| Judul | KEBIJAKAN PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA DALAM MENANGGULANGI POTENSI ANCAMAN MARITIME VIOLENCE DI SELAT MALAKA |
| Pengarang | PRISKA BUNGARAN PATANDIANAN Pujo Widodo Panji Suwarno Achmed Sukendro Bayu Asih Yulianto Abdul Rivai Ras |
| Penerbitan | Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2024 |
| Subjek | Selat Malaka -- Keamanan Maritim -- Kebijakan Pertahanan -- Kerjasama Bilateral -- Kekerasan Maritim |
| Catatan | Selat Malaka merupakan jalur maritim strategis yang menghubungkan Samudra Hindia dengan Laut China Selatan, dan merupakan salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia. Namun, keberadaan Selat Malaka juga menghadirkan potensi ancaman keamanan, terutama dalam bentuk Maritime Violence. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ancaman potensi maritime violence, menganalisis implementasi penanggulangan potensi maritime violence, dan menganalisis kebijakan pertahanan Republik Indonesia di Selat Malaka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan melaksanakan wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa patroli bersama, peningkatan kerjasama regional dan internasional, peningkatan kapabilitas militer, serta penguatan peraturan dan regulasi terkait keamanan maritim memiliki peran vital dalam kebijakan pertahanan Republik Indonesia di Selat Malaka. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan yang dihadapi oleh pemerintah Indonesia dalam implementasi kebijakan pertahanan di Selat Malaka yang meliputi keterbatasan sumber daya, koordinasi antar lembaga yang masih perlu ditingkatkan, serta kompleksitas dinamika keamanan regional. Dalam menghadapi tantangan ini, penelitian merekomendasikan beberapa langkah yang dapat diambil oleh pemerintah Indonesia. Langkah-langkah tersebut meliputi peningkatan kerjasama regional dan internasional dalam menangani ancaman Maritime Violence, peningkatan kapasitas maritim melalui investasi dalam pengembangan teknologi dan personel, serta peningkatan koordinasi antar lembaga dan pemangku kepentingan terkait kebijakan pertahanan di Selat Malaka. |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini.
Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
| No | Nama File | Nama File Format Flash | Format | Aksi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | f9a5e3a1d0963befa8267038f19b0317.pdf | f9a5e3a1d0963befa8267038f19b0317.pdf | Baca | |
| 2 | a4ae699cfa60f608ac41879fd4f2e78e.pdf | a4ae699cfa60f608ac41879fd4f2e78e.pdf | Baca | |
| 3 | dd289aed15e57dffb657699ec1d741d2.pdf | dd289aed15e57dffb657699ec1d741d2.pdf | Baca | |
| 4 | c6a3fd8f059aa1945dd3b43520693fb7.pdf | c6a3fd8f059aa1945dd3b43520693fb7.pdf | Baca | |
| 5 | 683397b2140e3edba89e6c2ac333a83c.pdf | 683397b2140e3edba89e6c2ac333a83c.pdf | Baca |
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
| No | No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan | Aksi |
|---|
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000003080 | ||
| 005 | 20260212104847 | ||
| 008 | 260212################|##########|#|## | ||
| 035 | # | # | $a 0010-1225003080 |
| 041 | $a id | ||
| 082 | # | # | $a NONE |
| 100 | 0 | # | $a PRISKA BUNGARAN PATANDIANAN |
| 245 | 1 | # | $a KEBIJAKAN PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA DALAM MENANGGULANGI POTENSI ANCAMAN MARITIME VIOLENCE DI SELAT MALAKA |
| 260 | # | # | $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2024 |
| 500 | # | # | $a Selat Malaka merupakan jalur maritim strategis yang menghubungkan Samudra Hindia dengan Laut China Selatan, dan merupakan salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia. Namun, keberadaan Selat Malaka juga menghadirkan potensi ancaman keamanan, terutama dalam bentuk Maritime Violence. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ancaman potensi maritime violence, menganalisis implementasi penanggulangan potensi maritime violence, dan menganalisis kebijakan pertahanan Republik Indonesia di Selat Malaka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan melaksanakan wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa patroli bersama, peningkatan kerjasama regional dan internasional, peningkatan kapabilitas militer, serta penguatan peraturan dan regulasi terkait keamanan maritim memiliki peran vital dalam kebijakan pertahanan Republik Indonesia di Selat Malaka. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan yang dihadapi oleh pemerintah Indonesia dalam implementasi kebijakan pertahanan di Selat Malaka yang meliputi keterbatasan sumber daya, koordinasi antar lembaga yang masih perlu ditingkatkan, serta kompleksitas dinamika keamanan regional. Dalam menghadapi tantangan ini, penelitian merekomendasikan beberapa langkah yang dapat diambil oleh pemerintah Indonesia. Langkah-langkah tersebut meliputi peningkatan kerjasama regional dan internasional dalam menangani ancaman Maritime Violence, peningkatan kapasitas maritim melalui investasi dalam pengembangan teknologi dan personel, serta peningkatan koordinasi antar lembaga dan pemangku kepentingan terkait kebijakan pertahanan di Selat Malaka. |
| 650 | 4 | $a Selat Malaka -- Keamanan Maritim -- Kebijakan Pertahanan -- Kerjasama Bilateral -- Kekerasan Maritim | |
| 700 | 0 | # | $a Abdul Rivai Ras |
| 700 | 0 | # | $a Achmed Sukendro |
| 700 | 0 | # | $a Bayu Asih Yulianto |
| 700 | 0 | # | $a Panji Suwarno |
| 700 | 0 | # | $a Pujo Widodo |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :