Judul PERAN PEMANGKU ADAT DAYAK DALAM MEMBANGUN BUDAYA DAMAI DI KABUPATEN SINTANG KALIMANTAN BARAT
Pengarang AGUSTINUS XAVERIUS BAHANG
Achmed Sukendro
Puguh Santoso
Bambang Wahyudi
Dadang Gunawan
Lukas Parmadi
EDISI Softcopy
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2020
Subjek Prodi Damai dan Resolusi Konflik -- Fakultas Keamanan Nasional -- PA:Prof.Dr.Ir.Dadang Gunawan,M.Eng -- PA:Kol Inf Dr.Bambang Wahyudi,M.M,M.Si -- Tesis Mahasiswa 2020 -- Budaya Damai -- Peran Pemangku Adat -- Mekanisme Adat
Catatan Masyarakat Dayak hidup dalam tradisi adat yang kuat. Komunitas ini memiliki pemangku adat yang berperan untuk menjaga dan melestarikan adat istiadat. Melalui mekanisme adat pemangku adat membangun budaya damai. Persoalan peran ini berhadapan dengan tantangan kompleksitas masalah, kapasitas pemangku adat dan mekanisme adat bukan merupakan ultimum remidium. Tujuan penulisan ini adalah menganalisis peran pemangku adat dalam membangun budaya damai dan bagaimana mekanisme adat membangun budaya damai pada masyarakat adat Dayak Kabupaten Sintang Kalimantan Barat. Data primer diperoleh dari informan melalui wawancara dengan orang-orang yang ditentukan dan didukung oleh data sekunder. Selanjutnya peneliti menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif untuk membahas penelitian ini. Peneliti menganalisis dengan teori peran, teori budaya damai dari Johan Galtung, teori modal sosial, dan teori problem solving and decision making, dari para ahli, serta pendekatan dengan konsep pertahanan negara Eben A. Weitzman dan Patricia Flynn Weitzman serta konsep Pertahanan Negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemangku adat Dayak berperan dalam membangun budaya damai. Implementasi peran melalui mekanisme adat, mencegah terjadinya konflik dan menyelesaikan konflik pada masyarakat adat. Peran tersebut ditunjukkan dengan membangun dasar yang kuat bagi peran pemangku adat dan melakukan mekanisme adat yaitu peradilan adat dalam membangun budaya damai. Kesimpulannya adalah pemangku adat berperan penting dalam membangun budaya damai dan mekanisme adat Dayak melalui peradilan adat efektif membangun budaya damai.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 dd9d07e30269a6ac2e944f12210c38da.pdf dd9d07e30269a6ac2e944f12210c38da.pdf pdf Baca
2 00952a3bfba5b3ccbd620d8e8969b267.pdf 00952a3bfba5b3ccbd620d8e8969b267.pdf pdf Baca
3 93f0a66956587e07c8b2685e9fb47452.pdf 93f0a66956587e07c8b2685e9fb47452.pdf pdf Baca
4 13903c213e7b490dba572afdaaeec98e.pdf 13903c213e7b490dba572afdaaeec98e.pdf pdf Baca
5 dfb9e3098caf26ca012d8b0b012e3038.pdf dfb9e3098caf26ca012d8b0b012e3038.pdf pdf Baca
6 7a9b1d72586c7e6e4713f01a466b4ee8.pdf 7a9b1d72586c7e6e4713f01a466b4ee8.pdf pdf Baca
7 13b832d121d9fe96c42f8c829041e5e4.pdf 13b832d121d9fe96c42f8c829041e5e4.pdf pdf Baca
8 fc64c0dbd1a41b616969dce170d691cb.pdf fc64c0dbd1a41b616969dce170d691cb.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
1 T2386 T001/2020 AGU P Dapat dipinjam Perpustakaan Sentul (Pusat) - Ruang Referensi Perpustakaan Universitas Pertahanan Tersedia -
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000001203
005 20260218093259
008 260218################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225001203
041 $a id
082 # # $a T001/2020
090 $a T.42.20.007
100 0 # $a AGUSTINUS XAVERIUS BAHANG
245 1 # $a PERAN PEMANGKU ADAT DAYAK DALAM MEMBANGUN BUDAYA DAMAI DI KABUPATEN SINTANG KALIMANTAN BARAT
250 # # $a Softcopy
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2020
500 # # $a Masyarakat Dayak hidup dalam tradisi adat yang kuat. Komunitas ini memiliki pemangku adat yang berperan untuk menjaga dan melestarikan adat istiadat. Melalui mekanisme adat pemangku adat membangun budaya damai. Persoalan peran ini berhadapan dengan tantangan kompleksitas masalah, kapasitas pemangku adat dan mekanisme adat bukan merupakan ultimum remidium. Tujuan penulisan ini adalah menganalisis peran pemangku adat dalam membangun budaya damai dan bagaimana mekanisme adat membangun budaya damai pada masyarakat adat Dayak Kabupaten Sintang Kalimantan Barat. Data primer diperoleh dari informan melalui wawancara dengan orang-orang yang ditentukan dan didukung oleh data sekunder. Selanjutnya peneliti menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif untuk membahas penelitian ini. Peneliti menganalisis dengan teori peran, teori budaya damai dari Johan Galtung, teori modal sosial, dan teori problem solving and decision making, dari para ahli, serta pendekatan dengan konsep pertahanan negara Eben A. Weitzman dan Patricia Flynn Weitzman serta konsep Pertahanan Negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemangku adat Dayak berperan dalam membangun budaya damai. Implementasi peran melalui mekanisme adat, mencegah terjadinya konflik dan menyelesaikan konflik pada masyarakat adat. Peran tersebut ditunjukkan dengan membangun dasar yang kuat bagi peran pemangku adat dan melakukan mekanisme adat yaitu peradilan adat dalam membangun budaya damai. Kesimpulannya adalah pemangku adat berperan penting dalam membangun budaya damai dan mekanisme adat Dayak melalui peradilan adat efektif membangun budaya damai.
650 4 $a Prodi Damai dan Resolusi Konflik -- Fakultas Keamanan Nasional -- PA:Prof.Dr.Ir.Dadang Gunawan,M.Eng -- PA:Kol Inf Dr.Bambang Wahyudi,M.M,M.Si -- Tesis Mahasiswa 2020 -- Budaya Damai -- Peran Pemangku Adat -- Mekanisme Adat
700 0 # $a Achmed Sukendro
700 0 # $a Bambang Wahyudi
700 0 # $a Dadang Gunawan
700 0 # $a Lukas Parmadi
700 0 # $a Puguh Santoso
Content Unduh katalog