Judul SIMULASI PENGEMBANGAN TEKNOLOGI BETON APUNG SEBAGAI PANGKALAN MILITER PORTABEL GUNA MENINGKATKAN PERTAHANAN NEGARA
Pengarang AFPRIYANTO
I nengah Putra A
Jupriyanto
Timbul Siahaan
Edy Sulistyadi
Khaerudin
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2024
Subjek Industri Pertahanan -- Pertahanan -- maritim -- Beton Apung -- Pangkalan Militer
Catatan Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk mengembangkan teknologi beton apung sebagai solusi infrastruktur taktis guna memperkuat kemampuan pertahanan maritim Indonesia. Dengan kondisi geografis yang melibatkan ribuan pulau dan wilayah pesisir sulit dijangkau, penelitian ini bertujuan untuk membuat desain modular dan pangkalan militer portabel yang ideal berbasis teknologi beton apung. Metode penelitian menggabungkan pendekatan kuantitatif dan simulasi komputer menggunakan AutoCAD & SketchUp. Desain modular yang terpilih memiliki dimensi PxLxT masing-masing 50x50x10 meter, dengan berat 11.727 ton serta memiliki daya apung 114.927.833,2 N. Hasil uji kontrol stabilitas dengan Safety Factor (SF) 1,2 menunjukkan kestabilan hingga beban maksimal 5.607,09 ton. Prinsip desain modular mengikuti hukum Archimedes, memungkinkan pengapungan 5,4 meter dari permukaan laut. Analisis dan simulasi dilakukan dengan pendekatan V Model dan Metode Dieter & Schimdt, mencakup tahapan desain konseptual sampai dengan desain perwujudan. Desain arsitektur pangkalan militer apung portabel dikategorikan sebagai kelas khusus dengan memenuhi fungsi 5R+2 (Resistance & Reshaped). Integrasi 18 fasilitas dari total 23 fasilitas lanal eksisting, dengan tambahan fungsi Resistance meliputi instalasi penyaringan air laut, pembangkit listrik tenaga gelombang dan matahari, serta fasilitas pertahanan pangkalan, menjadikan desain ini sebagai solusi infrastruktur yang mandiri. Kesimpulan dari penelitian ini desain modular dan pangkalan militer portabel berpotensi memberikan kontribusi positif terhadap kemampuan pertahanan maritim Indonesia dengan penerapan teknologi beton apung sebagai solusi inovatif, khususnya dalam membangun infrastruktur pangkalan militer yang mampu menghadapi berbagai dinamika ancaman maritim.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 c1cd1b168ad4a3e727cb260aa6e0c8dc.pdf c1cd1b168ad4a3e727cb260aa6e0c8dc.pdf pdf Baca
2 76b22301bb5b4d4280c3ee6dada58878.pdf 76b22301bb5b4d4280c3ee6dada58878.pdf pdf Baca
3 4ab179e7e28c4abbb9586f4231263907.pdf 4ab179e7e28c4abbb9586f4231263907.pdf pdf Baca
4 e362e1624105bafeec1365e85f2ae7ac.pdf e362e1624105bafeec1365e85f2ae7ac.pdf pdf Baca
5 e2ae9c4c8ad14d2024bc3c539aa051ef.pdf e2ae9c4c8ad14d2024bc3c539aa051ef.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000003088
005 20260212104629
008 260212################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225003088
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a AFPRIYANTO
245 1 # $a SIMULASI PENGEMBANGAN TEKNOLOGI BETON APUNG SEBAGAI PANGKALAN MILITER PORTABEL GUNA MENINGKATKAN PERTAHANAN NEGARA
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2024
500 # # $a Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk mengembangkan teknologi beton apung sebagai solusi infrastruktur taktis guna memperkuat kemampuan pertahanan maritim Indonesia. Dengan kondisi geografis yang melibatkan ribuan pulau dan wilayah pesisir sulit dijangkau, penelitian ini bertujuan untuk membuat desain modular dan pangkalan militer portabel yang ideal berbasis teknologi beton apung. Metode penelitian menggabungkan pendekatan kuantitatif dan simulasi komputer menggunakan AutoCAD & SketchUp. Desain modular yang terpilih memiliki dimensi PxLxT masing-masing 50x50x10 meter, dengan berat 11.727 ton serta memiliki daya apung 114.927.833,2 N. Hasil uji kontrol stabilitas dengan Safety Factor (SF) 1,2 menunjukkan kestabilan hingga beban maksimal 5.607,09 ton. Prinsip desain modular mengikuti hukum Archimedes, memungkinkan pengapungan 5,4 meter dari permukaan laut. Analisis dan simulasi dilakukan dengan pendekatan V Model dan Metode Dieter & Schimdt, mencakup tahapan desain konseptual sampai dengan desain perwujudan. Desain arsitektur pangkalan militer apung portabel dikategorikan sebagai kelas khusus dengan memenuhi fungsi 5R+2 (Resistance & Reshaped). Integrasi 18 fasilitas dari total 23 fasilitas lanal eksisting, dengan tambahan fungsi Resistance meliputi instalasi penyaringan air laut, pembangkit listrik tenaga gelombang dan matahari, serta fasilitas pertahanan pangkalan, menjadikan desain ini sebagai solusi infrastruktur yang mandiri. Kesimpulan dari penelitian ini desain modular dan pangkalan militer portabel berpotensi memberikan kontribusi positif terhadap kemampuan pertahanan maritim Indonesia dengan penerapan teknologi beton apung sebagai solusi inovatif, khususnya dalam membangun infrastruktur pangkalan militer yang mampu menghadapi berbagai dinamika ancaman maritim.
650 4 $a Industri Pertahanan -- Pertahanan -- maritim -- Beton Apung -- Pangkalan Militer
700 0 # $a Edy Sulistyadi
700 0 # $a I nengah Putra A
700 0 # $a Jupriyanto
700 0 # $a Khaerudin
700 0 # $a Timbul Siahaan
Content Unduh katalog