| Judul | SINERGI ANTAR KEMENTERIAN/LEMBAGA DALAM MENGHADAPI ANCAMAN NON MILITER DI SELAT SUNDA |
| Pengarang | SALSABILA NAURA MAWADDAH Lukman Yudho Prakoso M. Ikhwan Syahtaria Ansori Rudy Susanto Buddy Suseto |
| Penerbitan | Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2023 |
| Subjek | Selat Sunda -- Kebijakan -- Ancaman Non Militer -- Strategi Pertahanan Laut -- Sinergi antar Kementerian/Lembaga |
| Catatan | Selat Sunda merupakan salah satu selat sempit yang aktif digunakan baik untuk pelayaran internasional maupun untuk pelayaran nasional yang menyebabkan adanya traffic density dan munculnya ancaman-ancaman non militer yang datang melalui laut. Adapun ancaman non militer tersebut dapat berupa kecelakaan kapal, penyelundupan narkotika atau obat-obatan terlarang,pelanggaran yang dilakukan oleh kapal asing,illegal fishing, pengedaran uang palsu, serta bencana alam. Dalam menghadapi segala ancaman tersebut, maka diperlukan suatu sinergi antar entitas Kementerian/Lembaga yang dilakukan secara optimal untuk dapat menekan tingkat ancaman non militer yang terjadi di Selat Sunda. Tujuan dari dilaksanakannya penelitian ini yakni untuk menganalisis implementasi dari strategi persamaan pada entitas Kementerian/Lembaga dan optimalisasi dari koordinasi antar Kementerian/Lembaga untuk dapat menekan tingkat ancaman non militer di Selat Sunda.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan fenomenologi. Data penelitian diambil melalui data primer yang dilakukan dengan wawancara semi terstruktur dan dokumentasi, serta data sekunder melalui literatur, jurnal ilmiah, penelitian terdahulu, dan dokumen-dokumen tertulis lainnya yang relevan dengan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tiga faktor yang dalam implementasi strategi persamaan pada entitas Kementerian/Lembaga yakni koordinasi atau sinergi, intelligence data collection, dan pola operasi. Selain itu ditemukan pula dua faktor yang mempengaruhi optimalisasi dari koordinasi antar Kementerian/Lembaga, yakni kebijakan dan kendala. Oleh karena itu, sinergi atau koordinasi antar Kementerian/Lembaga diperlukan guna mengumpulkan data-data intelijen yang menjadi landasan untuk dapat melaksanakan operasi baik secara mandiri maupun saat melakukan operasi bersama. Selain itu, dalam mengoptimalkan sinergi antar Kementerian/Lembaga membutuhkan sebuah kebijakan yang bersifat kuat agar dapat memayungi seluruh Kementerian/Lembaga terkait. |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini.
Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
| No | Nama File | Nama File Format Flash | Format | Aksi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | d5d0aecb1a69a3c9cbe74b0e3932de09.pdf | d5d0aecb1a69a3c9cbe74b0e3932de09.pdf | Baca | |
| 2 | 3e24054bf77d499b147c07172fe70042.pdf | 3e24054bf77d499b147c07172fe70042.pdf | Baca | |
| 3 | f8490b3b41cd9705d247b697aa6a42f4.pdf | f8490b3b41cd9705d247b697aa6a42f4.pdf | Baca | |
| 4 | 6231c9f566ce335b7ea516e93e91b474.pdf | 6231c9f566ce335b7ea516e93e91b474.pdf | Baca | |
| 5 | f9af6e03bf7e9989d0cd8e5e1bb4e90a.pdf | f9af6e03bf7e9989d0cd8e5e1bb4e90a.pdf | Baca |
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
| No | No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan | Aksi |
|---|
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000002644 | ||
| 005 | 20260213023017 | ||
| 008 | 260213################|##########|#|## | ||
| 035 | # | # | $a 0010-1225002644 |
| 041 | $a id | ||
| 082 | # | # | $a NONE |
| 100 | 0 | # | $a SALSABILA NAURA MAWADDAH |
| 245 | 1 | # | $a SINERGI ANTAR KEMENTERIAN/LEMBAGA DALAM MENGHADAPI ANCAMAN NON MILITER DI SELAT SUNDA |
| 260 | # | # | $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2023 |
| 500 | # | # | $a Selat Sunda merupakan salah satu selat sempit yang aktif digunakan baik untuk pelayaran internasional maupun untuk pelayaran nasional yang menyebabkan adanya traffic density dan munculnya ancaman-ancaman non militer yang datang melalui laut. Adapun ancaman non militer tersebut dapat berupa kecelakaan kapal, penyelundupan narkotika atau obat-obatan terlarang,pelanggaran yang dilakukan oleh kapal asing,illegal fishing, pengedaran uang palsu, serta bencana alam. Dalam menghadapi segala ancaman tersebut, maka diperlukan suatu sinergi antar entitas Kementerian/Lembaga yang dilakukan secara optimal untuk dapat menekan tingkat ancaman non militer yang terjadi di Selat Sunda. Tujuan dari dilaksanakannya penelitian ini yakni untuk menganalisis implementasi dari strategi persamaan pada entitas Kementerian/Lembaga dan optimalisasi dari koordinasi antar Kementerian/Lembaga untuk dapat menekan tingkat ancaman non militer di Selat Sunda.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan fenomenologi. Data penelitian diambil melalui data primer yang dilakukan dengan wawancara semi terstruktur dan dokumentasi, serta data sekunder melalui literatur, jurnal ilmiah, penelitian terdahulu, dan dokumen-dokumen tertulis lainnya yang relevan dengan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tiga faktor yang dalam implementasi strategi persamaan pada entitas Kementerian/Lembaga yakni koordinasi atau sinergi, intelligence data collection, dan pola operasi. Selain itu ditemukan pula dua faktor yang mempengaruhi optimalisasi dari koordinasi antar Kementerian/Lembaga, yakni kebijakan dan kendala. Oleh karena itu, sinergi atau koordinasi antar Kementerian/Lembaga diperlukan guna mengumpulkan data-data intelijen yang menjadi landasan untuk dapat melaksanakan operasi baik secara mandiri maupun saat melakukan operasi bersama. Selain itu, dalam mengoptimalkan sinergi antar Kementerian/Lembaga membutuhkan sebuah kebijakan yang bersifat kuat agar dapat memayungi seluruh Kementerian/Lembaga terkait. |
| 650 | 4 | $a Selat Sunda -- Kebijakan -- Ancaman Non Militer -- Strategi Pertahanan Laut -- Sinergi antar Kementerian/Lembaga | |
| 700 | 0 | # | $a Ansori |
| 700 | 0 | # | $a Buddy Suseto |
| 700 | 0 | # | $a Lukman Yudho Prakoso |
| 700 | 0 | # | $a M. Ikhwan Syahtaria |
| 700 | 0 | # | $a Rudy Susanto |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :