Judul STRATEGI & KEKUATAN LAUT
Pengarang Rudy Sutanto
Penerbitan Sentul, Bogor Unhan RI Press 2024
Deskripsi Fisik vi + 311 hlm., 16 x 23 cm
ISBN 978-623-8681-01-3
Subjek Pertahanan - Strategi -- Kekuatan Laut -- Pertahanan Laut
Catatan Sepanjang sejarah perang penentuan strategi dala m mencapai tujuan militer telah menjadi perdebatan tajam yang tak terelalkuan antara Argkeatan Darat dan Angkatan Laut. Angkatan Darat, meyakini pentingnya kekuatan darat yang besar, cepat, dan mampu menguasai wilayah musuh melalui operasi darat adalah kunci kemenangan jangka panjang Mereka berargumen bahwa kontrol atas daratan bisa memastikan penempatan pasukan secara efekitif, menjam in kelancaran logistik, dan mendirikan pangkalan operasi yang stabl, yang selurchnya krusial untuk keberhasilan kampanye militer Sebaliknya, Angkatan Laut berpegang pada prinsip kekuatan maritim dan dominasi laut sebagai elemen yang tidak kalah penting, Merckea berpendapat bahwa kontrol atas lutan memberikan kcunggulan strategis mclalui blokade ckonomi, perlindungan jalur suplai vital, dan kemampuan untul melancarkan serangan dari arah yang tdak terduga. Alat utama mereka- kapal perang, capal selam, dan kapai induk-memjadi penentu dalam mencapai superioritas maritim dar menelean kckuatan musuh. Perdebatan ini tidak hanya didorong oleh perbedaan doktrin, tetapi juga oleh perkembangan teknologi yang terus berubah. Pengenalan kapal induk dan pesatat terbang telah mengubah dinamika konflik laut secara signifikan, sementara kemajuan dalam kendaraan lapis baja dam artileri farak jauh telah memperkut argumen Angkatan Darat. Meski demikian, sejarah menunjukkan bahwa integrasi antara kekuatan darat dan laut sering kali memjadi penentu keberhasilan dalam kampanye militer besar. Sinergi antara kedua cabang militer ini memungkinkan operasi yang lebih efektif, demgan masing-masing mendukung dan melengiapt kekuatan yang lain, menciptakam stratmgi yang komprehensif dan tangguh dalam menghadapi musuh.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 adf9be3fcb1541da103b1305dc00db2f.pdf adf9be3fcb1541da103b1305dc00db2f.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000003292
005 20251212104130
008 251212||||||||| | ||| |||| || |
020 $a 978-623-8681-01-3
035 0010-1225003292
041 $a id
082 0 $a NONE
100 0 $a Rudy Sutanto
245 0 0 $a STRATEGI & KEKUATAN LAUT
260 $a Sentul, Bogor $b Unhan RI Press $c 2024
300 $a vi + 311 hlm., 16 x 23 cm
500 $a Sepanjang sejarah perang penentuan strategi dala m mencapai tujuan militer telah menjadi perdebatan tajam yang tak terelalkuan antara Argkeatan Darat dan Angkatan Laut. Angkatan Darat, meyakini pentingnya kekuatan darat yang besar, cepat, dan mampu menguasai wilayah musuh melalui operasi darat adalah kunci kemenangan jangka panjang Mereka berargumen bahwa kontrol atas daratan bisa memastikan penempatan pasukan secara efekitif, menjam in kelancaran logistik, dan mendirikan pangkalan operasi yang stabl, yang selurchnya krusial untuk keberhasilan kampanye militer Sebaliknya, Angkatan Laut berpegang pada prinsip kekuatan maritim dan dominasi laut sebagai elemen yang tidak kalah penting, Merckea berpendapat bahwa kontrol atas lutan memberikan kcunggulan strategis mclalui blokade ckonomi, perlindungan jalur suplai vital, dan kemampuan untul melancarkan serangan dari arah yang tdak terduga. Alat utama mereka- kapal perang, capal selam, dan kapai induk-memjadi penentu dalam mencapai superioritas maritim dar menelean kckuatan musuh. Perdebatan ini tidak hanya didorong oleh perbedaan doktrin, tetapi juga oleh perkembangan teknologi yang terus berubah. Pengenalan kapal induk dan pesatat terbang telah mengubah dinamika konflik laut secara signifikan, sementara kemajuan dalam kendaraan lapis baja dam artileri farak jauh telah memperkut argumen Angkatan Darat. Meski demikian, sejarah menunjukkan bahwa integrasi antara kekuatan darat dan laut sering kali memjadi penentu keberhasilan dalam kampanye militer besar. Sinergi antara kedua cabang militer ini memungkinkan operasi yang lebih efektif, demgan masing-masing mendukung dan melengiapt kekuatan yang lain, menciptakam stratmgi yang komprehensif dan tangguh dalam menghadapi musuh.
650 0 $a Pertahanan - Strategi -- Kekuatan Laut -- Pertahanan Laut
Content Unduh katalog