Judul MODEL SISTEM PERINGATAN DINI TSUNAMI DI KAWASAN INDUSTRI CILEGON DENGAN JARINGAN SENSOR SEISMIK GUNA MENDUKUNG SISTEM PENGAMANAN DAERAH
Pengarang WAHYU KURNIAWAN
Achmed Sukendro
Ernalem Bangun
IDK Kerta Widana
Adi Subiyanto
Daryono
Penerbitan Jakarta : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2022
Subjek Manajemen Bencana -- Sistem Pengamanan Daerah -- Sensor Seismik -- Kawasan Industri -- Sistem Peringatan Dini Tsunami -- Kawasan Industri Krakatau I
Catatan Kawasan Industri Krakatau I yang berlokasi di Kota Cilegon Provinsi Banten merupakan!!objek vital nasional bidang industri!!sesuai dengan Keputusan!!Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor!!865 Tahun 2019. Kawasan Industri Krakatau I memiliki potensi bencana gempabumi dan tsunami karena berada di sekitar zona subduksi lempeng tektonik, zona sesar/ patahan aktif, dan zona graben Selat Sunda. Potensi bencana dan kerentanan masyarakat yang ada, belum sepenuhnya dapat diatasi dengan upaya peningkatan kapasitas, sehingga risiko bencana masih tinggi.!Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan!!desain kualitatif analitik dengan tujuan untuk menganalisis!!sistem informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami di!!Kawasan Industri Cilegon, dan menganalisis model peringatan dini pada!!simulasi gempa bumi dan tsunami menggunakan sensor seismik di Kawasan Industri Cilegon.!!Temuan hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) sistem info gempa bumi dan peringatan dini tsunami di Kawasan Industri Krakatau I Cilegon meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, namun masih terdapat kekurangan yakni belum tersedianya sirine yang dapat menjangkau Kawasan Industri Krakatau I, semua warna rambu petunjuk arah evakuasi tsunami telah luntur, dan rambu tempat pengungsian sementara dan/atau penampungan sementara (evacuation center) belum ditempatkan pada jalan di akhir jalur evakuasi primer, jalur evakuasi sekunder dan jalan lingkungan menuju tempat evakuasi sementara; 2) Model peringatan dini pada!!simulasi gempa bumi dan tsunami Kawasan Industri Krakatau!I Cilegon menunjukkan bahwa waktu tiba minimum tsunami adalah 10-15 menit setelah gempa bumi terjadi dan waktu tiba maksimum tsunami adalah 64-70 menit setelah gempa bumi terjadi, sedangkan nilai flow depth maksimum adalah 74,69 cm di sekitar koordinat -5,98°LS dan 105,99°BT. Berdasarkan hasil penelitian disarankan untuk penguatan sarana dan prasarana di Kawasan Industri Krakatau I, meningkatkan peran dan tanggung jawab Tim Tanggap Darurat Krakatau/Krakatau Emergency Respon Team (KERT), memperkuat koordinasi dan komunikasi antara Tim Tanggap Darurat Krakatau/Krakatau Emergency Respon Team (KERT) dengan stakeholder, dan menyempurnakan peta orientasi evakuasi tsunami. Hal tersebut sangat diperlukan untuk meningkatkan sistem peringatan dini tsunami guna mendukung sistem pengamanan daerah/ Kawasan Industri Krakatau I Cilegon.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 e05d28f9c668f3033962fd4bf6afb850.pdf e05d28f9c668f3033962fd4bf6afb850.pdf pdf Baca
2 c562d9065c91f2a13fc0368b26d7a0e0.pdf c562d9065c91f2a13fc0368b26d7a0e0.pdf pdf Baca
3 a9e68c6edbf5f586b792be67689e6b0f.pdf a9e68c6edbf5f586b792be67689e6b0f.pdf pdf Baca
4 153cf08a07acbd6a5477bab6102d1ff7.pdf 153cf08a07acbd6a5477bab6102d1ff7.pdf pdf Baca
5 538e22cd33275b9c0770ccc7fa11dd0e.pdf 538e22cd33275b9c0770ccc7fa11dd0e.pdf pdf Baca
6 72371da97d4d67b2e3cbb342a33f11a2.pdf 72371da97d4d67b2e3cbb342a33f11a2.pdf pdf Baca
7 3517e8461a016713f14faec25a87d1c3.pdf 3517e8461a016713f14faec25a87d1c3.pdf pdf Baca
8 a6b806391df8fa16eebcd3ef2dd3ac18.pdf a6b806391df8fa16eebcd3ef2dd3ac18.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000001857
005 20260213100414
008 260213################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225001857
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a WAHYU KURNIAWAN
245 1 # $a MODEL SISTEM PERINGATAN DINI TSUNAMI DI KAWASAN INDUSTRI CILEGON DENGAN JARINGAN SENSOR SEISMIK GUNA MENDUKUNG SISTEM PENGAMANAN DAERAH
260 # # $a Jakarta :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2022
500 # # $a Kawasan Industri Krakatau I yang berlokasi di Kota Cilegon Provinsi Banten merupakan!!objek vital nasional bidang industri!!sesuai dengan Keputusan!!Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor!!865 Tahun 2019. Kawasan Industri Krakatau I memiliki potensi bencana gempabumi dan tsunami karena berada di sekitar zona subduksi lempeng tektonik, zona sesar/ patahan aktif, dan zona graben Selat Sunda. Potensi bencana dan kerentanan masyarakat yang ada, belum sepenuhnya dapat diatasi dengan upaya peningkatan kapasitas, sehingga risiko bencana masih tinggi.!Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan!!desain kualitatif analitik dengan tujuan untuk menganalisis!!sistem informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami di!!Kawasan Industri Cilegon, dan menganalisis model peringatan dini pada!!simulasi gempa bumi dan tsunami menggunakan sensor seismik di Kawasan Industri Cilegon.!!Temuan hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) sistem info gempa bumi dan peringatan dini tsunami di Kawasan Industri Krakatau I Cilegon meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, namun masih terdapat kekurangan yakni belum tersedianya sirine yang dapat menjangkau Kawasan Industri Krakatau I, semua warna rambu petunjuk arah evakuasi tsunami telah luntur, dan rambu tempat pengungsian sementara dan/atau penampungan sementara (evacuation center) belum ditempatkan pada jalan di akhir jalur evakuasi primer, jalur evakuasi sekunder dan jalan lingkungan menuju tempat evakuasi sementara; 2) Model peringatan dini pada!!simulasi gempa bumi dan tsunami Kawasan Industri Krakatau!I Cilegon menunjukkan bahwa waktu tiba minimum tsunami adalah 10-15 menit setelah gempa bumi terjadi dan waktu tiba maksimum tsunami adalah 64-70 menit setelah gempa bumi terjadi, sedangkan nilai flow depth maksimum adalah 74,69 cm di sekitar koordinat -5,98°LS dan 105,99°BT. Berdasarkan hasil penelitian disarankan untuk penguatan sarana dan prasarana di Kawasan Industri Krakatau I, meningkatkan peran dan tanggung jawab Tim Tanggap Darurat Krakatau/Krakatau Emergency Respon Team (KERT), memperkuat koordinasi dan komunikasi antara Tim Tanggap Darurat Krakatau/Krakatau Emergency Respon Team (KERT) dengan stakeholder, dan menyempurnakan peta orientasi evakuasi tsunami. Hal tersebut sangat diperlukan untuk meningkatkan sistem peringatan dini tsunami guna mendukung sistem pengamanan daerah/ Kawasan Industri Krakatau I Cilegon.
650 4 $a Manajemen Bencana -- Sistem Pengamanan Daerah -- Sensor Seismik -- Kawasan Industri -- Sistem Peringatan Dini Tsunami -- Kawasan Industri Krakatau I
700 0 # $a Achmed Sukendro
700 0 # $a Adi Subiyanto
700 0 # $a Daryono
700 0 # $a Ernalem Bangun
700 0 # $a IDK Kerta Widana
Content Unduh katalog