Judul EVALUASI PELAKSANAAN JOINT DEVELOPMENT PROGRAM ALUTSISTA NASIONAL (Studi Kasus pada Pelaksanaan TD-Phase dan EMD-Phase Joint Development Program KF-X/IF-X)
Pengarang Khaerudin
ADE MIRZA ROSLINAWATI
Jupriyanto
Romie Oktovianus Bura
Purnomo Yusgiantoro
Ida Bagus Made Putra Jandhana
Penerbitan Sentul, Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2021
Deskripsi Fisik 30 cm
Subjek Industri Pertahanan -- Analisis Kesenjangan -- CIPP -- Evaluasi -- Joint Development KF-X/IF-X
Catatan Negara-negara di dunia saling bersaing untuk dapat memiliki Alutsista dengan spesifikasi, kemampuan dan teknologi yang canggih. Kesenjangan antara negara berkembang dengan negara maju dapat terlihat dari adanya perbedaan kuantitas dan kualitas teknologi pertahanan yang dimiliki. Salah satu langkah yang dapat ditempuh untuk mengupayakan pengembangan dan juga peningkatan kapasitas Alutsista Nasional ialah dengan melaksanakan kerjasama pertahanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelaksanaan Joint Development KFX/IF-X dan juga menyusun rekomendasi model Joint Development Program yang ideal. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif (kesioner) yang didukung oleh data kualitatif (indepth interview dan wawancara), dengan stakeholder dan lokus yang telah ditentukan sebelumnya. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah evaluasi CIPP, Gap Analysis, dan IPA. Berdasarkan hasil penelitian diketahui pelaksanaan Joint Development KFX/IF-X masih belum efektif terutama indikator pemenuhan kebutuhan operasional militer (Alignment of Operational Needs) dengan nilai kesenjangan 0,96. Hal ini disebabkan oleh proporsi Cost Share Indonesia, pembatasan beberapa item teknologi, dan kebijakan mengenai intellectual property rights. Dengan demikian diperlukan adanya perencanaan strategis, taktis dan operasional yang lebih matang dan rinci, yang diterjemahkan menjadi mengusulkan suatu Model Joint Development Alutsista Nasional Terintegrasi atau Integrated National Main Weapon Joint Development Model. Model yang diusulkan ini dapat memberikan gambaran alur proses yang perlu dilakukan untuk membangun skema akuisisi Alutsista Nasional yang ideal melalui skema Joint Development Program maupun produksi dalam negeri.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 2755f37801aa2ed29e06537edf562d89.pdf 2755f37801aa2ed29e06537edf562d89.pdf pdf Baca
2 29fc17e8024b40e362a2ddb711e76dc4.pdf 29fc17e8024b40e362a2ddb711e76dc4.pdf pdf Baca
3 9187d354d19e52d3a34e3edff9d959f7.pdf 9187d354d19e52d3a34e3edff9d959f7.pdf pdf Baca
4 c1a0c9a036fbe0e8ac80d6cecff8f27e.pdf c1a0c9a036fbe0e8ac80d6cecff8f27e.pdf pdf Baca
5 a8dded3e27e80c40e26809dfa6fb2535.pdf a8dded3e27e80c40e26809dfa6fb2535.pdf pdf Baca
6 f265bb4f67784aa9caaabfdf9dfc9049.pdf f265bb4f67784aa9caaabfdf9dfc9049.pdf pdf Baca
7 265a096fcde8a13e36102a54e117279d.pdf 265a096fcde8a13e36102a54e117279d.pdf pdf Baca
8 1ee2853aa8b9ca07e43c6a50cc63aebe.pdf 1ee2853aa8b9ca07e43c6a50cc63aebe.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
1 T.41.21.001 T.41.21.001 Dapat dipinjam Perpustakaan Sentul (Pusat) - Ruang Referensi Perpustakaan Universitas Pertahanan Tersedia -
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000001900
005 20260213093922
008 260213################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225001900
041 $a id
082 # # $a NONE
090 $a T.41.21.001
100 0 # $a Khaerudin
245 1 # $a EVALUASI PELAKSANAAN JOINT DEVELOPMENT PROGRAM ALUTSISTA NASIONAL (Studi Kasus pada Pelaksanaan TD-Phase dan EMD-Phase Joint Development Program KF-X/IF-X)
260 # # $a Sentul, Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2021
300 # # $a 30 cm
500 # # $a Negara-negara di dunia saling bersaing untuk dapat memiliki Alutsista dengan spesifikasi, kemampuan dan teknologi yang canggih. Kesenjangan antara negara berkembang dengan negara maju dapat terlihat dari adanya perbedaan kuantitas dan kualitas teknologi pertahanan yang dimiliki. Salah satu langkah yang dapat ditempuh untuk mengupayakan pengembangan dan juga peningkatan kapasitas Alutsista Nasional ialah dengan melaksanakan kerjasama pertahanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelaksanaan Joint Development KFX/IF-X dan juga menyusun rekomendasi model Joint Development Program yang ideal. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif (kesioner) yang didukung oleh data kualitatif (indepth interview dan wawancara), dengan stakeholder dan lokus yang telah ditentukan sebelumnya. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah evaluasi CIPP, Gap Analysis, dan IPA. Berdasarkan hasil penelitian diketahui pelaksanaan Joint Development KFX/IF-X masih belum efektif terutama indikator pemenuhan kebutuhan operasional militer (Alignment of Operational Needs) dengan nilai kesenjangan 0,96. Hal ini disebabkan oleh proporsi Cost Share Indonesia, pembatasan beberapa item teknologi, dan kebijakan mengenai intellectual property rights. Dengan demikian diperlukan adanya perencanaan strategis, taktis dan operasional yang lebih matang dan rinci, yang diterjemahkan menjadi mengusulkan suatu Model Joint Development Alutsista Nasional Terintegrasi atau Integrated National Main Weapon Joint Development Model. Model yang diusulkan ini dapat memberikan gambaran alur proses yang perlu dilakukan untuk membangun skema akuisisi Alutsista Nasional yang ideal melalui skema Joint Development Program maupun produksi dalam negeri.
650 4 $a Industri Pertahanan -- Analisis Kesenjangan -- CIPP -- Evaluasi -- Joint Development KF-X/IF-X
700 0 # $a ADE MIRZA ROSLINAWATI
700 0 # $a Ida Bagus Made Putra Jandhana
700 0 # $a Jupriyanto
700 0 # $a Purnomo Yusgiantoro
700 0 # $a Romie Oktovianus Bura
Content Unduh katalog