Judul STUDI PENENTUAN ZONA BAYANGAN (SHADOW ZONE)UNTUK LATIHAN KAPAL SELAM DI PERAIRAN LIFAMATOLA MALUKU UTARA
Pengarang LILY HARJANTO
Trismadi
Sobar Sutisna
Setiyo Budiyanto
Yosef Prihanto
GENTIO HARSONO
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2023
Subjek Teknologi Penginderaan -- Kapal Selam -- Shadow Zone -- Parabolic Equation -- Tranduser -- Transmission Loss
Catatan Indonesia memiliki potensi yg memerlukan pengawasan, khususnya ruang bawah air yang masih belum mampu kita kuasai dan kendalikan, hal ini menimbulkan kerawanan bagi keamanan wilayah negara Indonesia.Peningkatan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi merupakan suatu keniscayaan dalam mempertahankan wilayak yang sangat luas, dengan mempelajari dan memiliki kemampuan penentuan Shadow zone pada suatu wilayah yang bersifat temporer akan menjadi modal melakukan pengamanan wilayah. Studi Penentuan Zona Bayangan (Shadow Zone) Untuk Latihan Kapal Selam Di Perairan Lifamatola Maluku Utara, bertujuan untuk, menganalisis profil kecepatan suara, menganalisis pola distribusi kolom kedap suara (Shadow Zone), merumuskan informasi Shadow Zone tersebut guna mendukung kegiatan pertahanan di bawah permukaan air di wilayah perairan Lifamatola Maluku Utara pada saat pasang dan saat surut. Dapat disimpulkan bahwa Profil kecepatan suara di wilayah perairan Lifamatola Maluku Utara pada saat pasang dan saat surut, menujukan Koefisien atenuasi akan mempengaruhi nilai TL (Transmission Loss) yang dimana berdasarkan hasil simulasi nilai TL (Transmission Loss) apabila jarak semakin jauh (perairan dalam), maka nilai TL (Transmission Loss) akan semakin besar. Area Shadow Zone pada kedalaman 985 meter lebih luas jika dibandingkan pada kedalaman 775,6 karena, jarak gelombang suara yang lebih jauh, pola distribusi kolom kedap suara (Shadow Zone) pada saat kondisi laut pasang dan saat kondisi laut surut. Pola shadow zone di Stasiun 2 banyak ditemui dibanding pada Stasiun 1. Pada letak tranduser 25 meter, terlihat medium yang tidak terkena pancaran lebih sempit dibandingkan dengan letak tranduser 110 meter sehingga area Shadow Zone dengan posisi tranduser 110 meter medium yang tidak terkena pancaran lebih luas. Dengan Informasi Shadow Zone dapat digunakan untuk mendukung kegiatan pertahanan di bawah permukaan air,kususnya TNI AL dapat menggunakan informasi Shadow Zone sebagai pelengkap pada saat KRI melaksanakan patroli pengamanan perairan di Nusantara.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 67093d0712d5520eb832fdf9f77a3671.pdf 67093d0712d5520eb832fdf9f77a3671.pdf pdf Baca
2 3857016d8a507a74ff845924bc89253b.pdf 3857016d8a507a74ff845924bc89253b.pdf pdf Baca
3 0ebb6417cc4904149accd0bd9b903a51.pdf 0ebb6417cc4904149accd0bd9b903a51.pdf pdf Baca
4 bbdff3bd47bc6c46df61d18210bcfaac.pdf bbdff3bd47bc6c46df61d18210bcfaac.pdf pdf Baca
5 55b7f7dd735e4bd76fa715823bb0c348.pdf 55b7f7dd735e4bd76fa715823bb0c348.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000002681
005 20260213014219
008 260213################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225002681
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a LILY HARJANTO
245 1 # $a STUDI PENENTUAN ZONA BAYANGAN (SHADOW ZONE)UNTUK LATIHAN KAPAL SELAM DI PERAIRAN LIFAMATOLA MALUKU UTARA
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2023
500 # # $a Indonesia memiliki potensi yg memerlukan pengawasan, khususnya ruang bawah air yang masih belum mampu kita kuasai dan kendalikan, hal ini menimbulkan kerawanan bagi keamanan wilayah negara Indonesia.Peningkatan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi merupakan suatu keniscayaan dalam mempertahankan wilayak yang sangat luas, dengan mempelajari dan memiliki kemampuan penentuan Shadow zone pada suatu wilayah yang bersifat temporer akan menjadi modal melakukan pengamanan wilayah. Studi Penentuan Zona Bayangan (Shadow Zone) Untuk Latihan Kapal Selam Di Perairan Lifamatola Maluku Utara, bertujuan untuk, menganalisis profil kecepatan suara, menganalisis pola distribusi kolom kedap suara (Shadow Zone), merumuskan informasi Shadow Zone tersebut guna mendukung kegiatan pertahanan di bawah permukaan air di wilayah perairan Lifamatola Maluku Utara pada saat pasang dan saat surut. Dapat disimpulkan bahwa Profil kecepatan suara di wilayah perairan Lifamatola Maluku Utara pada saat pasang dan saat surut, menujukan Koefisien atenuasi akan mempengaruhi nilai TL (Transmission Loss) yang dimana berdasarkan hasil simulasi nilai TL (Transmission Loss) apabila jarak semakin jauh (perairan dalam), maka nilai TL (Transmission Loss) akan semakin besar. Area Shadow Zone pada kedalaman 985 meter lebih luas jika dibandingkan pada kedalaman 775,6 karena, jarak gelombang suara yang lebih jauh, pola distribusi kolom kedap suara (Shadow Zone) pada saat kondisi laut pasang dan saat kondisi laut surut. Pola shadow zone di Stasiun 2 banyak ditemui dibanding pada Stasiun 1. Pada letak tranduser 25 meter, terlihat medium yang tidak terkena pancaran lebih sempit dibandingkan dengan letak tranduser 110 meter sehingga area Shadow Zone dengan posisi tranduser 110 meter medium yang tidak terkena pancaran lebih luas. Dengan Informasi Shadow Zone dapat digunakan untuk mendukung kegiatan pertahanan di bawah permukaan air,kususnya TNI AL dapat menggunakan informasi Shadow Zone sebagai pelengkap pada saat KRI melaksanakan patroli pengamanan perairan di Nusantara.
650 4 $a Teknologi Penginderaan -- Kapal Selam -- Shadow Zone -- Parabolic Equation -- Tranduser -- Transmission Loss
700 0 # $a GENTIO HARSONO
700 0 # $a Setiyo Budiyanto
700 0 # $a Sobar Sutisna
700 0 # $a Trismadi
700 0 # $a Yosef Prihanto
Content Unduh katalog