Judul UPAYA PEMERINTAH MENANGANI IRREGULAR MIGRANT DALAM PERSPEKTIF KEAMANAN MARITIM : (STUDI KASUS: PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA)
Pengarang ADYA SATYA PUSPITA
Yusnaldi
Hari Utomo
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2018
Subjek Keamanan Maritim -- Penyelundupan Manusia -- Irregular Migrant -- Asylum Seeker -- People Smuggling -- Pencari Suaka -- Imigrant Ilegal -- Bueger
Catatan Posisi Indonesia secara tak langsung “mengundang` serbuan irregular migrant ke wilayahnya, dengan prioritas. Penelitian tentang irregular migrant yang berfokus pada Asylum Seeker (Pencari Suaka) dan People Smuggling (Penyelundupan Manusia), ini mengidentifikasi bentuk-bentuk persoalan yang ditimbulkan irregular migrant dari perspektif keamanan maritim, dan upaya pemerintah menangani irregular migrant. Penelitian ini menggunakan Teori Keamanan Maritim dari Bueger dalam mengidentifikasi permasalahan dengan menggunakan matriks keamanan maritim yang terdiri dari empat elemen penting yaitu : (1) marine environtment; (2) economic development; (3) human security; dan (4) national security. Metodologi penelitian dalam thesis ini adalah kualitatif, dengan mengumpulkan data di lapangan melalui wawancara dari berbagai narasumber terkait yang berkompeten, dari instansi-instansi yang bertanggung jawab dalam permasalahan irregular migrant. Peneliti menyimpulkan bahwa Indonesia belum meratifikasi Konvensi pengungsi dan belum ada urgensi untuk itu, PERPRES 125 Tahun 2016 dasar hukum penanganan pengungsi dan bersifat multidimensional, pemerintah perlu lebih memperhatikan keamanan maritimnya dengan meningkatkan penjagaan dan teknologi.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 19e47cf77a476f351c60715cc3e20237.pdf 19e47cf77a476f351c60715cc3e20237.pdf pdf Baca
2 52b17cc178025b562e4af07f500dcaab.pdf 52b17cc178025b562e4af07f500dcaab.pdf pdf Baca
3 7ae3552d15ff01c616ee9e1bb0941988.pdf 7ae3552d15ff01c616ee9e1bb0941988.pdf pdf Baca
4 e3c9baf1fc328f34e17dd0247fa3cd98.pdf e3c9baf1fc328f34e17dd0247fa3cd98.pdf pdf Baca
5 630b2a3268663e33bd2fb3deed42f696.pdf 630b2a3268663e33bd2fb3deed42f696.pdf pdf Baca
6 68f26ab6872a4de87be7fec923363082.pdf 68f26ab6872a4de87be7fec923363082.pdf pdf Baca
7 3aa338b930b07a4a683b7110bb42bfb0.pdf 3aa338b930b07a4a683b7110bb42bfb0.pdf pdf Baca
8 7e4a5cb297fd6f475595f5c74aba60c6.pdf 7e4a5cb297fd6f475595f5c74aba60c6.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
1 T1706 T.32.18.013 Dapat dipinjam Perpustakaan Sentul (Pusat) - Ruang Referensi Perpustakaan Universitas Pertahanan Tersedia -
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000001881
005 20260213095712
008 260213################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225001881
041 $a id
082 # # $a T003
090 $a T.32.18.013
100 0 # $a ADYA SATYA PUSPITA
245 1 # $a UPAYA PEMERINTAH MENANGANI IRREGULAR MIGRANT DALAM PERSPEKTIF KEAMANAN MARITIM : (STUDI KASUS: PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA)
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2018
500 # # $a Posisi Indonesia secara tak langsung “mengundang` serbuan irregular migrant ke wilayahnya, dengan prioritas. Penelitian tentang irregular migrant yang berfokus pada Asylum Seeker (Pencari Suaka) dan People Smuggling (Penyelundupan Manusia), ini mengidentifikasi bentuk-bentuk persoalan yang ditimbulkan irregular migrant dari perspektif keamanan maritim, dan upaya pemerintah menangani irregular migrant. Penelitian ini menggunakan Teori Keamanan Maritim dari Bueger dalam mengidentifikasi permasalahan dengan menggunakan matriks keamanan maritim yang terdiri dari empat elemen penting yaitu : (1) marine environtment; (2) economic development; (3) human security; dan (4) national security. Metodologi penelitian dalam thesis ini adalah kualitatif, dengan mengumpulkan data di lapangan melalui wawancara dari berbagai narasumber terkait yang berkompeten, dari instansi-instansi yang bertanggung jawab dalam permasalahan irregular migrant. Peneliti menyimpulkan bahwa Indonesia belum meratifikasi Konvensi pengungsi dan belum ada urgensi untuk itu, PERPRES 125 Tahun 2016 dasar hukum penanganan pengungsi dan bersifat multidimensional, pemerintah perlu lebih memperhatikan keamanan maritimnya dengan meningkatkan penjagaan dan teknologi.
650 4 $a Keamanan Maritim -- Penyelundupan Manusia -- Irregular Migrant -- Asylum Seeker -- People Smuggling -- Pencari Suaka -- Imigrant Ilegal -- Bueger
700 0 # $a Hari Utomo
700 0 # $a Yusnaldi
990 # # $a T1706/UNHAN/2018
Content Unduh katalog