Judul HUBUNGAN ANTARA TINGKAT AKTIVITAS FISIK DENGAN HASIL TES SPIROMETRI PADA KADET MAHASISWA S1 UNIVERSITAS PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA
Pengarang SHABRINA LATHIFATUNNISSA RAIS
Grace Joselini Corlesa
Ardhestiro Harnindyo Putro
Satria Pratama
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2024
Subjek Kedokteran -- Aktivitas Fisik -- Spirometri -- Fungsi Paru
Catatan Kemajuan teknologi dan perubahan yang terjadi di masyarakat cenderung mengurangi tren melakukan aktivitas fisik sesuai dengan rekomendasi, sementara itu diketahui bahwa aktivitas fisik yang cukup akan memberikan efek positif bagi tubuh, salah satunya adalah organ paru. Penelitian sebelumnya telah menemukan adanya pengaruh aktivitas fisik terhadap fungsi paru pada komunitas atlet dan mahasiswa. Penelitian sebelumnya memiliki kesamaan dari subjek yang cenderung memiliki tingkat aktivitas fisik yang sama dan terprogram. Penelitian ini menggunakan data yang diambil dari kadet mahasiswa yang merupakan subjek penelitian yang berada di institusi yang menuntut tingginya aktivitas fisik dan dibandingkan dengan hasil tes spirometri. Analisis data penelitian menggunakan uji t-test tidak berpasangan dan uji Mann-Whitney. Hasil dari penelitian adalah tidak ditemukannya perbedaan bermakna antara rerata kedua variabel, yaitu tingkat aktivitas fisik dan hasil tes spirometri FEV1, FVC, dan FEV1/FVC (p>0,05). Hasil temuan ini mengindikasikan bahwa tingkat aktivitas fisik kurang bisa diukur menggunakan spirometri melainkan harus menyertakan variabel lain. Selain itu, aktivitas fisik kadet mahasiswa lebih tinggi dibandingkan penelitian terdahulu pada subjek serupa, sehingga menunjukkan bahwa kegiatan fisik kadet mahasiswa sudah di atas rata-rata mahasiswa pada umumnya. Disarankan pada penelitian selanjutnya untuk kembali membahas tentang tingkat aktivitas fisik dan fungsi paru karena masih sedikit literatur yang ditemukan untuk populasi yang serupa.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 4045a7665f1cf8a6c964aa88de4ae469.pdf 4045a7665f1cf8a6c964aa88de4ae469.pdf pdf Baca
2 ae4e44c7661e1c25c0c05414ba60d0e4.pdf ae4e44c7661e1c25c0c05414ba60d0e4.pdf pdf Baca
3 47fac751afffdbb3952aa2a30d39417f.pdf 47fac751afffdbb3952aa2a30d39417f.pdf pdf Baca
4 cd2904b8758e83330814e62e26b72658.pdf cd2904b8758e83330814e62e26b72658.pdf pdf Baca
5 3e134975c690c63c9caabdc4db449083.pdf 3e134975c690c63c9caabdc4db449083.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000003255
005 20260211020755
008 260211################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225003255
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a SHABRINA LATHIFATUNNISSA RAIS
245 1 # $a HUBUNGAN ANTARA TINGKAT AKTIVITAS FISIK DENGAN HASIL TES SPIROMETRI PADA KADET MAHASISWA S1 UNIVERSITAS PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2024
500 # # $a Kemajuan teknologi dan perubahan yang terjadi di masyarakat cenderung mengurangi tren melakukan aktivitas fisik sesuai dengan rekomendasi, sementara itu diketahui bahwa aktivitas fisik yang cukup akan memberikan efek positif bagi tubuh, salah satunya adalah organ paru. Penelitian sebelumnya telah menemukan adanya pengaruh aktivitas fisik terhadap fungsi paru pada komunitas atlet dan mahasiswa. Penelitian sebelumnya memiliki kesamaan dari subjek yang cenderung memiliki tingkat aktivitas fisik yang sama dan terprogram. Penelitian ini menggunakan data yang diambil dari kadet mahasiswa yang merupakan subjek penelitian yang berada di institusi yang menuntut tingginya aktivitas fisik dan dibandingkan dengan hasil tes spirometri. Analisis data penelitian menggunakan uji t-test tidak berpasangan dan uji Mann-Whitney. Hasil dari penelitian adalah tidak ditemukannya perbedaan bermakna antara rerata kedua variabel, yaitu tingkat aktivitas fisik dan hasil tes spirometri FEV1, FVC, dan FEV1/FVC (p>0,05). Hasil temuan ini mengindikasikan bahwa tingkat aktivitas fisik kurang bisa diukur menggunakan spirometri melainkan harus menyertakan variabel lain. Selain itu, aktivitas fisik kadet mahasiswa lebih tinggi dibandingkan penelitian terdahulu pada subjek serupa, sehingga menunjukkan bahwa kegiatan fisik kadet mahasiswa sudah di atas rata-rata mahasiswa pada umumnya. Disarankan pada penelitian selanjutnya untuk kembali membahas tentang tingkat aktivitas fisik dan fungsi paru karena masih sedikit literatur yang ditemukan untuk populasi yang serupa.
650 4 $a Kedokteran -- Aktivitas Fisik -- Spirometri -- Fungsi Paru
700 0 # $a Ardhestiro Harnindyo Putro
700 0 # $a Grace Joselini Corlesa
700 0 # $a Satria Pratama
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE TERHADAP KEJADIAN PENYAKIT KULIT PADA KADET MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN COHORT 3 UNIVERSITAS PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHADAP 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN DENGAN STATUS GIZI ANAK BATITA DI POSYANDU BUNGUR 4 RW 03 KOPASSUS CIJANTUNG PERIODE DESEMBER TAHUN 2023 GAMBARAN KADAR LDL DAN HDL PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RUMAH SAKIT TINGKAT II MOH. RIDWAN MEURAKSA TAHUN 2022 GAMBARAN FAKTOR RISIKO YANG MEMENGARUHI KEJADIAN STROKE PADA ANGGOTA TNI DI RUMAH SAKIT TINGKAT II MOH. RIDWAN MEURAKSA PERIODE 2019-2023 KORELASI KADAR HEMOGLOBIN DENGAN VO2 MAX PADA KADET MAHASISWA PROGRAM STUDI SARJANA KEDOKTERAN UNIVERSITAS PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA Show More