Judul MANAJEMEN RISIKO POLITIK DALAM PENGUSAHAAN SEKTOR HULU MIGAS DI LUAR NEGERI (STUDI PERTAMINA DI IRAN)
Pengarang Agus H.S. Reksoprodjo
Suparman Djapri
Muhammad Husen
DENNY INDRA SUKMAWAN
Hikmahanto Juwana
Amarulla Oktavian
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2016
Subjek Penilaian Risiko -- Ketahanan Energi -- Risiko Politik -- Pemetaan Risiko -- Strategi Mitigasi -- Indeks Risiko -- Kurva J
Catatan Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan menilai risiko-risiko politik di Iran serta merumuskan strategi mitigasi risiko-risiko politik tersebut. Sejak kondisi cadangan dan produksi migas dalam negeri menurun, Pertamina didorong melakukan pengusahaan sektor hulu migas di luar negeri. Pada Agustus 2016, salah satu negara yang baru menandatangani kesepakatan bisnis sektor hulu migas dengan Pertamina ialah Iran. Permasalahannya, dalam beberapa dekade Iran dianggap sebagai salah satu negara yang memiliki tingkat risiko politik yang tinggi, walaupun Iran juga dapat dikategorikan sebagai negara yang memiliki cadangan minyak bumi dan gas alam yang melimpah. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran dengan sifat menerangkan atau menjelaskan. Metode analisis digunakan termasuk AHP, indeks risiko politik, kurva-J, skenario risiko politik dan praktik terbaik mitigasi risiko politik. Data digunakan baik primer dan sekunder. Data primer kualitatif berasal dari wawancara pakar. Sedangkan data primer kuantitatif berasal dari FGD. Adapun data sekunder berasal dokumentasi berbagai literatur dari laporan institusi internasional, buku, jurnal, berita dll. Hasil pemetaan risiko politik menunjukkan Iran berada dalam kondisi stabil dan tertutup. Sementaran hasil penilaian risiko politik menunjukkan sanksi ekonomi/embargo oleh Amerika Serikat dan pengambilalihan aset merupakan risiko politik paling besar di Iran. Kedua risiko tersebut dapat dimitigasi melalui strategi jaringan ketergantungan yang lebih baik dan upaya diplomasi oleh pemerintah Indonesia. Usaha patungan antara Pertamina dengan perusahaan-perusahaan Iran serta penggunaan asuransi risiko politik juga dapat menjadi alternatif lain.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 66faae55eb497bf32350d828725ec6bd.pdf 66faae55eb497bf32350d828725ec6bd.pdf pdf Baca
2 2dc0b07e523f348e0b5af76215f36060.pdf 2dc0b07e523f348e0b5af76215f36060.pdf pdf Baca
3 97bcdbe432db5cc43a3aa2f4e450065b.pdf 97bcdbe432db5cc43a3aa2f4e450065b.pdf pdf Baca
4 bacee58703d4df62eb04ef4317849d4a.pdf bacee58703d4df62eb04ef4317849d4a.pdf pdf Baca
5 260cb6e5633e3a281d0667a0a122c6d7.pdf 260cb6e5633e3a281d0667a0a122c6d7.pdf pdf Baca
6 6d621fa381e7c26c20a6519a31a97898.pdf 6d621fa381e7c26c20a6519a31a97898.pdf pdf Baca
7 929c8901ffaf24d5988cb024d7b69d57.pdf 929c8901ffaf24d5988cb024d7b69d57.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000002107
005 20260213091334
008 260213################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225002107
082 # # $a NONE
100 0 # $a Agus H.S. Reksoprodjo
245 1 # $a MANAJEMEN RISIKO POLITIK DALAM PENGUSAHAAN SEKTOR HULU MIGAS DI LUAR NEGERI (STUDI PERTAMINA DI IRAN)
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2016
500 # # $a Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan menilai risiko-risiko politik di Iran serta merumuskan strategi mitigasi risiko-risiko politik tersebut. Sejak kondisi cadangan dan produksi migas dalam negeri menurun, Pertamina didorong melakukan pengusahaan sektor hulu migas di luar negeri. Pada Agustus 2016, salah satu negara yang baru menandatangani kesepakatan bisnis sektor hulu migas dengan Pertamina ialah Iran. Permasalahannya, dalam beberapa dekade Iran dianggap sebagai salah satu negara yang memiliki tingkat risiko politik yang tinggi, walaupun Iran juga dapat dikategorikan sebagai negara yang memiliki cadangan minyak bumi dan gas alam yang melimpah. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran dengan sifat menerangkan atau menjelaskan. Metode analisis digunakan termasuk AHP, indeks risiko politik, kurva-J, skenario risiko politik dan praktik terbaik mitigasi risiko politik. Data digunakan baik primer dan sekunder. Data primer kualitatif berasal dari wawancara pakar. Sedangkan data primer kuantitatif berasal dari FGD. Adapun data sekunder berasal dokumentasi berbagai literatur dari laporan institusi internasional, buku, jurnal, berita dll. Hasil pemetaan risiko politik menunjukkan Iran berada dalam kondisi stabil dan tertutup. Sementaran hasil penilaian risiko politik menunjukkan sanksi ekonomi/embargo oleh Amerika Serikat dan pengambilalihan aset merupakan risiko politik paling besar di Iran. Kedua risiko tersebut dapat dimitigasi melalui strategi jaringan ketergantungan yang lebih baik dan upaya diplomasi oleh pemerintah Indonesia. Usaha patungan antara Pertamina dengan perusahaan-perusahaan Iran serta penggunaan asuransi risiko politik juga dapat menjadi alternatif lain.
650 4 $a Penilaian Risiko -- Ketahanan Energi -- Risiko Politik -- Pemetaan Risiko -- Strategi Mitigasi -- Indeks Risiko -- Kurva J
700 0 # $a Amarulla Oktavian
700 0 # $a DENNY INDRA SUKMAWAN
700 0 # $a Hikmahanto Juwana
700 0 # $a Muhammad Husen
700 0 # $a Suparman Djapri
Content Unduh katalog