| Judul | PENENTUAN LOKASI POS PENGAMATAN OPERASI TANGKAP TERORIS DI DAERAH PEGUNUNGAN POSO UNTUK MENDUKUNG PERTAHANAN NEGARA |
| Pengarang | GENTIO HARSONO Muhammad Aldin Yusfan Asep Adang Supriyadi Aris Poniman Sukendra Martha Rudy Agus Gemilang Gultom |
| Penerbitan | Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2022 |
| Subjek | Pertahanan Negara -- Teknologi Penginderaan -- pos pengamatan -- tetorisme -- GEOINT -- analisis visibilitas -- Poso |
| Catatan | Terorisme merupakan salah satu wujud ancaman aktual terhadap pertahanan negara. Kabupaten Poso merupakan salah satu kabupaten di Indonesia yang kerap terjadi aksi terorisme hingga mendapatkan stigma sebagai sarang teroris. Kondisi geografis di Poso berupa wilayah pegunungan dan hutan menjadi tempat strategis yang dijadikan sebagai tempat latihan dan persembunyian. Berbagai upaya dalam operasi penanggulangan terorisme telah dilakukan antara lain pendekatan kepada masyarakat, penegakan hukum, dan pemetaan tingkat kerentanan terorisme. Namun, analisis spasial dalam penentuan pos pengamatan belum diterapkan dalam operasi penangkapan teroris. Geospatial intelligence (GEOINT) merupakan pemanfaatan teknologi dalam eksploitasi data berdasarkan sumber citra atau foto guna mendapatkan informasi yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan analisis. Penerapan GEOINT dalam penelitian ini bertujuan memetakan lokasi potensial pos pengamatan guna mendukung operasi tangkap teroris di daerah Pegunungan Poso untuk mendukung pertahanan negara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan kombinasi data informasi geospasial, data temporal citra satelit Landsat-8, data DEMNAS, dan data historis kejadian terorisme tahun 2012-2021 di Kabupaten Poso. Analisis spasial dilakukan guna memperoleh zona intensitas kejadian, lokasi potensial persembunyian teroris, dan lokasi pos pengamatan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (1) Lokasi kejadian terorisme di Kabupaten Poso terbagi menjadi dua zona utama yaitu zona merah dan kuning yang keberadaannya tidak jauh dari wilayah pesisir dengan kondisi tutupan lahan dengan kelas vegetasi yang tinggi dan memiliki kelebihan pada kelas lahan terbuka dan lahan tertutup; (2) Lokasi potensial persembunyian teroris dapat divisualisasikan dalam peta dengan klaster potensial rendah, potensial sedang, dan potensial tinggi dengan tiga kecamatan berintensitas tertinggi yaitu berada di Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Poso Pesisir Utara, dan Poso Pesisir; (3) Lokasi sebaran titik-titik pos pengamatan dapat ditentukan dan memiliki hasil cakupan visibilitas sebagian besar area di Kabupaten Poso. Hasil ini dapat diterapkan untuk mendukung operasi penangkapan teroris dengan mengoptimalkan kemampuan deteksi dini pergerakan teroris serta mempersempit ruang lingkup operasi guna mendukung pertahanan negara. |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini.
Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
| No | Nama File | Nama File Format Flash | Format | Aksi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 0745ee188929b0b98601aa613f698477.pdf | 0745ee188929b0b98601aa613f698477.pdf | Baca | |
| 2 | 68f60f5132dc03988fd41ba95c5d8c74.pdf | 68f60f5132dc03988fd41ba95c5d8c74.pdf | Baca | |
| 3 | 42a0e244f4203889ebd29be783593e5a.pdf | 42a0e244f4203889ebd29be783593e5a.pdf | Baca | |
| 4 | 157c51276bfd992347e1c4f5a3413989.pdf | 157c51276bfd992347e1c4f5a3413989.pdf | Baca | |
| 5 | 04c2ac6168aa4e38f48412b375efb433.pdf | 04c2ac6168aa4e38f48412b375efb433.pdf | Baca | |
| 6 | 5a12116eae893d336fdf477510c02833.pdf | 5a12116eae893d336fdf477510c02833.pdf | Baca | |
| 7 | 21a23dec2822ca17e3b1b6700aac2789.pdf | 21a23dec2822ca17e3b1b6700aac2789.pdf | Baca |
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
| No | No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan | Aksi |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | T.42.22.007 | T.42.22.007 | Dapat dipinjam | Perpustakaan Sentul (Pusat) - Perpustakaan Universitas Pertahanan RI - Salemba | Tersedia | - |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000001802 | ||
| 005 | 20260213111339 | ||
| 008 | 260213################|##########|#|## | ||
| 035 | # | # | $a 0010-1225001802 |
| 041 | $a id | ||
| 082 | # | # | $a NONE |
| 100 | 0 | # | $a GENTIO HARSONO |
| 245 | 1 | # | $a PENENTUAN LOKASI POS PENGAMATAN OPERASI TANGKAP TERORIS DI DAERAH PEGUNUNGAN POSO UNTUK MENDUKUNG PERTAHANAN NEGARA |
| 260 | # | # | $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2022 |
| 500 | # | # | $a Terorisme merupakan salah satu wujud ancaman aktual terhadap pertahanan negara. Kabupaten Poso merupakan salah satu kabupaten di Indonesia yang kerap terjadi aksi terorisme hingga mendapatkan stigma sebagai sarang teroris. Kondisi geografis di Poso berupa wilayah pegunungan dan hutan menjadi tempat strategis yang dijadikan sebagai tempat latihan dan persembunyian. Berbagai upaya dalam operasi penanggulangan terorisme telah dilakukan antara lain pendekatan kepada masyarakat, penegakan hukum, dan pemetaan tingkat kerentanan terorisme. Namun, analisis spasial dalam penentuan pos pengamatan belum diterapkan dalam operasi penangkapan teroris. Geospatial intelligence (GEOINT) merupakan pemanfaatan teknologi dalam eksploitasi data berdasarkan sumber citra atau foto guna mendapatkan informasi yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan analisis. Penerapan GEOINT dalam penelitian ini bertujuan memetakan lokasi potensial pos pengamatan guna mendukung operasi tangkap teroris di daerah Pegunungan Poso untuk mendukung pertahanan negara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan kombinasi data informasi geospasial, data temporal citra satelit Landsat-8, data DEMNAS, dan data historis kejadian terorisme tahun 2012-2021 di Kabupaten Poso. Analisis spasial dilakukan guna memperoleh zona intensitas kejadian, lokasi potensial persembunyian teroris, dan lokasi pos pengamatan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (1) Lokasi kejadian terorisme di Kabupaten Poso terbagi menjadi dua zona utama yaitu zona merah dan kuning yang keberadaannya tidak jauh dari wilayah pesisir dengan kondisi tutupan lahan dengan kelas vegetasi yang tinggi dan memiliki kelebihan pada kelas lahan terbuka dan lahan tertutup; (2) Lokasi potensial persembunyian teroris dapat divisualisasikan dalam peta dengan klaster potensial rendah, potensial sedang, dan potensial tinggi dengan tiga kecamatan berintensitas tertinggi yaitu berada di Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Poso Pesisir Utara, dan Poso Pesisir; (3) Lokasi sebaran titik-titik pos pengamatan dapat ditentukan dan memiliki hasil cakupan visibilitas sebagian besar area di Kabupaten Poso. Hasil ini dapat diterapkan untuk mendukung operasi penangkapan teroris dengan mengoptimalkan kemampuan deteksi dini pergerakan teroris serta mempersempit ruang lingkup operasi guna mendukung pertahanan negara. |
| 650 | 4 | $a Pertahanan Negara -- Teknologi Penginderaan -- pos pengamatan -- tetorisme -- GEOINT -- analisis visibilitas -- Poso | |
| 700 | 0 | # | $a Aris Poniman |
| 700 | 0 | # | $a Asep Adang Supriyadi |
| 700 | 0 | # | $a Muhammad Aldin Yusfan |
| 700 | 0 | # | $a Rudy Agus Gemilang Gultom |
| 700 | 0 | # | $a Sukendra Martha |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :