Judul STRATEGI KOLABORASI PEMBANGUNAN KETAHANAN PANGAN PROVINSI SUMATERA BARAT DALAM MENDUKUNG PERTAHANAN NEGARA
Pengarang MUHAMMAD YUSUF SAFARDAN
Sulistiyanto
S. Pantja Djati
George Royke Deksino
R.A. Nora Lelyana
Agus Winarna
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2023
Subjek Ketahanan Pangan -- Manajemen Pertahanan -- Kolaborasi Pentahelix -- Provinsi Sumatera Barat
Catatan Pembangunan pertahanan nirmiliter bertujuan untuk mengantisipasi ancaman non militer. Perang antara Rusia dan Ukraina menimbulkan beberapa ancaman potensial dan salah satunya adalah krisis pangan. Provinsi Sumatera Barat merupakan salah satu provinsi sentra produksi pangan komoditas beras di Indonesia sehingga diharapkan dapat menjawab ancaman krisis pangan global melalui program pembangunan ketahanan pangan. Stakeholders dalam kolaborasi pentahelix yang terdiri dari sektor pemerintah, bisnis, akademisi, komunitas dan media telah memberikan kontribusi dalam pembangunan ketahanan pangan. Sehingga berdasarkan latar belakang tersebut penelitian ini untuk menganalisis strategi kolaborasi pembangunan ketahanan pangan provinsi Sumatera Barat dalam mendukung pertahanan negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif analitis kualitatif dan dianalisa berdasarkan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Provinsi Sumatera Barat masih dalam kategori daerah dengan ketahanan pangan yang baik dengan menduduki peringkat 8 nasional. (2) Masih terdapat beberapa hambatan pelaksanaan pembangunan ketahanan pangan di Provinsi Sumatera Barat. (3) Kolaborasi pentahelix menjadi strategi yang baik untuk membentuk pembangunan ketahanan pangan provinsi Sumatera Barat. Maka daripada itu kolaborasi antar stakeholders di provinsi Sumatera Barat perlu diperkuat untuk mengatasi hambatan dalam pembangunan ketahanan pangan agar mampu mendukung pertahanan negara.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 7007b3005272027123aeb155ee6d711f.pdf 7007b3005272027123aeb155ee6d711f.pdf pdf Baca
2 19a89650f7111165ef44f1086646d982.pdf 19a89650f7111165ef44f1086646d982.pdf pdf Baca
3 eaa9cb26522a89a55768246470ccd8c6.pdf eaa9cb26522a89a55768246470ccd8c6.pdf pdf Baca
4 e897e1567df3ee49d0078aaa29fa7e1b.pdf e897e1567df3ee49d0078aaa29fa7e1b.pdf pdf Baca
5 8722711ff731c2ebac389582563bfbf4.pdf 8722711ff731c2ebac389582563bfbf4.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000002826
005 20260212025351
008 260212################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225002826
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a MUHAMMAD YUSUF SAFARDAN
245 1 # $a STRATEGI KOLABORASI PEMBANGUNAN KETAHANAN PANGAN PROVINSI SUMATERA BARAT DALAM MENDUKUNG PERTAHANAN NEGARA
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2023
500 # # $a Pembangunan pertahanan nirmiliter bertujuan untuk mengantisipasi ancaman non militer. Perang antara Rusia dan Ukraina menimbulkan beberapa ancaman potensial dan salah satunya adalah krisis pangan. Provinsi Sumatera Barat merupakan salah satu provinsi sentra produksi pangan komoditas beras di Indonesia sehingga diharapkan dapat menjawab ancaman krisis pangan global melalui program pembangunan ketahanan pangan. Stakeholders dalam kolaborasi pentahelix yang terdiri dari sektor pemerintah, bisnis, akademisi, komunitas dan media telah memberikan kontribusi dalam pembangunan ketahanan pangan. Sehingga berdasarkan latar belakang tersebut penelitian ini untuk menganalisis strategi kolaborasi pembangunan ketahanan pangan provinsi Sumatera Barat dalam mendukung pertahanan negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif analitis kualitatif dan dianalisa berdasarkan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Provinsi Sumatera Barat masih dalam kategori daerah dengan ketahanan pangan yang baik dengan menduduki peringkat 8 nasional. (2) Masih terdapat beberapa hambatan pelaksanaan pembangunan ketahanan pangan di Provinsi Sumatera Barat. (3) Kolaborasi pentahelix menjadi strategi yang baik untuk membentuk pembangunan ketahanan pangan provinsi Sumatera Barat. Maka daripada itu kolaborasi antar stakeholders di provinsi Sumatera Barat perlu diperkuat untuk mengatasi hambatan dalam pembangunan ketahanan pangan agar mampu mendukung pertahanan negara.
650 4 $a Ketahanan Pangan -- Manajemen Pertahanan -- Kolaborasi Pentahelix -- Provinsi Sumatera Barat
700 0 # $a Agus Winarna
700 0 # $a George Royke Deksino
700 0 # $a R.A. Nora Lelyana
700 0 # $a S. Pantja Djati
700 0 # $a Sulistiyanto
Content Unduh katalog