Judul SINERGI INSTANSI PENEGAK HUKUM TERHADAP KASUS ILLEGAL TRANSHIPMENT DI PERAIRAN NIPA TRANSIT ANCHORAGE AREA (NTAA) BATAM GUNA MEWUJUDKAN KEAMANAN MARITIM
Pengarang Bayu Asih Yulianto
Surya Wiranto
Endro Legowo
Moch. Jurianto
Nabilah Rizqia Ramadhanty
M. Adnan Madjid
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2021
Subjek Kebijakan -- Sinergi -- Keamanan Maritim -- Illegal Transhipment -- Standar Keamanan -- Nipa Transit Anchorage Area (NTAA) -- Instansi Penegak Hukum
Catatan Perairan Nipa sebagai tempat transit kapal internasional untuk kegiatan anchorage area sebelum bersandar di Pelabuhan Singapura. Pulau Nipa merupakan salah satu pulau kecil terluar dan kawasan posisi strategis di Indonesia. Secara regional, berada dalam peta kerjasama kawasan IMS GT (Indonesia Malaysia Singapura Growth Triangle). Kondisi tersebut membuat perairan rawan dengan kegiatan ilegal. Illegal transhipment merupakan salah satu kegiatan ilegal yang akhir-akhir ini sering terjadi di Indonesia. Oleh karena itu, dibutuhkan sinergi instansi yang mempunyai kewenangan di laut untuk menjaga keamanan maritim dari kegiatan ilegal. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis sinergi instansi penegak hukum, standar keamanan pelaksanaan pengawasan dan penindakan, serta dukungan kebijakan pemerintah untuk mengatasi illegal transhipment di perairan NTAA Batam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sumber data yang didapatkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa standar keamanan dilaksanakan secara maksimal namun perlunya jadwal patroli terencana agar mengefisiensikan anggaran dan perubahan standarisasi, sistem maupun prosedur untuk ditangani secara efektif. Selanjutnya, dukungan kebijakan oleh pemerintah terdapat beberapa kendala yang dihadapi yaitu keterbatasan personil, alutsista, anggaran, bahan bakar, kemauan, pengetahuan, pengalaman dan keseriusan bekerja personil yang bertanggung jawab. Sinergi dilakukan dengan beberapa cara. Kesimpulan penelitian adalah standar keamanan pelaksanaan pengawasan dan penindakan dilaksanakan secara maksimal dengan beberapa catatan, dukungan kebijakan pemerintah untuk mengatasi illegal transhipment dalam bentuk regulasi masing-masing instansi tapi kurang terimplementasikan secara menyeluruh dan sinergi instansi penegak hukum sudah terbilang baik terbukti dengan tidak ditemukan kasus illegal transhipment, dan perlu ditingkatkan kembali karena masih terdapat kasus disekitar perairan NTAA yang termasuk perairan Batam.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 a91ae9bb5f9232f55824b9952a04da96.pdf a91ae9bb5f9232f55824b9952a04da96.pdf pdf Baca
2 ae120ed9cf8bc020d00bbbf5c46294bc.pdf ae120ed9cf8bc020d00bbbf5c46294bc.pdf pdf Baca
3 294dc53af079bc6737f78f51fff2f591.pdf 294dc53af079bc6737f78f51fff2f591.pdf pdf Baca
4 3182a5dcaf13c1919f396cd7f3d5ed35.pdf 3182a5dcaf13c1919f396cd7f3d5ed35.pdf pdf Baca
5 c048e02c8b4bdebf3e0c928be48844aa.pdf c048e02c8b4bdebf3e0c928be48844aa.pdf pdf Baca
6 7dab9a8fbd0a2869b1274336e6a04fc8.pdf 7dab9a8fbd0a2869b1274336e6a04fc8.pdf pdf Baca
7 d81a766ccbaef3bf86e6805c5949d963.pdf d81a766ccbaef3bf86e6805c5949d963.pdf pdf Baca
8 e684dc6230da652df7c0a9d2eb8865fc.pdf e684dc6230da652df7c0a9d2eb8865fc.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
1 T.32.22.012 T.32.22.012 Dapat dipinjam Perpustakaan Sentul (Pusat) - Perpustakaan Universitas Pertahanan RI - Salemba Tersedia -
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000001783
005 20260213111614
008 260213################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225001783
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a Bayu Asih Yulianto
245 1 # $a SINERGI INSTANSI PENEGAK HUKUM TERHADAP KASUS ILLEGAL TRANSHIPMENT DI PERAIRAN NIPA TRANSIT ANCHORAGE AREA (NTAA) BATAM GUNA MEWUJUDKAN KEAMANAN MARITIM
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2021
500 # # $a Perairan Nipa sebagai tempat transit kapal internasional untuk kegiatan anchorage area sebelum bersandar di Pelabuhan Singapura. Pulau Nipa merupakan salah satu pulau kecil terluar dan kawasan posisi strategis di Indonesia. Secara regional, berada dalam peta kerjasama kawasan IMS GT (Indonesia Malaysia Singapura Growth Triangle). Kondisi tersebut membuat perairan rawan dengan kegiatan ilegal. Illegal transhipment merupakan salah satu kegiatan ilegal yang akhir-akhir ini sering terjadi di Indonesia. Oleh karena itu, dibutuhkan sinergi instansi yang mempunyai kewenangan di laut untuk menjaga keamanan maritim dari kegiatan ilegal. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis sinergi instansi penegak hukum, standar keamanan pelaksanaan pengawasan dan penindakan, serta dukungan kebijakan pemerintah untuk mengatasi illegal transhipment di perairan NTAA Batam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sumber data yang didapatkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa standar keamanan dilaksanakan secara maksimal namun perlunya jadwal patroli terencana agar mengefisiensikan anggaran dan perubahan standarisasi, sistem maupun prosedur untuk ditangani secara efektif. Selanjutnya, dukungan kebijakan oleh pemerintah terdapat beberapa kendala yang dihadapi yaitu keterbatasan personil, alutsista, anggaran, bahan bakar, kemauan, pengetahuan, pengalaman dan keseriusan bekerja personil yang bertanggung jawab. Sinergi dilakukan dengan beberapa cara. Kesimpulan penelitian adalah standar keamanan pelaksanaan pengawasan dan penindakan dilaksanakan secara maksimal dengan beberapa catatan, dukungan kebijakan pemerintah untuk mengatasi illegal transhipment dalam bentuk regulasi masing-masing instansi tapi kurang terimplementasikan secara menyeluruh dan sinergi instansi penegak hukum sudah terbilang baik terbukti dengan tidak ditemukan kasus illegal transhipment, dan perlu ditingkatkan kembali karena masih terdapat kasus disekitar perairan NTAA yang termasuk perairan Batam.
650 4 $a Kebijakan -- Sinergi -- Keamanan Maritim -- Illegal Transhipment -- Standar Keamanan -- Nipa Transit Anchorage Area (NTAA) -- Instansi Penegak Hukum
700 0 # $a Endro Legowo
700 0 # $a M. Adnan Madjid
700 0 # $a Moch. Jurianto
700 0 # $a Nabilah Rizqia Ramadhanty
700 0 # $a Surya Wiranto
Content Unduh katalog