ac4c17f2f3410ab1372da604e6c066ee.pdf ac4c17f2f3410ab1372da604e6c066ee.pdf pdf Baca
2 dd6c181b9cc635a7195ef8812282265f.pdf dd6c181b9cc635a7195ef8812282265f.pdf pdf Baca
3 ce223552ff811c2a8c5c036b32c3ffc4.pdf ce223552ff811c2a8c5c036b32c3ffc4.pdf pdf Baca
4 12e05dcffb936d23a236fa1d94ec48bf.pdf 12e05dcffb936d23a236fa1d94ec48bf.pdf pdf Baca
5 4fd1fe83aee861e9d77ca35c1b7c0db5.pdf 4fd1fe83aee861e9d77ca35c1b7c0db5.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000002793
005 20260213081008
008 260213################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225002793
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a Thania Novita Damayanti Hutagol
245 1 # $a PERAN PEMERINTAH KOTA MAKASSAR DALAM PENANGANAN KONFLIK ANTAR KELOMPOK MAHASISWA GUNA MENDUKUNG KEAMANAN NASIONAL
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2023
500 # # $a Konflik antar kelompok mahasiswa umumnya mengedepankan kekerasan berupa perkelahian antar kelompok. Konflik ini terjadi tak terbatas di lingkungan kampus saja. Beberapa konflik yang terjadi di tempat umum menjadi ancaman keamanan bagi masyarakat setempat. Sehingga, konflik ini mendorong penanganan yang tidak hanya penanganan dari perguruan tinggi semata, tapi juga Pemerintah Kota Makassar. Permasalahan penelitian yaitu tentang bagaimana Pemerintah Kota Makassar berperan dalam penanganan konflik antar kelompok mahasiswa yang berdampak pada keamanan nasional, khususnya di Kota Makassar. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis dinamika konflik dan peran Pemerintah Kota Makassar dalam penanganan konflik antar kelompok mahasiswa, khususnya Mahasiswa Luwu dan Bone. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teori yang digunakan adalah teori peran, teori konflik, teori stereotip dan prasangka, penanganan konflik, teori implementasi kebijakan publik, dan konsep keamanan nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika konflik antar kelompok mahasiswa organisasi daerah Luwu dan Bone tahun 2021 dijabarkan dalam beberapa komponen. Konflik ini dilatarbelakangi oleh masalah personal. Adanya solidaritas kelompok dan ego kedaerahan yang kuat membuat mudahnya konflik berkembang menjadi konflik antar kelompok. Adapun peran Pemerintah Kota Makassar dalam hal ini Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Makassar dalam penanganan konflik, yaitu peran edukator dalam pemberdayaan masyarakat, peran fasilitasi dalam penanganan konflik, dan peran supervisi dalam deteksi dini. Secara khusus, dalam penanganan konflik antar kelompok mahasiswa organisasi daerah Luwu dan Bone tahun 2021, terdapat 3 (tiga) upaya perdamaian yang dilakukan. Pertama, peran kepolisian dalam peacekeeping atau penghentian konflik. Kedua, peran Pemerintah Kota Makassar dalam peacemaking berupa mediasi. Ketiga, peran Pemerintah Kota Makassar dalam peacebuilding berupa upaya penanaman nilai positif pada mahasiswa yang menghindarkan dari kecenderungan dan kesempatan untuk berkonflik.
650 4 $a Keamanan Nasional -- Konflik -- Damai dan Resolusi Konflik -- Peran
700 0 # $a Bambang Wahyudi
700 0 # $a bayu setiawan
700 0 # $a Djayeng Tirto
700 0 # $a I Gede Sumertha
700 0 # $a Yulian Azhari
Content Unduh katalog