| Judul | PENDIDIKAN PERDAMAIAN PADA KEARIFAN LOKAL UPACARA NGASA DI KAMPUNG BUDAYA JALAWASTU, KABUPATEN BREBES, JAWA TENGAH |
| Pengarang | bayu setiawan Muhaemin Anang Puji Utama Agus Adriyanto Achmed Sukendro Rofinus Neto Wuli |
| EDISI | Softcopy |
| Penerbitan | Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2021 |
| Subjek | Kearifan lokal -- Prodi Damai dan Resolusi Konflik -- Fakultas Keamanan Nasional -- Tesis Mahasiswa 2021 -- perdamaian -- Pendidikan Perdamaian -- Upacara Ngasa -- Jalawastu |
| Catatan | Masyarakat Jalawastu merupakan masyarakat yang menjunjung tinggi hukum adat dan ajaran para leluhur. Mereka selalu menerapkan nilai-nilai perdamaian, seperti toleransi, kebersamaan dan gotong-royong dalam kehidupan sehari-hari. Karakter positif tersebut tergambar pada pelaksanaan Upacara Ngasa, sehingga dapat dijadikan model pendidikan perdamaian bagi masyarakat Jalawastu dan masyarakat lainnya. Tujuan Penelitian untuk menganalisis tentang pendidikan perdamaian pada kearifan lokal Upacara Ngasa di Kampung Budaya Jalawastu, Ciseureuh, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah serta upaya peningkatannya. Penelitian menggunakan meode kualitatif. Data diperoleh dari para informan yang selanjutnya dianalisis dengan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pendidikan perdamaian melalui pelaksanaan Upacara Ngasa, baik pada tahap persiapan maupun tahap pelaksanaan, sehingga dapat diidentifikasi dalam aspek pengetahuan, sikap atau nilai dan keterampilan. (2) Terdapat beberapa tantangan perdamaian di Kampung Budaya Jalawastu dan sekitarnya, diantaranya: konflik internal desa, generasi muda yang mulai kurang peduli terhadap kearifan lokal, terjadinya perubahan sosial, adanya pihak yang menentang pelaksanaan Upacara Ngasa, dan masih adanya desa-desa disekitarnya yang masih rawan konflik. (3) Terdapat beberapa upaya peningkatan dalam pendidikan perdamaian melalui Upacara Ngasa, diantaranya pengutamaan dialog dalam resolusi konflik, regenerasi pengelolaan kearifan lokal, peningkatan peran pemerintah dalam mendukung perdamaian, dan melibatkan masyarakat yang lebih luas dalam pelaksanaan Upacara Ngasa sebagai sarana pendidikan perdamaian. Kesimpulan penelitian ini adalah pendidikan perdamaian melalui Upacara Ngasa dapat diterapkan sebagai pengajaran dalam mendukung budaya damai, ketahanan masyarakat dan keamanan nasional. Ada beberapa rekomendasi dalam penelitian ini ditujukan ke Pemangku Adat Jalawastu, Kepala Desa Ciseureuh, dan Pemerintah Kabupaten Brebes. |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini.
Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
| No | Nama File | Nama File Format Flash | Format | Aksi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | JURNAL_MUHAEMIN _120190303025.pdf | JURNAL_MUHAEMIN _120190303025.pdf | Baca | |
| 2 | dd16be279069e0de5bc89ba56686c532.pdf | dd16be279069e0de5bc89ba56686c532.pdf | Baca | |
| 3 | 04229acb53ba85738261e1fd79334739.pdf | 04229acb53ba85738261e1fd79334739.pdf | Baca | |
| 4 | 097f7fd8fd646a6203c8926008835204.pdf | 097f7fd8fd646a6203c8926008835204.pdf | Baca | |
| 5 | 7f37e0333b4a93d4a06639c83cf304fa.pdf | 7f37e0333b4a93d4a06639c83cf304fa.pdf | Baca | |
| 6 | c503d6b0440956b14694924f794040b2.pdf | c503d6b0440956b14694924f794040b2.pdf | Baca | |
| 7 | 8459e0a057ebb11917442882c6688109.pdf | 8459e0a057ebb11917442882c6688109.pdf | Baca | |
| 8 | 3b5bc386fa31f75fabcc666196f3aa75.pdf | 3b5bc386fa31f75fabcc666196f3aa75.pdf | Baca | |
| 9 | 57dc7776bc9c3b1c237c26286d991b23.pdf | 57dc7776bc9c3b1c237c26286d991b23.pdf | Baca |
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
| No | No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan | Aksi |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | T.33.21.020 | T.33.21.020 | Dapat dipinjam | Perpustakaan Sentul (Pusat) - Ruang Referensi Perpustakaan Universitas Pertahanan | Tersedia | - |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000001585 | ||
| 005 | 20260218020345 | ||
| 008 | 260218################|##########|#|## | ||
| 035 | # | # | $a 0010-1225001585 |
| 041 | $a id | ||
| 082 | # | # | $a T.33.21.020 |
| 090 | $a T.33.21.017 | ||
| 100 | 0 | # | $a bayu setiawan |
| 245 | 1 | # | $a PENDIDIKAN PERDAMAIAN PADA KEARIFAN LOKAL UPACARA NGASA DI KAMPUNG BUDAYA JALAWASTU, KABUPATEN BREBES, JAWA TENGAH |
| 250 | # | # | $a Softcopy |
| 260 | # | # | $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2021 |
| 500 | # | # | $a Masyarakat Jalawastu merupakan masyarakat yang menjunjung tinggi hukum adat dan ajaran para leluhur. Mereka selalu menerapkan nilai-nilai perdamaian, seperti toleransi, kebersamaan dan gotong-royong dalam kehidupan sehari-hari. Karakter positif tersebut tergambar pada pelaksanaan Upacara Ngasa, sehingga dapat dijadikan model pendidikan perdamaian bagi masyarakat Jalawastu dan masyarakat lainnya. Tujuan Penelitian untuk menganalisis tentang pendidikan perdamaian pada kearifan lokal Upacara Ngasa di Kampung Budaya Jalawastu, Ciseureuh, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah serta upaya peningkatannya. Penelitian menggunakan meode kualitatif. Data diperoleh dari para informan yang selanjutnya dianalisis dengan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pendidikan perdamaian melalui pelaksanaan Upacara Ngasa, baik pada tahap persiapan maupun tahap pelaksanaan, sehingga dapat diidentifikasi dalam aspek pengetahuan, sikap atau nilai dan keterampilan. (2) Terdapat beberapa tantangan perdamaian di Kampung Budaya Jalawastu dan sekitarnya, diantaranya: konflik internal desa, generasi muda yang mulai kurang peduli terhadap kearifan lokal, terjadinya perubahan sosial, adanya pihak yang menentang pelaksanaan Upacara Ngasa, dan masih adanya desa-desa disekitarnya yang masih rawan konflik. (3) Terdapat beberapa upaya peningkatan dalam pendidikan perdamaian melalui Upacara Ngasa, diantaranya pengutamaan dialog dalam resolusi konflik, regenerasi pengelolaan kearifan lokal, peningkatan peran pemerintah dalam mendukung perdamaian, dan melibatkan masyarakat yang lebih luas dalam pelaksanaan Upacara Ngasa sebagai sarana pendidikan perdamaian. Kesimpulan penelitian ini adalah pendidikan perdamaian melalui Upacara Ngasa dapat diterapkan sebagai pengajaran dalam mendukung budaya damai, ketahanan masyarakat dan keamanan nasional. Ada beberapa rekomendasi dalam penelitian ini ditujukan ke Pemangku Adat Jalawastu, Kepala Desa Ciseureuh, dan Pemerintah Kabupaten Brebes. |
| 650 | 4 | $a Kearifan lokal -- Prodi Damai dan Resolusi Konflik -- Fakultas Keamanan Nasional -- Tesis Mahasiswa 2021 -- perdamaian -- Pendidikan Perdamaian -- Upacara Ngasa -- Jalawastu | |
| 700 | 0 | # | $a Achmed Sukendro |
| 700 | 0 | # | $a Agus Adriyanto |
| 700 | 0 | # | $a Anang Puji Utama |
| 700 | 0 | # | $a Muhaemin |
| 700 | 0 | # | $a Rofinus Neto Wuli |
| 990 | # | # | $a T.33.21.020/UNHAN/2021 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :