| Judul | SINKRONISASI PERTAHANAN PULAU-PULAU BESAR ATAS KODAM SEBAGAI KOMPARTEMEN STRATEGIS GUNA MEMPERKUAT STRATEGI PERTAHANAN DARAT |
| Pengarang | HELDA RISMAN Totok Imam Santoso Syamsul Maarif Jonni Mahroza Anak Agung Banyu Perwita Lukman Yudho P Willy Arafah Edy Sulistyadi Robby Moechammad Taufik Muh Elia Wasono Mastoko |
| Penerbitan | Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2024 |
| Subjek | Strategi -- Sinkronisasi -- Pertahanan Pulau-Pulau Besar -- Kompartemen Strategis |
| Catatan | Pertahanan pulau-pulau besar (P3B) dan kompartemen strategis (komstrat) diletakan pada kesamaan doktrin dasar—defensif-aktif, pertahanan berlapis, perang rakyat dan perang gerilya/berlarut. Namun, komstrat kerap dipahami identik pada Kodam, sebaliknya P3B relatif terabaikan seiring perubahanperubahan doktrin sejak 1966. Implementasi P3B sesuai Jakum Hanneg 2020202 membutuhkan redefinisi P3B yang terfokus pada integrasi kekuatan dibawah satu komando di pulau besar dengan dishamoni-paradigmatik atas Kogabwilhan. Hal ini mengakibatkan polarisasi pemikiran atas Kodam dihadapkan P3B, komstrat, dan Kogabwilhan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kesesuaian prinsip dalam sinkronisasi P3B atas Kodam sebagai komstrat dalam akseptabilitas tatanan bagi TNI AD. Penelitian menggunakan metode kualitatif verifikatif diikuti pembahasan berbasis analisis teoretis, baik gelar, center of gravity (COG), komando dan kendali, hingga strategi dalam operasi militer. Diskusi memperlihatkan adanya kendala substantif sebagai input dalam sinkronisasi ditandai pengorganisasian kekuatan Kodam-Kodam belum terstruktur sebagai COG, diskrepansi gelar dalam wilayah pertahanan dan kevakuman siskodal P3B, hingga terbatasnya sistem senjata jarak jauh. Ditambah aspek proses sinkronisasi yang dipengaruhi disposition of power, dan nature of power dalam interrelasi antara Kemhan, Mabes TNI dan TNI AD, yang membuat sulitnya perubahan besar dalam implementasi P3B. Konklusi akhirnya menujukan sinkronisasi pertahanan pulau-pulau besar dengan kompartemen strategis belum berjalan seutuhnya. Disisi lain, Peneliti juga mendapatkan beberapa temuan esensial sebagai pengayaan konsep P3B dan komstrat dengan komponen utama kemandirian kapabilitas dan kemandirian logistik dalam mencapai tujuan strategis, serta pengembangan arsitektur strategi pertahanan darat yang adaptif dan modern sehingga memungkinkan bagi Kodam-Kodam terlibat langsung dalam peperangan di zona 1-2. |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini.
Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
| No | Nama File | Nama File Format Flash | Format | Aksi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 3324c26140d05b01fa7ebb3f0672b1a1.pdf | 3324c26140d05b01fa7ebb3f0672b1a1.pdf | Baca | |
| 2 | 9e91b1f25b453fa02e3a37e91d79a8be.pdf | 9e91b1f25b453fa02e3a37e91d79a8be.pdf | Baca | |
| 3 | c36ef62fc057fa7ca9bd98ec40953241.pdf | c36ef62fc057fa7ca9bd98ec40953241.pdf | Baca | |
| 4 | 6341f4ef449d1a1576ddf7766abaf5f2.pdf | 6341f4ef449d1a1576ddf7766abaf5f2.pdf | Baca | |
| 5 | 6f44cec9ac928f3273e27ecb0634dc0f.pdf | 6f44cec9ac928f3273e27ecb0634dc0f.pdf | Baca |
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
| No | No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan | Aksi |
|---|
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000002969 | ||
| 005 | 20260212113059 | ||
| 008 | 260212################|##########|#|## | ||
| 035 | # | # | $a 0010-1225002969 |
| 041 | $a id | ||
| 082 | # | # | $a NONE |
| 100 | 0 | # | $a HELDA RISMAN |
| 245 | 1 | # | $a SINKRONISASI PERTAHANAN PULAU-PULAU BESAR ATAS KODAM SEBAGAI KOMPARTEMEN STRATEGIS GUNA MEMPERKUAT STRATEGI PERTAHANAN DARAT |
| 260 | # | # | $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2024 |
| 500 | # | # | $a Pertahanan pulau-pulau besar (P3B) dan kompartemen strategis (komstrat) diletakan pada kesamaan doktrin dasar—defensif-aktif, pertahanan berlapis, perang rakyat dan perang gerilya/berlarut. Namun, komstrat kerap dipahami identik pada Kodam, sebaliknya P3B relatif terabaikan seiring perubahanperubahan doktrin sejak 1966. Implementasi P3B sesuai Jakum Hanneg 2020202 membutuhkan redefinisi P3B yang terfokus pada integrasi kekuatan dibawah satu komando di pulau besar dengan dishamoni-paradigmatik atas Kogabwilhan. Hal ini mengakibatkan polarisasi pemikiran atas Kodam dihadapkan P3B, komstrat, dan Kogabwilhan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kesesuaian prinsip dalam sinkronisasi P3B atas Kodam sebagai komstrat dalam akseptabilitas tatanan bagi TNI AD. Penelitian menggunakan metode kualitatif verifikatif diikuti pembahasan berbasis analisis teoretis, baik gelar, center of gravity (COG), komando dan kendali, hingga strategi dalam operasi militer. Diskusi memperlihatkan adanya kendala substantif sebagai input dalam sinkronisasi ditandai pengorganisasian kekuatan Kodam-Kodam belum terstruktur sebagai COG, diskrepansi gelar dalam wilayah pertahanan dan kevakuman siskodal P3B, hingga terbatasnya sistem senjata jarak jauh. Ditambah aspek proses sinkronisasi yang dipengaruhi disposition of power, dan nature of power dalam interrelasi antara Kemhan, Mabes TNI dan TNI AD, yang membuat sulitnya perubahan besar dalam implementasi P3B. Konklusi akhirnya menujukan sinkronisasi pertahanan pulau-pulau besar dengan kompartemen strategis belum berjalan seutuhnya. Disisi lain, Peneliti juga mendapatkan beberapa temuan esensial sebagai pengayaan konsep P3B dan komstrat dengan komponen utama kemandirian kapabilitas dan kemandirian logistik dalam mencapai tujuan strategis, serta pengembangan arsitektur strategi pertahanan darat yang adaptif dan modern sehingga memungkinkan bagi Kodam-Kodam terlibat langsung dalam peperangan di zona 1-2. |
| 650 | 4 | $a Strategi -- Sinkronisasi -- Pertahanan Pulau-Pulau Besar -- Kompartemen Strategis | |
| 700 | 0 | # | $a Anak Agung Banyu Perwita |
| 700 | 0 | # | $a Edy Sulistyadi |
| 700 | 0 | # | $a Jonni Mahroza |
| 700 | 0 | # | $a Lukman Yudho P |
| 700 | 0 | # | $a Muh Elia Wasono Mastoko |
| 700 | 0 | # | $a Robby Moechammad Taufik |
| 700 | 0 | # | $a Syamsul Maarif |
| 700 | 0 | # | $a Totok Imam Santoso |
| 700 | 0 | # | $a Willy Arafah |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :