| Judul | PENGEMBANGAN KUALITAS INDUSTRI MEDIA NASIONAL SEBAGAI MEDIA WARFARE |
| Pengarang | Amarulla Octavian Agus Sudarya suyono thamrin Jupriyanto Bima Septiantoro Rudi AG Gultom |
| Penerbitan | Sentul, Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2018 |
| Deskripsi Fisik | 30 cm |
| Subjek | Industri Pertahanan -- industri media -- media warfare -- concurrent embedded mixed method -- hierarchy of influences -- house of quality |
| Catatan | Ancaman media warfare tentu berpengaruh terhadap pertahanan negara terlebih Indonesia memiliki jumlah pengguna internet tinggi. Sedangkan kualitas industri media nasional saat ini tergolong kurang baik. Penelitian ini berfokus pada pengembangan kualitas industri media nasional dalam rangka menghadapi ancaman media warfare. Pengembangan metode Quality Functional Deployment (QFD) dilakukan dengan menghadirkan Voice of Stakeholders (VOS). Penelitian ini menggunakan concurrent embedded mixed method yang menjelaskan sudut pandang stakeholders terkait media warfare dengan metode kualitatif yang diolah berdasarkan 5 hierarchy of influences dan kemudian memberikan solusi kepada industri media dengan metode kuantitatif melalui pengolahan House of Quality (HOQ). Hasil penelitian ini didapatkan sudut pandang stakeholders bahwa social system terpengaruh akibat kehadiran industri new media dan industri media asing, sementara keterlambatan extramedia menyusun regulasi berdampak negatif pada lingkungan. Lingkungan ini menyebabkan organization internal media, kebutuhan media routines, dan kualitas individuals media ikut terpengaruh. Pada kondisi ini, industri media diharapkan meningkatkan kualitas pada aspek tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Pada masing-masing HOQ stakeholders didapatkan 2 prioritas solusi pengembangan kualitas industri media nasional dalam kondisi media warfare, pertama terlihat pada HOQ Masyarakat dan HOQ Institusi Independen adalah program pelatihan jurnalistik dan selanjutnya konten dengan kepentingan pembangunan sebagai program yang terpilih pada HOQ Pemerintah. |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini.
Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
| No | Nama File | Nama File Format Flash | Format | Aksi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | aa4fef5a508739a8d62e6c777ac78c88.pdf | aa4fef5a508739a8d62e6c777ac78c88.pdf | Baca | |
| 2 | 8454e897d3e3ef1e4f685ad6af5789dd.pdf | 8454e897d3e3ef1e4f685ad6af5789dd.pdf | Baca | |
| 3 | 163e3bdb6da40373e8b32a5534a8ec81.pdf | 163e3bdb6da40373e8b32a5534a8ec81.pdf | Baca | |
| 4 | 7c5637135948b2071b16b75b7a24c002.pdf | 7c5637135948b2071b16b75b7a24c002.pdf | Baca | |
| 5 | cbc9158cfc38e02fd750076ef2fd7ea8.pdf | cbc9158cfc38e02fd750076ef2fd7ea8.pdf | Baca | |
| 6 | 9de269c61bc37d94e5e2114fa419118f.pdf | 9de269c61bc37d94e5e2114fa419118f.pdf | Baca | |
| 7 | 49b9d8b3b1dcd03cf2483110fe091a08.pdf | 49b9d8b3b1dcd03cf2483110fe091a08.pdf | Baca |
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
| No | No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan | Aksi |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | T.41.18.008 | T.41.18.008 | Dapat dipinjam | Perpustakaan Sentul (Pusat) - Ruang Referensi Perpustakaan Universitas Pertahanan | Tersedia | - |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000001896 | ||
| 005 | 20260213093950 | ||
| 008 | 260213################|##########|#|## | ||
| 035 | # | # | $a 0010-1225001896 |
| 041 | $a id | ||
| 082 | # | # | $a NONE |
| 090 | $a T.41.18.008 | ||
| 100 | 0 | # | $a Amarulla Octavian |
| 245 | 1 | # | $a PENGEMBANGAN KUALITAS INDUSTRI MEDIA NASIONAL SEBAGAI MEDIA WARFARE |
| 260 | # | # | $a Sentul, Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2018 |
| 300 | # | # | $a 30 cm |
| 500 | # | # | $a Ancaman media warfare tentu berpengaruh terhadap pertahanan negara terlebih Indonesia memiliki jumlah pengguna internet tinggi. Sedangkan kualitas industri media nasional saat ini tergolong kurang baik. Penelitian ini berfokus pada pengembangan kualitas industri media nasional dalam rangka menghadapi ancaman media warfare. Pengembangan metode Quality Functional Deployment (QFD) dilakukan dengan menghadirkan Voice of Stakeholders (VOS). Penelitian ini menggunakan concurrent embedded mixed method yang menjelaskan sudut pandang stakeholders terkait media warfare dengan metode kualitatif yang diolah berdasarkan 5 hierarchy of influences dan kemudian memberikan solusi kepada industri media dengan metode kuantitatif melalui pengolahan House of Quality (HOQ). Hasil penelitian ini didapatkan sudut pandang stakeholders bahwa social system terpengaruh akibat kehadiran industri new media dan industri media asing, sementara keterlambatan extramedia menyusun regulasi berdampak negatif pada lingkungan. Lingkungan ini menyebabkan organization internal media, kebutuhan media routines, dan kualitas individuals media ikut terpengaruh. Pada kondisi ini, industri media diharapkan meningkatkan kualitas pada aspek tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Pada masing-masing HOQ stakeholders didapatkan 2 prioritas solusi pengembangan kualitas industri media nasional dalam kondisi media warfare, pertama terlihat pada HOQ Masyarakat dan HOQ Institusi Independen adalah program pelatihan jurnalistik dan selanjutnya konten dengan kepentingan pembangunan sebagai program yang terpilih pada HOQ Pemerintah. |
| 650 | 4 | $a Industri Pertahanan -- industri media -- media warfare -- concurrent embedded mixed method -- hierarchy of influences -- house of quality | |
| 700 | 0 | # | $a Agus Sudarya |
| 700 | 0 | # | $a Bima Septiantoro |
| 700 | 0 | # | $a Jupriyanto |
| 700 | 0 | # | $a Rudi AG Gultom |
| 700 | 0 | # | $a suyono thamrin |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :