Judul IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERTAHANAN DALAM MENANGANI ANCAMAN NON MILITER DI WILAYAH PERBATASAN LAUT BATAM DENGAN MALAYSIA
Pengarang WIDIA APRILIA
Lukman Yudho Prakoso
I Wayan Warka
Ansori
Rudy Susanto
Buddy Suseto
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2023
Subjek Ancaman Non Militer -- Strategi Pertahanan Laut -- Perbatasan -- Implementasi -- MEF
Catatan Posisi strategis Batam yang berbatasan langsung dengan Malaysia membawa konsekuensi munculnya sejumlah tantangan di bidang pertahanan dan keamanan maritim, yaitu ancaman non militer seperti kejahatan lintas negara. Dalam menangani ancaman tersebut, dibutuhkan suatu kebijakan pertahanan mengenai peningkatan pertahanan dan langkah-langkah nyata, khususnya di wilayah perbatasan serta pemenuhan Alutsista TNI sesuai konsep Minimum Essential Force (MEF). Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis Implementasi Minimum Essential Force (MEF) dalam menangani ancaman non militer di wilayah perbatasan laut Batam dengan Malaysia dalam aspek pembangunan alutsista dan menganalisis optimalisasi Minimum Essential Force (MEF) dalam menangani ancaman non militer di wilayah perbatasan laut Batam dengan Malaysia dalam aspek pembangunan alutsista. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, menggunakan teori IITCA (Integrative, Interactive, Transparency, Controlling, Accountability). Data diperoleh dari para informan yang ditetapkan kemudian dianalisis dengan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan MEF ternyata tidak sesuai realita di lapangan, dan belum terealisasi sesuai target pemenuhan MEF tahap II yang ditargetkan 70 persen dari postur ideal alutsista AL. Hal ini membuktikan target yang dinginkan masih belum tercapai dan kemungkinan tidak mampu mencapai target tersebut mengingat adanya perubahan dinamika lingkungan strategis dan dinamika politik. Adapun kondisi alutsista TNI AL saat ini belum optimal untuk menjaga kedaulatan di wilayah perbatasan laut Batam dengan Malaysia. Untuk itu, maka diperlukan suatu upaya untuk mengoptimalkan kebijakan MEF dari aspek alutsista TNI AL yaitu pertama, dengan merencanakan lima rencana strategis menjadi satu rencana strategis sehingga nantinya pembangunan akan berkelanjutan. Kedua, diperlukan sinergitas antara stakeholder terkait perumus, penerima maupun pelaksana kebijakan MEF.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 043b98e3d7c94337269a4e7bf4bcce4b.pdf 043b98e3d7c94337269a4e7bf4bcce4b.pdf pdf Baca
2 22983241ee572f10f49932c819c74e65.pdf 22983241ee572f10f49932c819c74e65.pdf pdf Baca
3 274f334b5f14168412972021cbee2d0e.pdf 274f334b5f14168412972021cbee2d0e.pdf pdf Baca
4 dfb2c4d27ceae16b08fb3f83f9514346.pdf dfb2c4d27ceae16b08fb3f83f9514346.pdf pdf Baca
5 ee6c2ef320e6ddebbd7ba27e249e32fb.pdf ee6c2ef320e6ddebbd7ba27e249e32fb.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000002646
005 20260213022947
008 260213################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225002646
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a WIDIA APRILIA
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERTAHANAN DALAM MENANGANI ANCAMAN NON MILITER DI WILAYAH PERBATASAN LAUT BATAM DENGAN MALAYSIA
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2023
500 # # $a Posisi strategis Batam yang berbatasan langsung dengan Malaysia membawa konsekuensi munculnya sejumlah tantangan di bidang pertahanan dan keamanan maritim, yaitu ancaman non militer seperti kejahatan lintas negara. Dalam menangani ancaman tersebut, dibutuhkan suatu kebijakan pertahanan mengenai peningkatan pertahanan dan langkah-langkah nyata, khususnya di wilayah perbatasan serta pemenuhan Alutsista TNI sesuai konsep Minimum Essential Force (MEF). Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis Implementasi Minimum Essential Force (MEF) dalam menangani ancaman non militer di wilayah perbatasan laut Batam dengan Malaysia dalam aspek pembangunan alutsista dan menganalisis optimalisasi Minimum Essential Force (MEF) dalam menangani ancaman non militer di wilayah perbatasan laut Batam dengan Malaysia dalam aspek pembangunan alutsista. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, menggunakan teori IITCA (Integrative, Interactive, Transparency, Controlling, Accountability). Data diperoleh dari para informan yang ditetapkan kemudian dianalisis dengan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan MEF ternyata tidak sesuai realita di lapangan, dan belum terealisasi sesuai target pemenuhan MEF tahap II yang ditargetkan 70 persen dari postur ideal alutsista AL. Hal ini membuktikan target yang dinginkan masih belum tercapai dan kemungkinan tidak mampu mencapai target tersebut mengingat adanya perubahan dinamika lingkungan strategis dan dinamika politik. Adapun kondisi alutsista TNI AL saat ini belum optimal untuk menjaga kedaulatan di wilayah perbatasan laut Batam dengan Malaysia. Untuk itu, maka diperlukan suatu upaya untuk mengoptimalkan kebijakan MEF dari aspek alutsista TNI AL yaitu pertama, dengan merencanakan lima rencana strategis menjadi satu rencana strategis sehingga nantinya pembangunan akan berkelanjutan. Kedua, diperlukan sinergitas antara stakeholder terkait perumus, penerima maupun pelaksana kebijakan MEF.
650 4 $a Ancaman Non Militer -- Strategi Pertahanan Laut -- Perbatasan -- Implementasi -- MEF
700 0 # $a Ansori
700 0 # $a Buddy Suseto
700 0 # $a I Wayan Warka
700 0 # $a Lukman Yudho Prakoso
700 0 # $a Rudy Susanto
Content Unduh katalog