Judul FORMULASI KEBIJAKAN PEMBANGUNAN PLTN DI INDONESIA MENUJU NET ZERO EMISSION 2060 ROLE MODEL DI NEGARA EMERGING MARKET PEMILIK REAKTOR PLTN
Pengarang Kasih Prihantoro
M. Ikhwan Syahtaria
Donny Yoesgiantoro
Budiawan Sidik Arifianto
Rudy Laksmono
Nugroho Adi Sasongko
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2022
Subjek Ketahanan Energi -- Emisi -- PLTN -- EBT -- regresi -- QSD
Catatan Sejumlah negara maju memanfaatkan PLTN dan EBT untuk menuju zero emission global tahun 2050. Langkah reduksi emisi di negara maju itu juga diikuti oleh sejumlah negara emerging market. Brazil, Rusia, India, China, Afrika Selatan, dan Meksiko juga mengembangkan PLTN dan EBT. Langkah ini relatif berbeda dengan Indonesia yang hingga kini lebih memprioritaskan pengembangan EBT. PLTN belum dilibatkan secara resmi untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) Indonesia 2060. Tujuan utama dari penelitian ini untuk melihat pengaruh reduksi emisi dari PLTN dan EBT di negara emerging market. Diteliti pula pengaruh konsumsi sejumlah energi terhadap emisi CO2 di Indonesia. Selain itu, juga melihat prioritas kepentingan pemerintah dalam menuju NZE serta prioritas tindakan yang perlu dilakukan apabila melibatkan PLTN dalam menuju target NZE. Dalam riset ini diteliti beberapa hal. 1) Pengaruh pendapatan per kapita; produksi energi nuklir; konsumsi energi dari EBT; dan juga konsumsi energi dari fosil terhadap emisi CO2 di negara emerging market; 2) Menguji hipotesis kurva kuznets (EKC) di negara emerging market; 3) Pengaruh konsumsi energi fosil, energi hidro; dan EBT terhadap emisi CO2 di Indonesia; 4) Formulasi kebijakan pemerintah dalam menuju NZE sekaligus prioritas tindakan apabila melibatkan PLTN dalam menuju NZE. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dan kuasi kualitatif. Kuantitatif menggunakan regresi data panel dan regresi berganda. Kuasi kualitatif menggunakan metode Quality Scorecard Deployment (QSD). Hasil pengujian regresi data panel menujukkan PLTN berpengaruh signifikan dalam mereduksi emisi CO2 di negara emerging market. EBT di negara emerging market belum berpengaruh signifikan dalam mereduksi emisi CO2. Hipotesis EKC di negara emerging market tidak terbukti. Hasil pengujian regresi linear berganda menunjukkan konsumsi energi fosil dan EBT terhadap emisi CO2 di Indonesia menghasilkan koefisien variabel yang memiliki emisi CO2 yang besar. Untuk variabel PLTA tidak signifikan mereduksi emisi CO2. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia dalam menyusun strategi menuju NZE 2060 berupaya melakukan klasifikasi pilihan jenis EBT yang tepat agar target reduksi emisi dapat tercapai. Pemerintah juga berencana memasukkan pembangunan PLTN dalam rencana jangka panjang guna menggantikan PLTU batubara yang diterminasi. Hal terpenting untuk memulai pembangunan PLTN, adalah komitmen nasional untuk menyatakan “go nuklir”. Tanpa komitmen ini, niscaya rencana pembangunan PLTN akan sulit terwujud
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 b12178d296581676d77d4027f8c3c4d6.pdf b12178d296581676d77d4027f8c3c4d6.pdf pdf Baca
2 4d09251535a9a5a0eaaea9bef1dceb97.pdf 4d09251535a9a5a0eaaea9bef1dceb97.pdf pdf Baca
3 83e4fd7fa13aab9b12aad02c16147afb.pdf 83e4fd7fa13aab9b12aad02c16147afb.pdf pdf Baca
4 d9f80a1f16acdd8c973ec345769a067a.pdf d9f80a1f16acdd8c973ec345769a067a.pdf pdf Baca
5 76aa1062c3905d625a6c56bbe9a9c27a.pdf 76aa1062c3905d625a6c56bbe9a9c27a.pdf pdf Baca
6 415f77ff2c404319cfe97d673f3b82c8.pdf 415f77ff2c404319cfe97d673f3b82c8.pdf pdf Baca
7 ab39d2f6cd63e493528f425ecb64aa11.pdf ab39d2f6cd63e493528f425ecb64aa11.pdf pdf Baca
8 f72271b68f8f1046b87f67db2179a75a.pdf f72271b68f8f1046b87f67db2179a75a.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
1 T.22.22.006 T.22.22.006 Dapat dipinjam Perpustakaan Sentul (Pusat) - Perpustakaan Universitas Pertahanan RI - Salemba Tersedia -
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000001833
005 20260213111200
008 260213################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225001833
041 $a id
082 # # $a NONE
090 $a T.22.22.006
100 0 # $a Kasih Prihantoro
245 1 # $a FORMULASI KEBIJAKAN PEMBANGUNAN PLTN DI INDONESIA MENUJU NET ZERO EMISSION 2060 ROLE MODEL DI NEGARA EMERGING MARKET PEMILIK REAKTOR PLTN
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2022
500 # # $a Sejumlah negara maju memanfaatkan PLTN dan EBT untuk menuju zero emission global tahun 2050. Langkah reduksi emisi di negara maju itu juga diikuti oleh sejumlah negara emerging market. Brazil, Rusia, India, China, Afrika Selatan, dan Meksiko juga mengembangkan PLTN dan EBT. Langkah ini relatif berbeda dengan Indonesia yang hingga kini lebih memprioritaskan pengembangan EBT. PLTN belum dilibatkan secara resmi untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) Indonesia 2060. Tujuan utama dari penelitian ini untuk melihat pengaruh reduksi emisi dari PLTN dan EBT di negara emerging market. Diteliti pula pengaruh konsumsi sejumlah energi terhadap emisi CO2 di Indonesia. Selain itu, juga melihat prioritas kepentingan pemerintah dalam menuju NZE serta prioritas tindakan yang perlu dilakukan apabila melibatkan PLTN dalam menuju target NZE. Dalam riset ini diteliti beberapa hal. 1) Pengaruh pendapatan per kapita; produksi energi nuklir; konsumsi energi dari EBT; dan juga konsumsi energi dari fosil terhadap emisi CO2 di negara emerging market; 2) Menguji hipotesis kurva kuznets (EKC) di negara emerging market; 3) Pengaruh konsumsi energi fosil, energi hidro; dan EBT terhadap emisi CO2 di Indonesia; 4) Formulasi kebijakan pemerintah dalam menuju NZE sekaligus prioritas tindakan apabila melibatkan PLTN dalam menuju NZE. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dan kuasi kualitatif. Kuantitatif menggunakan regresi data panel dan regresi berganda. Kuasi kualitatif menggunakan metode Quality Scorecard Deployment (QSD). Hasil pengujian regresi data panel menujukkan PLTN berpengaruh signifikan dalam mereduksi emisi CO2 di negara emerging market. EBT di negara emerging market belum berpengaruh signifikan dalam mereduksi emisi CO2. Hipotesis EKC di negara emerging market tidak terbukti. Hasil pengujian regresi linear berganda menunjukkan konsumsi energi fosil dan EBT terhadap emisi CO2 di Indonesia menghasilkan koefisien variabel yang memiliki emisi CO2 yang besar. Untuk variabel PLTA tidak signifikan mereduksi emisi CO2. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia dalam menyusun strategi menuju NZE 2060 berupaya melakukan klasifikasi pilihan jenis EBT yang tepat agar target reduksi emisi dapat tercapai. Pemerintah juga berencana memasukkan pembangunan PLTN dalam rencana jangka panjang guna menggantikan PLTU batubara yang diterminasi. Hal terpenting untuk memulai pembangunan PLTN, adalah komitmen nasional untuk menyatakan “go nuklir”. Tanpa komitmen ini, niscaya rencana pembangunan PLTN akan sulit terwujud
650 4 $a Ketahanan Energi -- Emisi -- PLTN -- EBT -- regresi -- QSD
700 0 # $a Budiawan Sidik Arifianto
700 0 # $a Donny Yoesgiantoro
700 0 # $a M. Ikhwan Syahtaria
700 0 # $a Nugroho Adi Sasongko
700 0 # $a Rudy Laksmono
Content Unduh katalog