| Judul | STRATEGI GELAR KEKUATAN PERTAHANAN UDARANASIONAL GUNA MENGHADAPI ANCAMAN DALAMRANGKA MENJAGA KEAMANAN DI WILAYAH UDARA NASIONAL INDONESIA |
| Pengarang | Yusuf Ali Agus Sudarya ARIF MUSTOFA Joni Widjayanto Aris Sarjito Richardus Eko Indrajit Sundring Pantja Djati Resmanto Widodo Herlina Juni Risma Saragih Ermaya Suradinata |
| Penerbitan | Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2022 |
| Deskripsi Fisik | 30 cm |
| Subjek | strategi pertahanan -- Ancaman Udara -- Wilayah Udara Nasional -- Kekuatan Hanudnas -- strategi gelar -- Doktoral Ilmu Pertahanan |
| Catatan | Indonesia dengan wilayah yang luas dan terbuka berimplikasi pada kompleksitas pertahanan negara sehingga ancaman dapat masuk dari semua arah. TNI yang bertugas menegakkan kedaulatan negara memiliki Komando Operasi Udara Nasional dengan tugas menjaga keamanan wilayah udara nasional. Operasi Penegakan Hukum dan Pengamanan Wilayah Udara dilaksanakan setiap hari, namun masih banyak pelanggaran wilayah udara nasional. Ini karena kondisi strategi operasi gakkumpamwilud yang belum baik, penggelaran dan kelengkapan alutsista serta organisasi satuan pelaksana yang belum mampu mengamankan seluruh wilayah udara nasional. Permasalahan penelitian yaitu bagaimana strategi gelar kekuatan hanudnas yang mampu menghadapi ancaman di wilayah udara nasional Indonesia, dengan tujuan untuk menganalisis bentuk ancaman, membangun kekuatan hanudnas dan menciptakan strategi gelar kekuatan hanudnas yang mampu menghadapi ancaman di wilayah udara nasional. Menggunakan metode kualitatif studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk Ancaman dan kekuatan alutsista dapat teridentifikasi, dan strategi gelar kekuatan yang mengarah pada unity of command. Strategi gelar kekuatan hanudnas yang ideal dilaksanakan dalam tiga pespektif, yakni berdasarkan potensi ancaman dan gelar kekuatan alutsisa hanudnas yang disesuaikan dengan luas wilayah NKRI serta perspektif Minimum Essential Force (MEF) menuju Ideal Essential Force (IEF). Sehingga gelar kekuatan hanudnas harus ditata ulang dan disesuaikan dengan kondisi ancaman terkini, pengembangan perencanaan strategis hanudnas, harmonisasi peraturan peraturan terkait pertahanan negara aspek udara, regulasi batas wilayah kedaulatan udara, pengambilalihan FIR dan regulasi MTA serta penyelesaian koridor penerbangan untuk Malaysia dan ADIZ yang meliputi seluruh wilayah udara yurisdiksi Indonesia, dan dibentuk Unit/Dinas National Air Defense Management. |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini.
Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
| No | Nama File | Nama File Format Flash | Format | Aksi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 9e86e23b160d08ba5141d8797fdc24db.pdf | 9e86e23b160d08ba5141d8797fdc24db.pdf | Baca | |
| 2 | 247feb3918388c0331ea44f90b1de904.pdf | 247feb3918388c0331ea44f90b1de904.pdf | Baca | |
| 3 | 553499b713174a9b5abf72875b8804c6.pdf | 553499b713174a9b5abf72875b8804c6.pdf | Baca | |
| 4 | fadac980ff49f4981471a8af0dc14cfe.pdf | fadac980ff49f4981471a8af0dc14cfe.pdf | Baca | |
| 5 | 289a91fef738323d0c0624a95d14286c.pdf | 289a91fef738323d0c0624a95d14286c.pdf | Baca | |
| 6 | 23f43830920f4457950436faa9186b6e.pdf | 23f43830920f4457950436faa9186b6e.pdf | Baca | |
| 7 | a9261bb831c47187a7dd28fde5692516.pdf | a9261bb831c47187a7dd28fde5692516.pdf | Baca | |
| 8 | ca58fa302ea24d24e6504e396b30f882.pdf | ca58fa302ea24d24e6504e396b30f882.pdf | Baca |
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
| No | No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan | Aksi |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | D.11.22.003 | D.11.22.003 | Dapat dipinjam | Perpustakaan Sentul (Pusat) - Perpustakaan Universitas Pertahanan RI - Salemba | Tersedia | - |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000001778 | ||
| 005 | 20260213111801 | ||
| 008 | 260213################|##########|#|## | ||
| 035 | # | # | $a 0010-1225001778 |
| 041 | $a id | ||
| 082 | # | # | $a NONE |
| 090 | $a D.11.22.003 | ||
| 100 | 0 | # | $a Yusuf Ali |
| 245 | 1 | # | $a STRATEGI GELAR KEKUATAN PERTAHANAN UDARANASIONAL GUNA MENGHADAPI ANCAMAN DALAMRANGKA MENJAGA KEAMANAN DI WILAYAH UDARA NASIONAL INDONESIA |
| 260 | # | # | $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2022 |
| 300 | # | # | $a 30 cm |
| 500 | # | # | $a Indonesia dengan wilayah yang luas dan terbuka berimplikasi pada kompleksitas pertahanan negara sehingga ancaman dapat masuk dari semua arah. TNI yang bertugas menegakkan kedaulatan negara memiliki Komando Operasi Udara Nasional dengan tugas menjaga keamanan wilayah udara nasional. Operasi Penegakan Hukum dan Pengamanan Wilayah Udara dilaksanakan setiap hari, namun masih banyak pelanggaran wilayah udara nasional. Ini karena kondisi strategi operasi gakkumpamwilud yang belum baik, penggelaran dan kelengkapan alutsista serta organisasi satuan pelaksana yang belum mampu mengamankan seluruh wilayah udara nasional. Permasalahan penelitian yaitu bagaimana strategi gelar kekuatan hanudnas yang mampu menghadapi ancaman di wilayah udara nasional Indonesia, dengan tujuan untuk menganalisis bentuk ancaman, membangun kekuatan hanudnas dan menciptakan strategi gelar kekuatan hanudnas yang mampu menghadapi ancaman di wilayah udara nasional. Menggunakan metode kualitatif studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk Ancaman dan kekuatan alutsista dapat teridentifikasi, dan strategi gelar kekuatan yang mengarah pada unity of command. Strategi gelar kekuatan hanudnas yang ideal dilaksanakan dalam tiga pespektif, yakni berdasarkan potensi ancaman dan gelar kekuatan alutsisa hanudnas yang disesuaikan dengan luas wilayah NKRI serta perspektif Minimum Essential Force (MEF) menuju Ideal Essential Force (IEF). Sehingga gelar kekuatan hanudnas harus ditata ulang dan disesuaikan dengan kondisi ancaman terkini, pengembangan perencanaan strategis hanudnas, harmonisasi peraturan peraturan terkait pertahanan negara aspek udara, regulasi batas wilayah kedaulatan udara, pengambilalihan FIR dan regulasi MTA serta penyelesaian koridor penerbangan untuk Malaysia dan ADIZ yang meliputi seluruh wilayah udara yurisdiksi Indonesia, dan dibentuk Unit/Dinas National Air Defense Management. |
| 650 | 4 | $a strategi pertahanan -- Ancaman Udara -- Wilayah Udara Nasional -- Kekuatan Hanudnas -- strategi gelar -- Doktoral Ilmu Pertahanan | |
| 700 | 0 | # | $a Agus Sudarya |
| 700 | 0 | # | $a ARIF MUSTOFA |
| 700 | 0 | # | $a Aris Sarjito |
| 700 | 0 | # | $a Ermaya Suradinata |
| 700 | 0 | # | $a Herlina Juni Risma Saragih |
| 700 | 0 | # | $a Joni Widjayanto |
| 700 | 0 | # | $a Resmanto Widodo |
| 700 | 0 | # | $a Richardus Eko Indrajit |
| 700 | 0 | # | $a Sundring Pantja Djati |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :