| Judul | SEA POWER INDONESIA DI ERA INDO PASIFIK : Edisi Revisi Jilid II |
| Pengarang | Admiral Marsetio (RET) Prof. DR. RAJAB RITONGA M.SI |
| EDISI | Revisi Jilid II |
| Penerbitan | Sentul, Bogor Unhan RI Press 2024 |
| Deskripsi Fisik | xx + 201 hlm, 15,5 cm + 23 cm |
| ISBN | 978-623-5885-80-3 |
| Subjek | Pertahanan Nasional -- Keamanan Maritim Indonesia |
| Catatan | Kawasan Indo Pasifik merupakan wilayah yang sangat luas dan strategis. mencakup perairan Samudera Hindia, Samudera Pasifik, daratan Asia, Asia Tenggara, Benua Australia hingga Amerika Serikat dan Kanada. Negara- negara di kawasan itu merupakan negara maju dengan kemampuan ekonomi yang signifikan, seperti: Jepang, China, Korea Selatan, Singapura Indonesia, India, Australia, Amerika Serikat, Kanada. Begitu juga kekuatan militernya, rata-rata menempati urutan papan atas. Letaknya yang stra- tegis karena menjadi jalur perdagangan internasional, lebih dari 32,2 juta barel minyak mentah melewati perairan Indo Pasisfik setiap tahun, dan hampir 40 persen ekspor global berasal dari Indo Pasifik, membuat kawasan itu menjadi ajang perebutan pengaruh negara-negara besar. Dalam kaitan itu, Indonesia sebagai negara kepulauan di Kawasan Indo Pasifik dengan sendirinya memerlukan kemampuan pengendalian laut (sea power) yang mumpuni sebagai suatu bangsa maritim. Sea power tidak hanya armada kapal perang, ataupun armada niaga, tetapi juga men- cakup segala potensi kekuatan nasional yang menggunakan laut sebagai wahananya. Sea power bagi bangsa Indonesia merupakan sudut pandang dalam membangun kekuatan maritim guna menghadapi ancaman, tantangan, gangguan, dan hambatan untuk melangkah menjadi bangsa bahari yang besar. Sea power secara umum diartikan sebagai negara dengan kekuatan laut yang memadai dan proporsional. Sea power juga bermakna kemampuan suatu negara dalam menggunakan dan mengen- dalikan laut (sea control), serta mencegah lawan menggunakannya (sea denial), karena itu pengendalian laut sangat terkait dengan sea power yang dimiliki oleh suatu bangsa. Laut bagi bangsa Indonesia memiliki fungsi yang sangat strategis dan penting guna menopang kelangsungan hidup bangsa. Laut adalah alat pemersatu bangsa, media sumber daya, media perhubungan, media pengembangan pengetahuan dan teknologi, media pembangunan pengaruh dan sebagai media pertahanan negara. Dalam kaitan itu, Sea Power Indonesia menjadi penting dalam menjalankan peran diplomasi di kancah geopolitik dan geostrategi Indo Pasifik. |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini.
Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
| No | Nama File | Nama File Format Flash | Format | Aksi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 279f359be8d1f40e389275a9109a76a4.pdf | 279f359be8d1f40e389275a9109a76a4.pdf | Baca |
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
| No | No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan | Aksi |
|---|
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000003241 | ||
| 005 | 20251212104125 | ||
| 008 | 251212||||||||| | ||| |||| || | | ||
| 020 | $a 978-623-5885-80-3 | ||
| 035 | 0010-1225003241 | ||
| 041 | $a id | ||
| 082 | 0 | $a NONE | |
| 100 | 0 | $a Admiral Marsetio (RET) | |
| 245 | 0 | 0 | $a SEA POWER INDONESIA DI ERA INDO PASIFIK : Edisi Revisi Jilid II |
| 250 | $a Revisi Jilid II | ||
| 260 | $a Sentul, Bogor $b Unhan RI Press $c 2024 | ||
| 300 | $a xx + 201 hlm, 15,5 cm + 23 cm | ||
| 500 | $a Kawasan Indo Pasifik merupakan wilayah yang sangat luas dan strategis. mencakup perairan Samudera Hindia, Samudera Pasifik, daratan Asia, Asia Tenggara, Benua Australia hingga Amerika Serikat dan Kanada. Negara- negara di kawasan itu merupakan negara maju dengan kemampuan ekonomi yang signifikan, seperti: Jepang, China, Korea Selatan, Singapura Indonesia, India, Australia, Amerika Serikat, Kanada. Begitu juga kekuatan militernya, rata-rata menempati urutan papan atas. Letaknya yang stra- tegis karena menjadi jalur perdagangan internasional, lebih dari 32,2 juta barel minyak mentah melewati perairan Indo Pasisfik setiap tahun, dan hampir 40 persen ekspor global berasal dari Indo Pasifik, membuat kawasan itu menjadi ajang perebutan pengaruh negara-negara besar. Dalam kaitan itu, Indonesia sebagai negara kepulauan di Kawasan Indo Pasifik dengan sendirinya memerlukan kemampuan pengendalian laut (sea power) yang mumpuni sebagai suatu bangsa maritim. Sea power tidak hanya armada kapal perang, ataupun armada niaga, tetapi juga men- cakup segala potensi kekuatan nasional yang menggunakan laut sebagai wahananya. Sea power bagi bangsa Indonesia merupakan sudut pandang dalam membangun kekuatan maritim guna menghadapi ancaman, tantangan, gangguan, dan hambatan untuk melangkah menjadi bangsa bahari yang besar. Sea power secara umum diartikan sebagai negara dengan kekuatan laut yang memadai dan proporsional. Sea power juga bermakna kemampuan suatu negara dalam menggunakan dan mengen- dalikan laut (sea control), serta mencegah lawan menggunakannya (sea denial), karena itu pengendalian laut sangat terkait dengan sea power yang dimiliki oleh suatu bangsa. Laut bagi bangsa Indonesia memiliki fungsi yang sangat strategis dan penting guna menopang kelangsungan hidup bangsa. Laut adalah alat pemersatu bangsa, media sumber daya, media perhubungan, media pengembangan pengetahuan dan teknologi, media pembangunan pengaruh dan sebagai media pertahanan negara. Dalam kaitan itu, Sea Power Indonesia menjadi penting dalam menjalankan peran diplomasi di kancah geopolitik dan geostrategi Indo Pasifik. | ||
| 650 | 0 | $a Pertahanan Nasional -- Keamanan Maritim Indonesia | |
| 700 | 0 | $a Prof. DR. RAJAB RITONGA M.SI |
Content Unduh katalog