Judul ANALISIS POTENSI ANCAMAN DARI PULAU SIPADAN DAN PULAU LIGITAN KE IBU KOTA NEGARA (IKN) NUSANTARA
Pengarang KHARISMAJI KALASMORO
Sobar Sutisna
Rudy Agus Gemilang Gultom
Syachrul Arief
Aris Poniman Kertopermono
Agus Haryanto Ikhsanudin
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2023
Subjek Teknologi Penginderaan -- Analisis Potensi Ancaman -- IKN Nusantara -- Pulau Sipadan dan Pulau Ligitan
Catatan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ancaman dari pulau Sipadan dan pulau Ligitan ke IKN Nusantara yang berhubungan dengan luasan pulau Sipadan & pulau Ligitan dan luas laut teritorial yang berubah setelah putusan Mahkamah Internasional tahun 2002. Metode yang digunakan adalah analisis geospasial untuk mensimulasi dan mengkalkulasi luasan batas laut teritorial yang kini menjadi hak negara Malaysia, menginterpretasi kondisi fisik pulau Sipadan dan pulau Ligitan, serta menganalisis potensi ancaman yang mungkin muncul di masa depan. Data dasar geospasial yang digunakan yaitu peta ZEE 15 tahun 1999, citra pada Google Earth Pro & Bing Maps, dan batimetri tahun 2019. Analisis potensi ancaman menggunakan data range kecepatan pesawat tempur Malaysia dan kapal selam. Pengolahan data dan analisis menggunakan sofware ArcGIS dan aplikasi Google Earth Pro. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu luas batas laut teritorial yang berubah sebesar 1.934,53 km2& pulau Ligitan luasnya 0,116 km, kondisi fisik pulau Sipadan luasnya 0,172 km2; dan di kedua pulau tersebut belum ada tanda-tanda pembangunan yang masif. Analisis potensi ancaman menggunakan simulasi operasi lintas udara, pendaratan, dan kapal selam diawali dengan perhitungan geospasial jarak-jarak dari pulau Sipadan ke IKN Nusantara didapat perkiraan 602 km, range waktu tempuh pesawat tempur 15-38 menit. Untuk operasi pendaratan pantai diperoleh informasi jarak terdekat antara pulau Sipadan dengan pulau Sebatik yaitu 78,941 km. Untuk potensi ancaman opepasi kapal selam jalur ALKI II merupakan jalur yang sesuai untuk dilalui kapal selam. Kesimpulan yang diperoleh adalah penelitian ini bisa digunakan sebagai studi simulasi di masa depan dengan asumsi pulau Sipadan dan pulau Ligitan merupakan pangkalan militer.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 958aeebf4558a62323e00790e2cbf3c1.pdf 958aeebf4558a62323e00790e2cbf3c1.pdf pdf Baca
2 99ebf4286a0b1328fa72d89cb649dfe0.pdf 99ebf4286a0b1328fa72d89cb649dfe0.pdf pdf Baca
3 3bb3726d2fa2970644a62b8d666df700.pdf 3bb3726d2fa2970644a62b8d666df700.pdf pdf Baca
4 0d21b9cbee6850b1eff2feec14182436.pdf 0d21b9cbee6850b1eff2feec14182436.pdf pdf Baca
5 3b1677a8808381122c5cb25e165c5283.pdf 3b1677a8808381122c5cb25e165c5283.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000002679
005 20260213014300
008 260213################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225002679
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a KHARISMAJI KALASMORO
245 1 # $a ANALISIS POTENSI ANCAMAN DARI PULAU SIPADAN DAN PULAU LIGITAN KE IBU KOTA NEGARA (IKN) NUSANTARA
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2023
500 # # $a Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ancaman dari pulau Sipadan dan pulau Ligitan ke IKN Nusantara yang berhubungan dengan luasan pulau Sipadan & pulau Ligitan dan luas laut teritorial yang berubah setelah putusan Mahkamah Internasional tahun 2002. Metode yang digunakan adalah analisis geospasial untuk mensimulasi dan mengkalkulasi luasan batas laut teritorial yang kini menjadi hak negara Malaysia, menginterpretasi kondisi fisik pulau Sipadan dan pulau Ligitan, serta menganalisis potensi ancaman yang mungkin muncul di masa depan. Data dasar geospasial yang digunakan yaitu peta ZEE 15 tahun 1999, citra pada Google Earth Pro & Bing Maps, dan batimetri tahun 2019. Analisis potensi ancaman menggunakan data range kecepatan pesawat tempur Malaysia dan kapal selam. Pengolahan data dan analisis menggunakan sofware ArcGIS dan aplikasi Google Earth Pro. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu luas batas laut teritorial yang berubah sebesar 1.934,53 km2& pulau Ligitan luasnya 0,116 km, kondisi fisik pulau Sipadan luasnya 0,172 km2; dan di kedua pulau tersebut belum ada tanda-tanda pembangunan yang masif. Analisis potensi ancaman menggunakan simulasi operasi lintas udara, pendaratan, dan kapal selam diawali dengan perhitungan geospasial jarak-jarak dari pulau Sipadan ke IKN Nusantara didapat perkiraan 602 km, range waktu tempuh pesawat tempur 15-38 menit. Untuk operasi pendaratan pantai diperoleh informasi jarak terdekat antara pulau Sipadan dengan pulau Sebatik yaitu 78,941 km. Untuk potensi ancaman opepasi kapal selam jalur ALKI II merupakan jalur yang sesuai untuk dilalui kapal selam. Kesimpulan yang diperoleh adalah penelitian ini bisa digunakan sebagai studi simulasi di masa depan dengan asumsi pulau Sipadan dan pulau Ligitan merupakan pangkalan militer.
650 4 $a Teknologi Penginderaan -- Analisis Potensi Ancaman -- IKN Nusantara -- Pulau Sipadan dan Pulau Ligitan
700 0 # $a Agus Haryanto Ikhsanudin
700 0 # $a Aris Poniman Kertopermono
700 0 # $a Rudy Agus Gemilang Gultom
700 0 # $a Sobar Sutisna
700 0 # $a Syachrul Arief
Content Unduh katalog