| Judul | MANAJEMEN KESIAPAN KOGABWILHAN III DALAM MENGHADAPIANCAMAN URBAN WARFARE DI PAPUA GUNA MENJAGA STABILITAS PERTAHANAN HIBRIDA |
| Pengarang | DYAH TRIBUWANA TUNGGA DEWI Susilo Adi Purwantoro Pujo Widodo Sulistiyanto Resmanto Widodo Putro Agus Sudarya |
| Penerbitan | Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2023 |
| Subjek | Manajemen -- Manajemen Pertahanan -- Perang Kota -- Pertahanan Hibrida |
| Catatan | Pecahnya Urban Warfare di Rusia dan Ukraina menjadi sorotan, bahwa setiap negara harus siap menghadapi tantangan global. Melihat kondisi ancaman dalam skala regional dan global, Kogabwilhan hadir untuk memudahkan koordinasi tiga matra di daerah ketika ada perkembangan situasi konflik, sehingga reaksi dan integrasi antar satuan matra akan lebih efektif dan efisien. Penekanan kesiapan dan pengelolaan harus ditelusuri dari berbagai aspek untuk dapat menemukan trouble spot ancaman baik actual maupun potensial. Penelusuran penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif yang mana melihat dan menggambarkan kesiapan, dan pengelolaan yang dilakukan Kogabwilhan III sebagai urgensitas dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis, maka terdapat tiga rumusan utama, Manajemen pertahanan menjaga stabilitas pertahanan hibrida dan manajemen kesiapan dalam menghadapi ancaman urban warfare.Terdapat kombinasi antara ancaman militer dan nonmiliter di Papua yang pada akhirnya membawa pada ancaman multidimensional. Dalam menghadapi ancaman dan menjaga stabilitas Pertahanan Hibrida Kogabwilhan III mengadakan operasi intelejen, operasi informasi dan operasi teritorial, dalam fungsi manajemen. Dalam aspek kesiapan menghadapi urban warfare. Secara Komponen dapat dikatakan siap namun perlu menjadikan konsep urban warfare adalah yang harus diketahui setiap prajurit. Agar selalu dalam kondisi siap, apabila terjadi perang yang mengancam stabilitas pertahanan negara. Dalam menjaga stabilitas pertahanan hibrida, operasi teritorial direkomendasikan, guna menetralisir pengaruh radikal kelompok teroris berkarakter separatis di Papua, dengan didukung oleh operasi informasi, operasi intelejen dan operasi tempur. |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini.
Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
| No | Nama File | Nama File Format Flash | Format | Aksi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 39823649457a52676c64282b3c7754d6.pdf | 39823649457a52676c64282b3c7754d6.pdf | Baca | |
| 2 | 32d6342b77816c6f39189956ec514f9a.pdf | 32d6342b77816c6f39189956ec514f9a.pdf | Baca | |
| 3 | db61c81f50a006606f65368ceaf7eff6.pdf | db61c81f50a006606f65368ceaf7eff6.pdf | Baca | |
| 4 | 6fda1b47f04db5ef7b6adf767f6bc77a.pdf | 6fda1b47f04db5ef7b6adf767f6bc77a.pdf | Baca | |
| 5 | 33f82e9a105018772515971dd933d85e.pdf | 33f82e9a105018772515971dd933d85e.pdf | Baca |
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
| No | No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan | Aksi |
|---|
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000002815 | ||
| 005 | 20260212025049 | ||
| 008 | 260212################|##########|#|## | ||
| 035 | # | # | $a 0010-1225002815 |
| 041 | $a id | ||
| 082 | # | # | $a NONE |
| 100 | 0 | # | $a DYAH TRIBUWANA TUNGGA DEWI |
| 245 | 1 | # | $a MANAJEMEN KESIAPAN KOGABWILHAN III DALAM MENGHADAPIANCAMAN URBAN WARFARE DI PAPUA GUNA MENJAGA STABILITAS PERTAHANAN HIBRIDA |
| 260 | # | # | $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2023 |
| 500 | # | # | $a Pecahnya Urban Warfare di Rusia dan Ukraina menjadi sorotan, bahwa setiap negara harus siap menghadapi tantangan global. Melihat kondisi ancaman dalam skala regional dan global, Kogabwilhan hadir untuk memudahkan koordinasi tiga matra di daerah ketika ada perkembangan situasi konflik, sehingga reaksi dan integrasi antar satuan matra akan lebih efektif dan efisien. Penekanan kesiapan dan pengelolaan harus ditelusuri dari berbagai aspek untuk dapat menemukan trouble spot ancaman baik actual maupun potensial. Penelusuran penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif yang mana melihat dan menggambarkan kesiapan, dan pengelolaan yang dilakukan Kogabwilhan III sebagai urgensitas dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis, maka terdapat tiga rumusan utama, Manajemen pertahanan menjaga stabilitas pertahanan hibrida dan manajemen kesiapan dalam menghadapi ancaman urban warfare.Terdapat kombinasi antara ancaman militer dan nonmiliter di Papua yang pada akhirnya membawa pada ancaman multidimensional. Dalam menghadapi ancaman dan menjaga stabilitas Pertahanan Hibrida Kogabwilhan III mengadakan operasi intelejen, operasi informasi dan operasi teritorial, dalam fungsi manajemen. Dalam aspek kesiapan menghadapi urban warfare. Secara Komponen dapat dikatakan siap namun perlu menjadikan konsep urban warfare adalah yang harus diketahui setiap prajurit. Agar selalu dalam kondisi siap, apabila terjadi perang yang mengancam stabilitas pertahanan negara. Dalam menjaga stabilitas pertahanan hibrida, operasi teritorial direkomendasikan, guna menetralisir pengaruh radikal kelompok teroris berkarakter separatis di Papua, dengan didukung oleh operasi informasi, operasi intelejen dan operasi tempur. |
| 650 | 4 | $a Manajemen -- Manajemen Pertahanan -- Perang Kota -- Pertahanan Hibrida | |
| 700 | 0 | # | $a Agus Sudarya |
| 700 | 0 | # | $a Pujo Widodo |
| 700 | 0 | # | $a Resmanto Widodo Putro |
| 700 | 0 | # | $a Sulistiyanto |
| 700 | 0 | # | $a Susilo Adi Purwantoro |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :