| Judul | UPAYA PENANGGULANGAN PENYELUNDUPAN BENIH BENING LOBSTER DI PROVINSI BANTEN GUNA MENDUKUNG KEAMANAN MARITIM |
| Pengarang | FATIHAH RIZKIYAH Mhd. Halkis Lukman Yudho P Endro Legowo Surya Wiranto Abdul Rivai Ras |
| Penerbitan | Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2024 |
| Subjek | Keamanan Maritim -- Penanggulangan -- Penyelundupan Benih Bening Lobster -- Banten |
| Catatan | Masih maraknya penyelundupan benih bening lobster (BBL) dari Indonesia keluar negeri, meskipun telah terdapat peraturan yang melarangnya, yakni Permen KP No 16 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Permen KP Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Lobster, Kepiting dan Rajungan. Terdapat jalur yang rawan digunakan untuk penyelundupan Benih Bening Lobster (BBL), salah satunya khususnya penyeberangan antara Provinsi di Banten. Untuk mendukung keberlanjutan sumber daya laut benih bening lobster, diperlukan upaya penanggulangan yang lebih intensif. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang melatarbelakangi terjadinya penyeludupan benih bening lobster di Banten dan upaya penanggulangan penyelundupan benih bening lobster di Provinsi Banten. Dengan menggunakan metodologi kualitatif untuk menganalisis permasalahan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pertahanan, teori keamanan nasional, teori keamanan maritime, teori sinergitas, teori blue economy dan teori sustainable development goals. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang melatarbelakangi terjadinya penyelundupan benih bening lobster di Banten adalah pertama, karena adanya sumberdaya benih bening lobster di pesisir selatan Banten, kedua, faktor ekonomi nelayan, ketiga, kurangnya pengawasan, Keempat, permintaan ekspor tinggi, Kelima, belum adanya teknologi pembudidayaan, Keenam, Pelabuhan penyebrangan Merak menjadi jalur penyebrangan laut yang kurang penjagaan. Sementara itu, upaya yang dilakukan oleh aparat penegak hukum adalah upaya preventif dan upaya represif. Upaya preventif dilaksanakan melalui sosialisasi pengawasan dan pembinaan ke nelayan. Upaya represif dilakukan dengan penegakan hukum dan pengawasan terkoordinasi di Pelabuhan Merak. Meskipun terdapat hambatan-hambatan dalam upaya penanggulangannya, sinergitas sudah terjalin antara KKP, Polairud, TNI AL dan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten dalam koordinasi di Banten. |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini.
Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
| No | Nama File | Nama File Format Flash | Format | Aksi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | d8ea64a99553c450d598e44df7f5bf33.pdf | d8ea64a99553c450d598e44df7f5bf33.pdf | Baca | |
| 2 | d41d058ea8975649657dcccf1d63c450.pdf | d41d058ea8975649657dcccf1d63c450.pdf | Baca | |
| 3 | 0bba54fa5b2e5c46c2eddaaecbd9f902.pdf | 0bba54fa5b2e5c46c2eddaaecbd9f902.pdf | Baca | |
| 4 | 3a8920dd35b45d08e6703367b56f2141.pdf | 3a8920dd35b45d08e6703367b56f2141.pdf | Baca | |
| 5 | a9374cb031c6821bb0343c8c624a4ac5.pdf | a9374cb031c6821bb0343c8c624a4ac5.pdf | Baca |
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
| No | No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan | Aksi |
|---|
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000003031 | ||
| 005 | 20260212110843 | ||
| 008 | 260212################|##########|#|## | ||
| 035 | # | # | $a 0010-1225003031 |
| 041 | $a id | ||
| 082 | # | # | $a NONE |
| 090 | $a T.32.24.007 | ||
| 100 | 0 | # | $a FATIHAH RIZKIYAH |
| 245 | 1 | # | $a UPAYA PENANGGULANGAN PENYELUNDUPAN BENIH BENING LOBSTER DI PROVINSI BANTEN GUNA MENDUKUNG KEAMANAN MARITIM |
| 260 | # | # | $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2024 |
| 500 | # | # | $a Masih maraknya penyelundupan benih bening lobster (BBL) dari Indonesia keluar negeri, meskipun telah terdapat peraturan yang melarangnya, yakni Permen KP No 16 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Permen KP Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Lobster, Kepiting dan Rajungan. Terdapat jalur yang rawan digunakan untuk penyelundupan Benih Bening Lobster (BBL), salah satunya khususnya penyeberangan antara Provinsi di Banten. Untuk mendukung keberlanjutan sumber daya laut benih bening lobster, diperlukan upaya penanggulangan yang lebih intensif. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang melatarbelakangi terjadinya penyeludupan benih bening lobster di Banten dan upaya penanggulangan penyelundupan benih bening lobster di Provinsi Banten. Dengan menggunakan metodologi kualitatif untuk menganalisis permasalahan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pertahanan, teori keamanan nasional, teori keamanan maritime, teori sinergitas, teori blue economy dan teori sustainable development goals. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang melatarbelakangi terjadinya penyelundupan benih bening lobster di Banten adalah pertama, karena adanya sumberdaya benih bening lobster di pesisir selatan Banten, kedua, faktor ekonomi nelayan, ketiga, kurangnya pengawasan, Keempat, permintaan ekspor tinggi, Kelima, belum adanya teknologi pembudidayaan, Keenam, Pelabuhan penyebrangan Merak menjadi jalur penyebrangan laut yang kurang penjagaan. Sementara itu, upaya yang dilakukan oleh aparat penegak hukum adalah upaya preventif dan upaya represif. Upaya preventif dilaksanakan melalui sosialisasi pengawasan dan pembinaan ke nelayan. Upaya represif dilakukan dengan penegakan hukum dan pengawasan terkoordinasi di Pelabuhan Merak. Meskipun terdapat hambatan-hambatan dalam upaya penanggulangannya, sinergitas sudah terjalin antara KKP, Polairud, TNI AL dan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten dalam koordinasi di Banten. |
| 650 | 4 | $a Keamanan Maritim -- Penanggulangan -- Penyelundupan Benih Bening Lobster -- Banten | |
| 700 | 0 | # | $a Abdul Rivai Ras |
| 700 | 0 | # | $a Endro Legowo |
| 700 | 0 | # | $a Lukman Yudho P |
| 700 | 0 | # | $a Mhd. Halkis |
| 700 | 0 | # | $a Surya Wiranto |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :