Judul ANCAMAN PERANG KOGNITIF PADA PENYELENGGARAAN PEMILIHAN KEPALA DAERAH DI INDONESIA (STUDI KASUS: PILKADA DKI JAKARTA 2017)
Pengarang Pujo Widodo
Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati
Suhirwan
Dede Anggy Reynaldi
Fauzia Gustarina Cempaka Timur
Ahmad G. Dohamid
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2022
Subjek Politik -- PILKADA -- Ancaman -- Peperangan Asimetris -- Kualitatif -- KOgnitif
Catatan Ancaman perang kognitif yang terjadi pada penyelenggaraan pilkada DKI Jakarta 2017 telah mengancam sistem demokrasi di Indonesia. Perang kognitif menjadi suatu ancaman yang menempatkan manusia sebagai medan perangnya dengan menyerang opini dan kognisi publik sehingga mengakibatkan polarisasi dan perpecahan di tatanan masyarakat dan berpotensi menjadi sebuah konflik sosial di masa penyelenggaraan pilkada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perang kognitif yang terjadi di Indonesia dengan studi kasus pilkada DKI Jakarta 2017. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang berfokus pada perang kognitif yang terjadi pada penyelenggaraan pilkada DKI Jakarta 2017 dan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi penyelenggaraan pilkada di indonesia di masa yang akan datang. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa perang kognitif terjadi karena adanya upaya memanipulasi pesepsi publik dengan cara mendistribusikan pesan-pesan politik yang dikemas menjadi informasi dan isu publik sehingga dapat mempengaruhi opini dan kognisi publik. Terdapat empat faktor yang mempengaruhi terjadinya perang kognitif yaitu kemampuan siber, informasi, psikologis dan rekayasa sosial. Berdasarkan penelitian ini, faktor perang kognitif yang dapat diterapkan kembali di pilkada mendatang, adalah faktor kemampuan siber, dan persebaran informasinya. Hal itu sesuai dengan kemajuan teknologi informasi dan prediksi pemanfaatan informasinya khususnya di bidang politik di masa mendatang.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 452ee5b998c6b912800607c31e8cfcdf.pdf 452ee5b998c6b912800607c31e8cfcdf.pdf pdf Baca
2 c2bf1ba4e24a237020b2518fe5c4455b.pdf c2bf1ba4e24a237020b2518fe5c4455b.pdf pdf Baca
3 03ee8f027a7b71390987203cb8b2b637.pdf 03ee8f027a7b71390987203cb8b2b637.pdf pdf Baca
4 07be4ddabad73779b856c770f2e61ee1.pdf 07be4ddabad73779b856c770f2e61ee1.pdf pdf Baca
5 5bb0fcd6b8992216e94d0159f4c32bfb.pdf 5bb0fcd6b8992216e94d0159f4c32bfb.pdf pdf Baca
6 e6f1d31f5f75b1dd8498e685b1d918f4.pdf e6f1d31f5f75b1dd8498e685b1d918f4.pdf pdf Baca
7 e338a6d099aceba9f979666221661bda.pdf e338a6d099aceba9f979666221661bda.pdf pdf Baca
8 27cb64a47f1a7ee4526bed4cbbde7bdd.pdf 27cb64a47f1a7ee4526bed4cbbde7bdd.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000001847
005 20260213101948
008 260213################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225001847
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a Pujo Widodo
245 1 # $a ANCAMAN PERANG KOGNITIF PADA PENYELENGGARAAN PEMILIHAN KEPALA DAERAH DI INDONESIA (STUDI KASUS: PILKADA DKI JAKARTA 2017)
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2022
500 # # $a Ancaman perang kognitif yang terjadi pada penyelenggaraan pilkada DKI Jakarta 2017 telah mengancam sistem demokrasi di Indonesia. Perang kognitif menjadi suatu ancaman yang menempatkan manusia sebagai medan perangnya dengan menyerang opini dan kognisi publik sehingga mengakibatkan polarisasi dan perpecahan di tatanan masyarakat dan berpotensi menjadi sebuah konflik sosial di masa penyelenggaraan pilkada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perang kognitif yang terjadi di Indonesia dengan studi kasus pilkada DKI Jakarta 2017. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang berfokus pada perang kognitif yang terjadi pada penyelenggaraan pilkada DKI Jakarta 2017 dan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi penyelenggaraan pilkada di indonesia di masa yang akan datang. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa perang kognitif terjadi karena adanya upaya memanipulasi pesepsi publik dengan cara mendistribusikan pesan-pesan politik yang dikemas menjadi informasi dan isu publik sehingga dapat mempengaruhi opini dan kognisi publik. Terdapat empat faktor yang mempengaruhi terjadinya perang kognitif yaitu kemampuan siber, informasi, psikologis dan rekayasa sosial. Berdasarkan penelitian ini, faktor perang kognitif yang dapat diterapkan kembali di pilkada mendatang, adalah faktor kemampuan siber, dan persebaran informasinya. Hal itu sesuai dengan kemajuan teknologi informasi dan prediksi pemanfaatan informasinya khususnya di bidang politik di masa mendatang.
650 4 $a Politik -- PILKADA -- Ancaman -- Peperangan Asimetris -- Kualitatif -- KOgnitif
700 0 # $a Ahmad G. Dohamid
700 0 # $a Dede Anggy Reynaldi
700 0 # $a Fauzia Gustarina Cempaka Timur
700 0 # $a Suhirwan
700 0 # $a Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati
Content Unduh katalog