| Judul | PENYUSUNAN POSTUR PERTAHANAN MILITER BERDASARKAN ANALISIS ANCAMAN MILITER GUNA MEWUJUDKAN SISTEM PERTAHANAN NEGARA YANG TANGGUH |
| Pengarang | NANANG HERY SOEBAKGIJO Agus Sudarya Hikmat Zakky Almubaroq Yanif Dwi Kuntjoro Ari Pitoyo Sumarno Suprapto |
| Penerbitan | Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2023 |
| Subjek | Sistem Pertahanan Negara -- Manajemen Pertahanan -- Analisis Ancaman Militer -- Diversification Strategy -- Growth Strategy -- Postur Pertahanan Militer |
| Catatan | Sistem Pertahanan Negara adalah sistem pertahanan yang bersifat semesta yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah dan sumber daya nasional lainnya, serta dipersiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara total, terpadu, terarah dan berlanjut untuk menegakkan kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan segenap bangsa dari segala ancaman. Sistem pertahanan negara tangguh bila mampu mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara dihadapkan dengan perkembangan lingkungan strategis. Sistem Pertahanan Negara saat ini belum tangguh dalam mengatasi ancaman militer, terbukti dengan adanya pelanggaran wilayah yang dilakukan oleh negara lain, namun TNI belum mampu mendeteksi, menangkal dan menindak pelanggaran wilayah tersebut dengan optimal. Permasalahan Postur Pertahanan Militer menjadi perhatian BPK RI, sehingga BPK RI melaksanakan pemeriksaan pada Semester II TA. 2021 dengan hasil yaitu Postur Pertahanan Militer belum disusun berdasarkan analisis ancaman militer. Terkait hal tersebut, peneliti melaksanakan penelitian dengan tujuan untuk membuat role model penyusunan Postur Pertahanan Militer berdasarkan analisis ancaman militer guna mewujudkan Sistem Pertahanan yang tangguh. Metodologi penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara, observasi, dokumentasi dan brainstorming dengan ahli. Data dikumpulkan, diolah dan dianalisis dengan menggunakan tools yaitu integrasi Metode DEMATEL-ANP dikombinasikan dengan integrasi Metode SWOT-AHP. Hasil pembahasan diperoleh: 1) Prioritas kriteria ancaman militer yaitu intention, capability, opportunity dan circumtance. Prioritas subkriteria intention yaitu tujuan, aksi dan keinginan. Prioritas subkriteria capability yaitu taktik, sumber daya, tool dan teknik. Prioritas subkriteria opportunity yaitu vurnerability dan accesibility. Prioritas subkriteria circumtance yaitu environment dan luas wilayah, Prioritas aktor dibalik ancaman militer yaitu hybrid, state actor dan nonstate actor, 2) Strategi terbaik penyusunan Postur Pertahanan Militer berdasarkan analisis ancaman militer yaitu Strategi SO, serta 3) Penyusunan Postur Pertahanan Militer berdasarkan analisis ancaman militer guna mewujudkan Sistem Pertahanan Negara yang tangguh yaitu menggunakan konsep integrasi dan kombinasi growth strategy dan diversification strategy. |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini.
Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
| No | Nama File | Nama File Format Flash | Format | Aksi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 073b9f5cdbad493a8952af4e853824fe.pdf | 073b9f5cdbad493a8952af4e853824fe.pdf | Baca | |
| 2 | a5408e74607f7a872203db65abf490a8.pdf | a5408e74607f7a872203db65abf490a8.pdf | Baca | |
| 3 | a7f42cb0f130c7d45964fbb800d966ac.pdf | a7f42cb0f130c7d45964fbb800d966ac.pdf | Baca | |
| 4 | 8327f887ca7fed1c830dc7df25f9a070.pdf | 8327f887ca7fed1c830dc7df25f9a070.pdf | Baca | |
| 5 | 8dba3fad8006a292012d968c12380c5e.pdf | 8dba3fad8006a292012d968c12380c5e.pdf | Baca |
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
| No | No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan | Aksi |
|---|
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000002874 | ||
| 005 | 20260212021836 | ||
| 008 | 260212################|##########|#|## | ||
| 035 | # | # | $a 0010-1225002874 |
| 041 | $a id | ||
| 082 | # | # | $a NONE |
| 100 | 0 | # | $a NANANG HERY SOEBAKGIJO |
| 245 | 1 | # | $a PENYUSUNAN POSTUR PERTAHANAN MILITER BERDASARKAN ANALISIS ANCAMAN MILITER GUNA MEWUJUDKAN SISTEM PERTAHANAN NEGARA YANG TANGGUH |
| 260 | # | # | $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2023 |
| 500 | # | # | $a Sistem Pertahanan Negara adalah sistem pertahanan yang bersifat semesta yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah dan sumber daya nasional lainnya, serta dipersiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara total, terpadu, terarah dan berlanjut untuk menegakkan kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan segenap bangsa dari segala ancaman. Sistem pertahanan negara tangguh bila mampu mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara dihadapkan dengan perkembangan lingkungan strategis. Sistem Pertahanan Negara saat ini belum tangguh dalam mengatasi ancaman militer, terbukti dengan adanya pelanggaran wilayah yang dilakukan oleh negara lain, namun TNI belum mampu mendeteksi, menangkal dan menindak pelanggaran wilayah tersebut dengan optimal. Permasalahan Postur Pertahanan Militer menjadi perhatian BPK RI, sehingga BPK RI melaksanakan pemeriksaan pada Semester II TA. 2021 dengan hasil yaitu Postur Pertahanan Militer belum disusun berdasarkan analisis ancaman militer. Terkait hal tersebut, peneliti melaksanakan penelitian dengan tujuan untuk membuat role model penyusunan Postur Pertahanan Militer berdasarkan analisis ancaman militer guna mewujudkan Sistem Pertahanan yang tangguh. Metodologi penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara, observasi, dokumentasi dan brainstorming dengan ahli. Data dikumpulkan, diolah dan dianalisis dengan menggunakan tools yaitu integrasi Metode DEMATEL-ANP dikombinasikan dengan integrasi Metode SWOT-AHP. Hasil pembahasan diperoleh: 1) Prioritas kriteria ancaman militer yaitu intention, capability, opportunity dan circumtance. Prioritas subkriteria intention yaitu tujuan, aksi dan keinginan. Prioritas subkriteria capability yaitu taktik, sumber daya, tool dan teknik. Prioritas subkriteria opportunity yaitu vurnerability dan accesibility. Prioritas subkriteria circumtance yaitu environment dan luas wilayah, Prioritas aktor dibalik ancaman militer yaitu hybrid, state actor dan nonstate actor, 2) Strategi terbaik penyusunan Postur Pertahanan Militer berdasarkan analisis ancaman militer yaitu Strategi SO, serta 3) Penyusunan Postur Pertahanan Militer berdasarkan analisis ancaman militer guna mewujudkan Sistem Pertahanan Negara yang tangguh yaitu menggunakan konsep integrasi dan kombinasi growth strategy dan diversification strategy. |
| 650 | 4 | $a Sistem Pertahanan Negara -- Manajemen Pertahanan -- Analisis Ancaman Militer -- Diversification Strategy -- Growth Strategy -- Postur Pertahanan Militer | |
| 700 | 0 | # | $a Agus Sudarya |
| 700 | 0 | # | $a Ari Pitoyo Sumarno |
| 700 | 0 | # | $a Hikmat Zakky Almubaroq |
| 700 | 0 | # | $a Suprapto |
| 700 | 0 | # | $a Yanif Dwi Kuntjoro |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :