Judul STRATEGI PENANGANAN KONFLIK PERBATASAN RIRDTL GUNA RESOLUSI DAMAI DI HAUMENI ANA DALAM RANGKA KEAMANAN NASIONAL
Pengarang Armita Arvianti
EKO G. SAMUDRO
Arifuddin Uksan
Eri R. Hidayat
Syamsunasir
bayu setiawan
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2024
Subjek Keamanan Nasional -- Strategi -- Konflik Perbatasan -- Unsurveyed Segment -- Haumeni Ana
Catatan Batas Negara Republik Indonesia dengan Republik Demokratik Timor Leste memiliki 2 permasalahan penegasan batas yaitu Unresolved Segment dan Unsurveyed Segment. Desa Haumeni Ana yang terletak di Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu titik Unsurveyed Segment. Penegasan batas wilayah ini sesuai dengan Provisional Agreement tahun 2005 yang berlandaskan Traktat 1904 dan keputusan Permanent Court of Arbitration (PCA) 1914. Namun, masyarakat Haumeni Ana menolak penegasan ini, menganggapnya sebagai produk penjajah dan bertentangan dengan kesepakatan adat yang lebih dahulu menetapkan batas wilayah Haumeni Ana dan Passabe (Distrik Oecusse-RDTL). Tujuan penelitian ini menganalisis strategi dan peran Pemerintah dalam menangani konflik di Desa Haumeni Ana pada konteks Unsurveyed Segment. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara terhadap 8 informan yang terdiri dari pejabat Kementerian Dalam Negeri, BNPP,TNI, Pemerintah Daerah Kab. TTU, dan Masyarakat Desa Haumeni Ana, melakukan observasi lapangan serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akar masalah dari konflik ini terjadi karena ketidakcocokan antara pengakuan hukum internasional dan praktik adat lokal dalam penentuan batas negara. Maka dapat disimpulkan bahwa perlunya pemerintah berperan sebagai mediator inklusif yang mempertimbangkan aspek hukum, sosial, budaya, dan ekonomi serta melakukan strategi penyelesaian konflik yang mencakup keseimbangan antara kepatuhan internasional dan perlindungan hak-hak lokal, dengan penekanan pada dialog, pengakuan hak ulayat, dan kompensasi komprehensif.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 ad07a5b57a5e1815d21628726d355e41.pdf ad07a5b57a5e1815d21628726d355e41.pdf pdf Baca
2 d539ab85fea1c8cb26ef6a266c9519eb.pdf d539ab85fea1c8cb26ef6a266c9519eb.pdf pdf Baca
3 2d0822e5414945ec5bdcc5857e501d71.pdf 2d0822e5414945ec5bdcc5857e501d71.pdf pdf Baca
4 064b77e8305956005091e4e31fb9d508.pdf 064b77e8305956005091e4e31fb9d508.pdf pdf Baca
5 d60b2e36f08d599c6e690af66bbf2a25.pdf d60b2e36f08d599c6e690af66bbf2a25.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000002978
005 20260212112652
008 260212################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225002978
041 $a id
082 # # $a NONE
090 $a T.33.24.005
100 0 # $a Armita Arvianti
245 1 # $a STRATEGI PENANGANAN KONFLIK PERBATASAN RIRDTL GUNA RESOLUSI DAMAI DI HAUMENI ANA DALAM RANGKA KEAMANAN NASIONAL
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2024
500 # # $a Batas Negara Republik Indonesia dengan Republik Demokratik Timor Leste memiliki 2 permasalahan penegasan batas yaitu Unresolved Segment dan Unsurveyed Segment. Desa Haumeni Ana yang terletak di Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu titik Unsurveyed Segment. Penegasan batas wilayah ini sesuai dengan Provisional Agreement tahun 2005 yang berlandaskan Traktat 1904 dan keputusan Permanent Court of Arbitration (PCA) 1914. Namun, masyarakat Haumeni Ana menolak penegasan ini, menganggapnya sebagai produk penjajah dan bertentangan dengan kesepakatan adat yang lebih dahulu menetapkan batas wilayah Haumeni Ana dan Passabe (Distrik Oecusse-RDTL). Tujuan penelitian ini menganalisis strategi dan peran Pemerintah dalam menangani konflik di Desa Haumeni Ana pada konteks Unsurveyed Segment. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara terhadap 8 informan yang terdiri dari pejabat Kementerian Dalam Negeri, BNPP,TNI, Pemerintah Daerah Kab. TTU, dan Masyarakat Desa Haumeni Ana, melakukan observasi lapangan serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akar masalah dari konflik ini terjadi karena ketidakcocokan antara pengakuan hukum internasional dan praktik adat lokal dalam penentuan batas negara. Maka dapat disimpulkan bahwa perlunya pemerintah berperan sebagai mediator inklusif yang mempertimbangkan aspek hukum, sosial, budaya, dan ekonomi serta melakukan strategi penyelesaian konflik yang mencakup keseimbangan antara kepatuhan internasional dan perlindungan hak-hak lokal, dengan penekanan pada dialog, pengakuan hak ulayat, dan kompensasi komprehensif.
650 4 $a Keamanan Nasional -- Strategi -- Konflik Perbatasan -- Unsurveyed Segment -- Haumeni Ana
700 0 # $a Arifuddin Uksan
700 0 # $a bayu setiawan
700 0 # $a EKO G. SAMUDRO
700 0 # $a Eri R. Hidayat
700 0 # $a Syamsunasir
Content Unduh katalog