Judul PENGEMBANGAN MATERIAL TAHAN OKSIDASI DAN KOROSI TEMPERATUR TINGGI MoSi2 DENGAN PENAMBAHAN Al 3% UNTUK MENDUKUNG TEKNOLOGI BILAH TURBIN PESAWAT HERCULES C-130
Pengarang Mahyaruddin Mrp
Toto Sudiro
Timbul Siahaan
Sovian Aritonang
Maykel T.E. Manawan
Mas Ayu Elita Hafizah
EDISI Tesis
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2023
Deskripsi Fisik 30 cm
Subjek Spark Plasma Sintering -- Damai dan Resolusi Konflik -- MoSi2 -- Heating rate -- oksidasi dan korosi
Catatan Tantangan dalam mendukung teknologi material pertahanan pada wahana pesawat yang terletak pada lingkungan ekstrim temperatur tinggi, adalah material yang keras dan ringan serta memiliki ketahanan oksidasi dan korosi temperatur tinggi. Pengembangan material MoSi2 penambahan Al dengan variasi heating rate 50, 100 dan 1500C/min dengan metode spark plasma sintering merupakan kandidat material untuk menghalangi terjadinya degradasi termal pada bilah turbin. Analisa fase XRD yang terbentuk Mo5Si3, menurun dengan meningkatnya heating rate sehingga mempengaruhi kekerasan material. Penambahan Al 3% berperan dalam pembentukan Al2O3 yang dapat menahan terjadinya proses pembentukan oksida. Pada 12000C, MoSi2 memiliki ketahanan oksidasi yang baik karena membentuk lapisan SiO2 dan Al2O3 yang terbentuk dari penambahan Aluminium. Namun semakin tinggi heating rate menyebabkan penurunan ketahanan oksidasi dan membentuk lapisan oksida yang tebal. Semua variasi membentuk campuran lapisan oksidasi berupa SiO2, Al2O3, Fe3O4 dan Fe2O3. Variasi 500C/min memiliki kekerasan dan ketahanan oksidasi yang baik. Sehingga dilakukan uji korosi uap air, dilakukan pada (T=12000C, P=1 atm, laju alir = 5 mm/L). Namun membentuk oksida yang tebal yang ditinjau dari XRD dan SEM-EDS berupa SiO2 dan Al2O3. Senyawa Al2O3 yang tersebar berperan sebagai penahan dalam pembentukan korosi. Menariknya, ketebalan yang dihasilkan dari ini disebabkan karena senyawa SiO2 dan Al2O3, membentuk hidroksida yang berperan sebagai lapisan pelindung untuk terjadinya korosi pada temperatur tinggi yang seharusnya merusak bahan terlapis akan terhindar dan material tidak terjadi kerusakan.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 d9fe958be76589330ba83eaf8ae5b094.pdf d9fe958be76589330ba83eaf8ae5b094.pdf pdf Baca
2 de21fa2af6964e91d73b782924a09738.pdf de21fa2af6964e91d73b782924a09738.pdf pdf Baca
3 651f7124fac63f55f5fff89e6cdb6c92.pdf 651f7124fac63f55f5fff89e6cdb6c92.pdf pdf Baca
4 709ff08b42162eabd469f5cb4787206d.pdf 709ff08b42162eabd469f5cb4787206d.pdf pdf Baca
5 bd5466e86c3295734db4638a19775b52.pdf bd5466e86c3295734db4638a19775b52.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
1 T.44.23.004 T.44.23.004 Dapat dipinjam Perpustakaan Sentul (Pusat) - Perpustakaan Universitas Pertahanan RI - Salemba Tersedia -
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000002805
005 20260212025551
008 260212################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225002805
041 $a id
082 # # $a T.44.
090 $a T.44.23.004
100 0 # $a Mahyaruddin Mrp
245 1 # $a PENGEMBANGAN MATERIAL TAHAN OKSIDASI DAN KOROSI TEMPERATUR TINGGI MoSi2 DENGAN PENAMBAHAN Al 3% UNTUK MENDUKUNG TEKNOLOGI BILAH TURBIN PESAWAT HERCULES C-130
250 # # $a Tesis
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2023
300 # # $a 30 cm
500 # # $a Tantangan dalam mendukung teknologi material pertahanan pada wahana pesawat yang terletak pada lingkungan ekstrim temperatur tinggi, adalah material yang keras dan ringan serta memiliki ketahanan oksidasi dan korosi temperatur tinggi. Pengembangan material MoSi2 penambahan Al dengan variasi heating rate 50, 100 dan 1500C/min dengan metode spark plasma sintering merupakan kandidat material untuk menghalangi terjadinya degradasi termal pada bilah turbin. Analisa fase XRD yang terbentuk Mo5Si3, menurun dengan meningkatnya heating rate sehingga mempengaruhi kekerasan material. Penambahan Al 3% berperan dalam pembentukan Al2O3 yang dapat menahan terjadinya proses pembentukan oksida. Pada 12000C, MoSi2 memiliki ketahanan oksidasi yang baik karena membentuk lapisan SiO2 dan Al2O3 yang terbentuk dari penambahan Aluminium. Namun semakin tinggi heating rate menyebabkan penurunan ketahanan oksidasi dan membentuk lapisan oksida yang tebal. Semua variasi membentuk campuran lapisan oksidasi berupa SiO2, Al2O3, Fe3O4 dan Fe2O3. Variasi 500C/min memiliki kekerasan dan ketahanan oksidasi yang baik. Sehingga dilakukan uji korosi uap air, dilakukan pada (T=12000C, P=1 atm, laju alir = 5 mm/L). Namun membentuk oksida yang tebal yang ditinjau dari XRD dan SEM-EDS berupa SiO2 dan Al2O3. Senyawa Al2O3 yang tersebar berperan sebagai penahan dalam pembentukan korosi. Menariknya, ketebalan yang dihasilkan dari ini disebabkan karena senyawa SiO2 dan Al2O3, membentuk hidroksida yang berperan sebagai lapisan pelindung untuk terjadinya korosi pada temperatur tinggi yang seharusnya merusak bahan terlapis akan terhindar dan material tidak terjadi kerusakan.
650 4 $a Spark Plasma Sintering -- Damai dan Resolusi Konflik -- MoSi2 -- Heating rate -- oksidasi dan korosi
700 0 # $a Mas Ayu Elita Hafizah
700 0 # $a Maykel T.E. Manawan
700 0 # $a Sovian Aritonang
700 0 # $a Timbul Siahaan
700 0 # $a Toto Sudiro
Content Unduh katalog